Hobi Beloved

Hobi Beloved
106


__ADS_3

"ya pokoknya dibicarakan baik baik saja dulu" kata Yin


"iya ma... pa..." jawab Kimsara


Bin meminta agar bicarakan dulu semuanya, bahas berdua permasalahan intinya, lalu penyelesaiannya, kalau memang tidak bisa dilanjut kan bisa di bahas dulu bareng baru paham


sama juga dengan Yin, yang meminta agar anaknya jelas saja atas hubungannya, bukan menyuruh agar cepat menikah untuk serius tapi karna biar tidak terlalu banyak saja masalah dipikirkan oleh Kimsara mengingat apa dan bagaimana pekerjaan anaknya itu


"upa bukan mendesak buat kamu cepat serius atau hubungan yang jauh lebih dari pacaran, upa mikirkan pekerjaan kamu nak, upa gak mau kamu malah terbelah fokus atas masalah pacar dengan pekerjaan" kata Bin


"iya pa, besok mungkin, aku akan menemui Hoseok"


"gini, yang penting, selesaikan saja dulu, bahas ini bareng dulu sama Hoseok, yaa setidaknya masalah sudah dibicarakan kan, kami tidak ikut mau mengatur, kamu yang tau apa yang baik dan tidaknya buatmu" kata Yin


"kalau bisa ya putus saja, masih banyak pria lain diluaran sana, kamu harus banyak fokus kerjaan lagi, upa lihat kantor malah banyak pegang kendali Jiyong sejak kamu pacaran sama Hoseok" kata Bin


"iya ma, kalian benar pa.. ma... aku mungkin akan memutuskan saja hubungan, daripada tidak jelas beginik kata Kimsara


"tapi Hoseok bisa ya sekarang mengimbangi kamu dengan indigo mu kan? itu sulit nyari pasangan yang bisa mengerti" kata Yin


"kalau kekurangan atau kelebihan Kim soal indigo nya ya banyak kali ma yang jauh lebih bisa mengerti, misalkan Neulsan" kata Bin


"kenapa upa langsung contohkan Neul?"


"ya bener kan, Neul teman kamu, jelas sudah dia menerima kamu, Jiyong, Ran, Hyunsoo, teman teman lainnya juga" kata Bin


"ya sih pa, yaudah deh pa, besok aku akan mengurus ini" kata Kimsara


sementara di kantor Kimsara, ketika sudah pada berkumpul berlima, Jiyong, Yui, Ramiran dan Rim eon, Neulsan memberitahu kepada keempatnya untuk besok sore datang semua karna membahas untuk kerjaan baru


sekitar dua jam mereka berkumpul, satu persatu berpamitan pulang hingga seperti biasa tersisa Neulsan, Neulsan selalu menjadi staff paling pertama dan paling akhir di kantor karna ia memegang kendali ruangan kantor utama Kimsara itu, Kimsara mempercayakan sepenuhnya kepada Neulsan


saat menelfon Kimsara..


"halo, Kim?" sapa Neulsan


"ya, Neul?"


"sudah ku beritahu anak anak lainnya, mereka sudah pulang, kamu mau kekantor?"


"oh sudah ya? yaudah deh, besok sore ya"


"iya"


"yaudah aku gak kekantor malam ini"


"okeh deh siap, aku mau beres beres balik dulu"


"loh belum balik? kupikir kamu ini dirumah"


"belum, yaudah ya, bye Kim"


"iya.. iya"

__ADS_1


baru juga menutup telfon, mengambil tasnya lalu pergi kearah pintu utama, menutup pintunya dan menguncinya, saat balikkan badan ternyata ada Yoongi


"sudah pada pulang?" tanya Yoongi


"eh, iya, sudah malam juga, kamu ngapain?"


"oh aku, lagi mau ketemu Kim, Kim gak kekantor malam?"


"gak, tadi siang saja, oh mau masuk dulu?"


"tidak deh, kamu sudah menguncinya"


"duduk disini dulu? sekalian ada yang mau kubicarakan"


"oh ada apa?"


Neulsan mulai menanyakan apa yang terjadi antara Kimsara, Hoseok dan Yoongi, karna mengetahui sebelumnya dari versi Kimsara, Neulsan penasaran dari versi Yoongi


"apa Kim sudah menceritakan nya semua?" tanya Yoongi


"kalau Kim tidak ada rahasia antara aku dengan nya, atau dengan teman teman staff yang lain, tapi mungkin yang lain sibuk masing masing dengan pacar, biasa kan kalau berpacaran sama teman sendiri ya begitu, tapi aku sebagai teman nya yang tidak fokus pacaran, jadi perhatikan Kim"


"yaa hemm kalau tau kenapa menanyakan nya lagi?"


"itu kan versi Kim, aku mau dengar darimu"


"kamu tidak percaya dong sama Kim?"


Yoongi tidak tau mengatakan apa, apalagi diantara semua teman Kimsara, Yoongi paling tidak dekat dengan Neulsan, jadi ngapain juga menceritakan ada apa Hoseok kepada Kimsara sementara kepada Kimsara saja Yoongi tidak memberitahunya


"aku tidak tau masalah Kim dan Hobi" kata Yoongi


"yakin? kurasa pasti Hoseok menjelaskan kepadamu sedikit pun"


"bener, aku tidak tau, aku berusaha tanya dengan mendekati Kim ini"


"kau disuruh Hoseok?"


"ya tidak juga"


"lalu niatmu apa mendekati Kim?" tanya Neulsan


Neulsan malah jadi curiga jika niat Yoongi memang bukan karna suruhan atas Hoseok, ia pasti inisiatifnya..


"kapan lagi Kim datang ke kantor?" tanya Yoongi


"memang kenapa? pertanyaan ku tadi belum kau jawab"


"ya tanya, siapa tau aku pas kebetulan lewat lagi"


"memangnya ini lewat saja?"


"iya begitu lah"

__ADS_1


"kenapa gak coba kerumahnya?"


"ya gak enak saja sama orang tuanya, mereka baik"


"oh sampai kerumah Kim dan kenal orang tua?"


"iya sampai"


"oh, kamu gak mikir memang Kim siapa nya teman kamu?"


"siapa?"


"bukannya Hoseok itu temanmu?"


"oh iya, tapi kan niat ku kepada Kim karna memang Kim pacar teman ku"


"yakin?"


"tunggu, kenapa kamu tanya tanya seolah menuduhku? seperti detektif saja"


"hehe kamu lupa aku kan masuk kerja di kantor ini memang semua di latih detektif oleh Kim? lagian yaa aku hanya tanya, kenapa marah? bedakan lah tanya sama menuduh"


"kamu jangan jangan suka ya sama Kim?" tanya Yoongi


"ya itu jelas lah, memangnya kamu pikir apa?" tanya Neulsan


"oh kamu suka?"


"sekarang kamu balik ke dirimu sendiri, kamu berteman sama teman temanmu, apa kamu tidak suka sama mereka? pastinya kamu berteman karna kamu suka kan"


"beda itu"


"ya sama, kamu tanya apa? suka kan? ya suka lah sama Kim, aku" kata Neulsan


"sudah lah, oh ya.. besok jam berapa?"


"gak ngerti, tapi janjian buat rapat kerjaan baru sorenya"


"oh okeh"


Yoongi pamitan pergi, Neulsan juga pulang, diwaktu bersamaan dimana Yoongi di interogasi soal hubungan antara Kimsara dengan Hoseok dan hubungannya dengan Yoongi, ditempat lain, Kimsara juga dapat interogasi ayahnya itu soal hubungannya dengan Hoseok dan Yoongi


setelah mendapatkan banyak interogasi, Kimsara masuk kamarnya, melihat tidak ada Moonsana padahal ia malam itu akan membicarakan apa masalah Moonsana


karna tidak ada jadilah Kimsara menarik keberadaan Moonsana dan langsung masuk kedalam tubuh Kimsara


Kimsara menahannya untuk membaca apa yang ada dalam masalah Moonsana, dan ketika Moonsana memaksa keluar dan berhasil karna Moonsana tidak mau Kimsara tau masalahnya tapi terlambat, Kimsara sudah mengetahuinya


"Kimsaraaaa" teriak Moonsana membuat seisi kamar itu berantakan seketika


"astaga Moonsana" jawab Kimsara sedikit nada keras


"habisan kamu, ada apa sih?"

__ADS_1


__ADS_2