
baju tidur miliknya semua sedang kosong, jadilah mengetuk pintu kamar ibunya, Yin membukakan
"uma, pinjam baju dong" kata Kimsara
"baju apa nak?"
"apa aja deh ma, penting nyaman, kan buat langsung tidur, tapi sekalian pinjem yang enakan dilihat, Kim masih mau temui Suga didepan"
"ahh ada Suga? sendirian?"
"sama upa"
"oh, yaudah sana ambil dilemari, uma buatin Suga minum"
"ya ma"
setelah Kimsara selesai ganti baju dikamar ibunya, ambil makanan dan minuman suguhan untuk Suga, lalu menyapa leluar rumah
"eh ada nak Suga lagi?" sapa Yin
"eh iya bi, ini antarkan Kim" sapa Suga
"yaudah ayo pa, masuk kamu sama aku" kata Yin
"yaudah paman tinggal ya"
"ya paman"
Kimsara keluar memberikan minumannya, lalu Bin masuk bersama Yin agar Yoongi bisa aman mengobrol dengan anaknya
"diminum" kata Kimsara
"emm makasih"
"iya"
dalam hati Yoongi melihat Kimsara dengan pakaian itu, pakaian yang sangat elegan, Kimsara terlihat dewasa dan menawan
"dia cantik" ucap Yoongi dalam hati
mendengar itu, Moonsana membisikkan kepada Kimsara
"dia bilang baru saja Kimsara kalau kamu cantik banget katanya" kata Moonsana
"apa sih, diam jangan bicara gitu Moonsana" jawab Kimsara dalam hatinya
"oh ya Suga, bicara apa saja sama upa?"
"upa?"
"iya itu panggilan ku kepada ayahku"
"ahh, tidak ada sih, membahas hal hal kecil, kerjaan juga dibahas, kegiatan perharian"
"ahh"
__ADS_1
Yoongi masih memikirkan soal Kimsara yang begitu cantik dengan pakaian yang dipakai itu tadi
selesai mengobrol, Yoongi berpamitan, tak lupa ia juga bersalaman dengan Bin dan Yin, setelah masuk mobilnya, Yoongi berkata dalam hatinya..
"aku tidak akan membiarkanmu kembali kepada Hobi, dan aku yang akan membuat kalian berpisah, sampai kamu, aku miliki" kata Yoongi dalam hati
dan itu masih didengar oleh Moonsana
disinilah, Moonsana malah jadi ikut bingung situasi ini, tapi ia pergi dulu kemana Yoongi pergi dan pulang kembali kerumah Kimsara
tengah malam, Kimsara belum tidur ternyata
"kemana saja baru datang? kamu ikut Suga lagi?" tanya Kimsara
"hehe iya, kamu belum tidur?"
"belum"
Kimsara belum bisa tidur nyenyak, ia kepikiran banyak hal disana soal Hoseok, kenapa masih tidak ada kabar darinya juga disini
"Kim.. ahh aku hanya berat karna memikirkan kamu Kim" ucap Moonsana dalam hatinya
tapi lucunya malah Moonsana jadi ikut duduk disamping Kimsara, ikut melihat ke arah langit dari balik jendela kamarnya dan memikirkan siapa pria diantara Yoongi dan Hoseok yang sebenarnya tulus kepada Kimsara
yang membuatnya jadi bingung dimana ia sangat setuju dan merestui banget hubungan Kimsara dengan Hoseok hanya saja sejak Hoseok jarang ada kabar lagi, memutuskan juga untuk sedikit renggang hubungan dengan Kimsara, menjadi ragu kepada Kimsara, membuat Moonsana ikut ragu atas tulusnya Hoseok
tapi memikirkan lagi, jika dengan Yoongi, yaa bisa saja, melihat Yoongi sangat baik kepada teman teman Kimsara, itu adalah hal dibutuhkan oleh teman teman Kimsara, mengingat Kimsara bersama Hoseok selalu saja sibuk tanpa memikirkan urusan pertemanan lebih intens diluar jam kerja
Hoseok membuat Kimsara lebih sibuk dengannya memang membuatnya sedikit tidak tenang karna sedikit kelebihan Yoongi dari Hoseok yang dari sisi pertemanan kimsara berbeda jauh
"karna aku berjanji akan pergi dan kembali setelah aku memastikan kamu sudah ada bersama pria yang tepat" ucap Moonsana lagi dalam hatinya lagi
tapi disisi lain, Moonsana berpikir, ia harus bisa memastikan Kimsara dengan siapa hidup bahagia, karna ia tak lama lagi sudah habis waktu di dunia, ia juga akan kembali kekehidupan dia yang sesungguhnya
karna ia memang sudah harus pergi, dunia bukan lah tempat yang tepat untuknya tinggali
Kimsara melihat sikap Moonsana ikut melamun jadi aneh, karna Kimsara tau jika Moonsana bukan tipe yang memikirkan hal hingga melamun karna saking beratnya
"kamu kenapa Moonsana?" tanya Kimsara
"aku? tidak ada apa apa" jawab Moonsana
"kamu pikir kamu bisa membohongiku?" tanya Kimsara
"kenapa kamu mengambil dialogku?" tanya balik Moonsana
"iya karna aku kenal kamu sejak aku lahir didunia Moonsana, jadi aku paham kamu siapa, aku tau kamu siapa" kata Kimsara
"hemm" jawab Moonsana menunduk
"apa kamu memiliki masalah?" tanya Kimsara
Moonsana masih diam, jadilah Kimsara tidak memaksakan karna pasti tau jika Moonsana butuh waktu untuk diamnya
"kenapa kamu diam?" tanya Moonsana
__ADS_1
"kamu ditanya gak jawab"
"aku bingung jawab" kata Moonsana
"katakan saja, kamu tau aku selama aku hidup, kamu tau semua hal dalam kehidupanku, kamu tidak pernah bisa ku bohongi selama aku hidup, bahkan kamu melebihi ayah ibuku yang kamu tau semua hal sekecil apapun dalam hidup" kata Kimsara
"iya aku tau Kimsara, tenang saja, masalahku akan aku bisa selesai kan kok, kamu ini, harus menyelesaikan masalahmu" kata Moonsana
"yaa, aku akan mengurusnya"
Moonsana masih tidak mau mengatakan apa jadi beban pikirannya, sampai sejauh itu ia memikirkan masalahnya hanya bisa dengan melamun, dimana titik menyerah paling rendah di dunia, yaitu menghadapi masalah dengan melamun
Moonsana mungkin tau apa saja dalam kehidupan pasti Kimsara baik buruknya, bahkan semua hal kecil tanpa ayah ibu Kimsara tau tapi Moonsana tau, semua hal, ia tau..
tapi Kimsara tidak bisa tau apa yang akan ada dalam otak dan pikiran Moonsana, Moonsana memutuskan diam, ia takut mengatakan akan jadi beban tambahan pada masalah Kimsara dengan cerita masalah hidupnya yang lain
hari berlalu...
bergantinya waktu, Kimsara akan siap siap kerja, ia bersiap paginya akan pergi ke kantor Sara, sampai di kantor nya, ia mengerjakan beberapa arsip laporan dari Jiyong dan Ramiran
"Kim, ini laporan ku dari pak Gummun" kata Ramiran
"oh, ada masalah apa yang baru ditangani?"
"kasus baru pembunuhan berencana di salah satu rumah warga saja"
"masih mau digarap apa tengah di garap?"
"masih mau"
"okeh, kamu bawa Yui dan Rim eon?"
"yaa"
"okeh deh, lanjutkan kerjaanmu"
"iyaa"
setelah selesai urusan Ramiran, Ramiran keluar, Jiyong bergantian masuk yaa sekitar lima menitan setelah Ramiran keluar dari ruang kerja Kimsara
"Kim" sapa Jiyong
"masuklah, gimana?"
"ini sudah, ini laporan dari pak Lee, soal kasus korban pembunuhan berencana"
"gimana? sudah selesai kasusnya?"
"sudah, semua sudah diselesaikan, aku dengan Yui juga sudah menyelesaikannya"
"okeh, sudah ini berarti? coba untuk datang investigasi lagi saja untuk kasus baru" kata Kimsara
"siap"
siang nya saat akan pergi makan siang...
__ADS_1