
Jung masuk mobil dan pergi, dalam hatinya, Kimsara gadis istimewa, dia tak hanya cantik tapi memiliki kemampuan urusan hantu itu adalah nilai plus bagi Jung, tapi sayangnya Jung bukan menyukai gadis tipe indigo
jadi Jung tidak memikirkan mendekati Kimsara meskipun ia memiliki kriteria gadis dengan wajah yang hampir masuk kepada Kimsara
yaa terbilang juga Jung tidak terlalu begitu tua, ia kelahiran 1990, jadi beberapa tahun saja jarak dengan usia Kimsara
Kimsara sendiri masih memikirkan Jung, yang ia masih sambungkan dengan pikirannya pada Hoseok, karna sejak awal mengenal Jung memang Kimsara teringat Hoseok
cukup lama diam didepan gerbang kantornya sampai baru sadar akhirnya jika dirinya masih didepan gerbang melihat kepergian mobil itu, baru lah Kimsara masuk tempat kerjanya
tapi tidak ada orang, begitu duduk dan santai di ruang tamu, tak lama Neulsan datang
"itu mobil siapa aku baru lihat kamu tadi diantar dia" kata Neulsan
"oh itu pak Jung, dia klien baru, oh ya mana yang lain? aku butuh bicara"
"gak ada datang, biasa nya nanti malam"
"oh yaudah deh besok saja sekalian, besok sore bilang kumpul semua disini, ada yang akan kubicarakan soal klien baru tadi"
"okeh"
"sekalian nanti kujelaskan kepadamu bareng mereka biar sekali jelaskan saja"
"siap"
"aku hari ini pulang, jangan lupa salam ke yang lain"
"siap"
Kimsara pamitan pulang..
"aku pergi ya" kata Kimsara
"ahh Kim, ada yang mau kubahas dulu"
"oh apa?"
"tadi aku memerhatikanmu diam disana sampai mobil klien itu jauh, kamu kenapa?"
"emm? tidak ada, aku cuma diam saja" kata Kimsara
"iya kepikiran apa? apa kamu kenal dekat dengan klien itu?"
"namanya Jung" jawab Kimsara
"oh ya terus?" tanya Neulsan
"aku teringat kepada Hoseok"
"loh, kenapa? apa dia mengenal Hoseok?"
"bukan, nama dia Jung, kan nama Hoseok yaitu Jung Ho Seok"
"ahh" jawab Neulsan
__ADS_1
Kimsara menjelaskan, Neulsan hanya bisa diam, mendengarkan itu, ia hanya mengusap lengan Kimsara
"kalau aku bisa bantu, aku akan bantu, tapi ini masalah kamu pribadi, semoga cepat selesai urusanmu" kata Neulsan
"ya Neul, makasih, aku permisi dulu ya, kamu hati hati dijalan pas pulang"
"iya kamu juga loh" kata Neulsan
"emm"
Kimsara balik kerumahnya dan menyapa ibunya disana...
"umaaa"
"emm, ayo makan" kata Yin
"yaa, aku ganti baju dan mandi dulu"
"iyaa udah sana"
seperti biasa, Yin menyiapkan makanan untuk meja khusus Moonsana, tapi Yin tidak merasa ada pergerakan menandakan keberadaan Moonsana, ia jadi kuatir
beberapa kali ini juga Yin selalu memberikan makanan tidak tersentuh oleh Moonsana
Bin datang dari kerja, siap siap juga, Kimsara selesai dan duduk akan makan, Bin juga menyusul, jadi mereka duduk bertiga
"Kim, itu Moonsana ada tidak sih?" tanya Yin
"ada kok ma, itu duduk dimeja nya"
"gak makan gimana ma?"
"ya gak makan, itu makanannya gak ada sedikit saja dia makan" kata Yin
Kimsara menoleh kearah Moonsana yang dari tadi duduk disana, yaa.. padahal Moonsana ada kok dimeja itu, biasanya makan dimeja itu ketika keluarga Kimsara lagi makan, tapi kenapa tidak bergerak dan hanya diam
jadilah Kimsara menyapa mendekati Moonsana dan menanyakan ada masalah apa dengannya
"Moonsana" teriak Kimsara
"wooi, kamu pikir aku tuli apa?" tanya Moonsana kaget
"kamu diam, dipanggil diam, sering gak makan kata uma ya?"
"hak lagi napsu makan Kimsara"
"nanti sakit, gimana masuk rumah sakit?"
"ya mana ada hantu sakit Kimsara ada ada saja, lagi pula masuk rumah sakit aku suka tapi dokternya? kaga ada yang bisa melihatnya" jawab Moonsana
"haha iya, bodoh aku, yaudah makan"
"malas ah, aku masuk kamar"
"Moonsana?"
__ADS_1
"makan sana dah"
"okeh kita perlu bicara nanti" ucap Kimsara dalam hati
Kimsara yakin Moonsana tidak sedang baik baik saja, ia tau jika Moonsana ada masalah di hadapi tapi tidak tau bagaimana menyelesaikannya, itu adalah hal hampir tidak mungkin terjadi mengingat Moonsana selalu ada untuk Kimsara bahkan sejak Kimsara ada didunia pertama kali
"gimana?" tanya Yin
"lagi gak enak makan ma" kata Kimsara
"oh ya? kamu ada ada saja hantu tidak enak makan"
"beneran ma dia jawab tadi"
"astaga ada apa tuh anak?"
"gak tau ma, nanti biar aku tanya dia"
mereka lanjutkan makan, tapi disini setelah Yin bahas soal Moonsana malah ganti Bin menyakan soal Yoongi
"emm oh ya Kim, pria kemarin, yang bernama Su.. ga.. itu loh, kamu berteman kan? dia siapa?" tanya Bin
"Suga namanya, upa"
"iya Suga itu, siapa dia? bagaimana kedekatan kalian?"
"nama aslinya dia Yoongi pa, Yoongi ini masih teman Hoseok, mereka berdua dalam satu grup vocal idol korea pa, dan masih ada lima member lain juga, bangtan nama nya"
"iya, terus kedekatan kalian?"
"kedekatan apa pa? kami hanya teman, tidak mungkin lebih, bagaimana bisa kalau lebih sementara aku ada hubungan dengan teman Suga?"
"oh, ya bisa saja kan? akhir akhir ini upa tidak pernah lagi lihat Hoseok datang kemari, menjemput atau hanya mengantarkan mu pulang? dulu sering"
"oh iya uma juga merasa gitu, kalian baik baik saja kan?" tanya Yin
"kami baik baik saja kok pa, ma, cuma sama sama sibuk kerjaan saja?"
"bener? lalu kenapa dia sering kesini, kan dia teman Hoseok, bisa itu masih mengantarkanmu, menjemputmu, sering kesini juga"
"yaa dia kan beda dengan Hoseok, Hoseok bagian dancer dia kepengurusan rapper" jelas Kimsara
"tapi yang namanya satu idol, satu grup ya satu tugas dan tujuan kan, waktu nya sama juga pasti, tidak akan ada satu kerja sisanya tidak" kata Bin
"iya mungkin pas lagi sama sama beda kesibukan saja"
"itu terkesan alasan mu saja Kim, kalian tidak baik baik saja ini, uma tau" kata Yin
Kimsara tidak bisa berbohong kepada ayah dan ibunya, apa masalah nya dengan Hoseok yang merenggang tiba tiba, karna ayah ibu Kimsara tau betul hubungan anaknya dengan Hoseok karna terbilang kan Hoseok orang pertama dikenalkan sebagai teman tapi akhirnya terungkap pacaran
jadilah Kimsara menjelaskan semuanya kepada ayah ibunya, tentang masalahnya, mereka yang sudah yakin pun merasa jika hubungan anak nya di batas masalah
mau memberikan masukan apa juga mereka tidak tau btul hubungan anak muda jaman sekarang kan, yang tau pasti soal kelanjutan nya ya mereka yang menjalani
"tapi saran papa, cari permasalahannya apa dengan Hoseok, selesaikan, bahas bareng berdua, kalian mau gimana nya harus jelas" kata Bin
__ADS_1