
seperti biasa, dengan menyentuh tangan Cha eun meskipun disana Gummun juga melihat tidak ada siapa siapa yang disentuh oleh tangan Kimsara
ada dua cara digunakan Kimsara membantu mengembalikan ke alam mereka untuk para hantu antara lain dengan menyentuh tangannya saja jika sang hantu meminta pulang tapi kadang butuh media orang lain jika terpaksa atau si hantu tidak mau pulang
tapi setelah selesai mengurusnya tiba tiba Lau datang, memintanya untuk ikut bersama Cha eun, tapi Kismara memintanya untuk berpamitan dulu kepada ayah ibu dan adiknya
"Kimsara, bawa aku juga ikut dengan Ch eun" kata Lau
"apa kamu sudah mengatakan pada ayah dan ibumu juga pada adikmu?"
"belum"
"malam nanti aku akan datang kerumah untuk membantu" kata Kimsara
"tidak, sekarang saja Kimsara, cepat, aku mau bertemu dengan Cha eun"
terus dipaksa untuk mau membuat Kimsara akhirnya membantunya dan Kimsara pun membantunya sekarang juga
selesai semua, Kimsara mulai sadar dan meminta maaf jika terlalu lama karna ia juga membantu Lau, ia tidak mengatakan jika membantu Lau juga, teman baru Cha eun, karna percakapan tadi juga dari hati jadi tidak ada yang tau percakapan mereka
"Kim, terimakasih" ucap Gummun
"iya pak, saya merasa bangga juga bisa membantu Cha eun" kata Kimsara
disana, guru sekaligus kepercayaan Gummun, karna melihat apa yang terjadi sejak tadi, membuatnya merasa ia membanggakan kemampuan Kimsara juga
hari berlalu, masuk ditahun kedua Kimsara kuliah ditempat itu, semua berjalan lancar, sejak setahun itu entah apa yang membuatnya terasa semakin cepat mengerti apa yang dijelaskan oleh dosen didepan
sejak awal ia kuliah, sudah bisa masuk kategori murid terpimtar disekolah itu, karna memang Kimsara selalu sering mengerti dan mengerjakan soal sangat tepat apapun materi yang diberikan
dan saat malam sepi, dirumah nya hanya ada dirinya karna ayah ibunya sudah tertidur, ia keluar kedapur ambil minum dan menanyakan kepada Moonsana tentang rasa herannya juga karna ia merasa ia adalah murid yang tidak begitu pintar pelajaran mengapa di kampus ini dia menjadi murid paling pintar
"oh soal itu?" tanya Moonsana
"iya, memang kenapa? soalnya merasaku memang aku bukan tipe yang pintar sekali dalam urusan materi, tapi ya gak bodoh juga" kata Kimsara
"kamu tau, tentang Ji Kyo Ah?" tanya Moonsana
__ADS_1
"iya, Jiyu itu? kenapa dia?" tanya Kimsara
"dia yang meninggalkan kepintarannya diotakmu sejak kamu kerasukan dia" jawab Moonsana
"ahh apa iya?"
"dia memang gak bilang padaku, aku tau tapi kok apa yang dia lakukan itu"
"emm pantas saja"
dari sini Kimsara mulai sadar jika dirinya memang mulai memiliki kepintaran itu sejak ia sering kerasukan Jiyu setahun lalu
hari berlalu, kembalinya Kimsara ke sekolah ia mulai pembelajaran dengan cepat dan kilat, ia mampu menghapal rumus dengan banyak, menghitung dengan cepat, bahkan semua materi sudah mampu ia kuasai
Gummun mendapatkan berita laporan itu membuatnya senang bukan main karna apa yang telah dicapai oleh Kimsara
saat berada diruangannya, Lee datang menanyakan keadaan Kimsara, tepat sekali dirasa kedatangan Lee itu ia pun tanpa basa basi menjelaskan tentang perkembangan pesat Kimsara
dan bukan main kebangaannya tentang Kimsara yang memang rekomendasinya, jadi tidak membuatnya malu didepan Gummun
saat rapat laporan nilai dengan para dosen dari seluruh fakultas, setiap laporan nilai itu selalu Kimsara mencapai nilai tertinggi dari sebelumnya
"pak, saya rasa, Kimsara memiliki kemampuan diatas rata rata" jawab dosen pengajar disana
"iya pak, saya jadi penasaran kepintaran dia melebihi rata rata murid terpintar yang pernah ada di sekolah ini" jawab salah satu guru lagi
disana lah mengadakan pertanyaan tentang bagaimana jika Gummun akan meluluskan Kimsara bersamaan dengan murid lulusan tahun itu
"waah iya pak ssaya setuju" jawab beberapa guru
"ada yang tidak setuju?" tanya Gummun
"saya setuju saja pak, tapi saya juga perlu mengetes apa dia pantas lulus hanya untuk tahap setengah dari berapa tahun kesepakatan pembelajaran" jawab salah satu guru
"iya pak, bagaimana mengetes setiap dosen kasih soal setiap hari dia menghadapi kami baru bulan depan kami akan menerima penuh untuk keputusan anda" kata salah satu guru disana juga
"baik. saya setuju, saya akan mengatakannya dulu kepada anak itu" kata Gummun
__ADS_1
sebulan berlalu, dimana Kimsara akan terus berjuang tapi sayang perjuangannya hanya butuh di uji untuk sebulan kedepan untuknya mendapatkan gelar sarjana nya langsung
saat sedang mengikuti pelajaran, salah satu guru memanggil Kimsara dan meminjam nya kepada guru jam yang mengajar
"Kim.. bisa ikut saya?" tanya guru itu
"oh" jawab Kimsara bingung menoleh kearah guru jam kelas
"bisa Kim, silahkan, sudah bicara dengan saya tadi" jawab guru yang mengajar jam itu
Kimsara pun menemui Gummun diruangannya dan setelah sampai, ia mengetuk lalu masuk dan disambut oleh Gummun
"Kim.." sapa Gummun
"ya pak, apa bapak memanggilku?" tanya Kimsara
"tentu, saya dapat banyak laporan dari banyak guru tentang pekerjaanmu, kamu sangat baik mendapatkan banyak nilai diatas rata rata nilai murid terbaik disini sepanjang sejarah" kata Gummun
"ahh. terimakasih pak"
"jadi kemaren Lee sudah datang kemari, kebetulan saya dapat banyak laporan tentang pencapaian nilai kamu selama ini, kamu bisa dikatakan paling baik dari seluruh murid yang pernah saya miliki"
"iya pak, terimakasih pak atas pujian anda"
disana juga Gummun menjelaskan jika akan mengurus dalam satu bulan kelulusan Kimsara itu tentu membuat Kimsara kaget
karna harusnya sebulan itu untuknya hanya naik semester kelima, tapi justru Gummun atas rapat yang sudah ia gelar dengan para guru juga
dan Kimsara juga menerima tawaran untuk ujian sebulan full agar ia bisa lulus dengan cepat dan nilai terbaik dan akan lulus diusia mudanya seperti yang pernah diharapkan oleh Gummun kepada Kimsara
hari berlalu, Kimsara mulai mengikuti semua ujian dari setiap guru, bahkan sang guru meminta agar Kimsara melakukan tugas ujian itu dihadapan mereka dan Kimsara menyanggupinya
skip
sebulan berlalu, Kimsara telah selesai mengerjakan semua tugas dan itu sama sekali tidak membuat Gummun yang selalu membanggakan nya dan menjadikan nya anak emas terlihat membuatnya buruk didepan guru lain
pun sama, guru lainnya membanggakan kepintaran Kimsara dan tidak lagi meragukan pilihan Gummun tentang murid terpintar pilihannya karna baik Gummun dan guru lainnya sudah membuktikan semua kepintaran Kimsara
__ADS_1