
Yui memeluk Kimsara sebagai terimakasihnya juga diikuti oleh kedua orang tua Yui yang ikut memeluk Kimsara sebagai terimakasihnya untuk Kimsara sudah membantu Lau, anak mereka, ditempat jauh lebih tenang
mereka disana pun bercerita lebih panjang bagaimana cerita tentang dari awal sampai akhirnya Lau meminta dipulangkan ke alam nya
skip
hari berlalu, waktu telah tiba, dimana Kimsara akan menjadi murid yang hanya menyelesaikan setengah dari masa perkuliahan, di tahun kedua nya kuliah, ia sudah mampu lulus dengan hasil terbaik dibandingkan murid lainnya
Kimsara juga menjadi murid andalan sekolah untuk menjadi promosi sekolah menggantikan murid sebelum dia
"selamat Kimsara, atas kelulusan kamu hari ini" kata Gummun
"terimakasih juga pak, atas segala kepercayaan anda dan para dosen kepada saya" kata Kimsara
disana Kimsara menjadi murid paling muda masa kuliah dimana yang lain 3tahun keatas baru mendapatkan gelar mereka dan skripsi juga banyak rintangan tapi tidak berlaku untuk Kimsara
Kimsara mencapai sukses nya di tahun kedua padahal 4tahun dari kesepakatan sebelumnya untuk menjadi sarjana kelulusan dari intelegensi atau intel
tapi semua tidak membuatnya bisa bahagia, hanya karna ia tidak mendapati keberadaan kedua orang tuanya
dan saat melihat disalah satu pintu masuk, ia seketika tersenyum paling bahagia karna sang ayah dan sang ibu nya datang bahkan disambut baik oleh Gummun diacara kelulusan itu
"selamat bu atas kesuksesan sang anak" kata Gummun
"ahh pak, terimakasih juga, maaf atas semua yang membuat mu harus direpotkan oleh Kim" kata Bin
"ahh Kim sudah seperti anak bagi saya" kata Gummun
hari berlalu, setelah kelulusan itu, Lee dan Gummun menemui Kimsara saat Kimsara sedang mengurus beberapa berkas kelulusannya
"Kim" sapa mereka
"pak Lee.. pak Gummun?" sapa Kimsara balik
"selamat kesuksesan kamu" kata Lee
"terimakasih pak, semua berkat anda juga"
"Kim.. apa kamu bersedia akan datang kapan saja saya butuhkan? karna itu sudah jadi pekerjaanmu setelah lulus dari sini" kata Gummun
__ADS_1
"siap pak, saya akan selalu ada, tapi pak, apa ini termasuk tugas atau pekerjaan?" tanya Kimsara
"pekerjaan, karna kamu sudah menjadi anak emas untuk saya dan juga Lee" jawab Gummun
"kami membayarmu setiap kasus pecah, tidak membayarmu bulanan, bagaimana, kau setuju?" tanya Lee
"setuju" kata Kimsara
"berapa harga yang kamu sepakati untuk kami bayar itu?" tanya Gummun
"setidaknya diatas dari pendapatan saya dari kalian berikan kemarin" kata Kimsara
"saya dan Gummun akan membayarmu pertambahan dari uang masukan dari saya dengan Gummun" kata Lee
Lee dan Gummun menjelaskan jika mereka membayar Kimsara dengan seharga, uang masuk selama perbulan dari Lee ditambahkan dengan uang masuk selama sebulan dari Gummun, yang artinya dua kali lipat ia dapatkan
"setuju" jawab Kimsara dengan tegas
"baiklah, asalkan ingat, kapanpun dan apapun yang kamu lakukan diluar sana, jika sudah kami panggil, harus siaga" kata Lee
"dan tidak ada kami mau dengar alasan kamu tidak bisa karna apapun, karna sudah tugasmu, dan bayaran tinggimu tidak main main" kata Gummun
"siap" kata Kimsara
hari berlalu, awal dimana tidak ada pekerjaan diluar rumah, saat Bin anak makan pagi, ia melihat Kimsara didapur bersama Moonsana, karna terlihat ada gelas melayang tapi itu sudah dianggapnya biasa
"makan yuk, upa mau berangkat pagi ini, kamu gak ada acara diluar kan" kata Bin
"iya pa, dirumah saja, ayo aku temani kamu makan pagi" kata Kimsara
mereka pun makan bertiga, disana Kimsara menjelaskan tentang pekerjaan barunya atas kaki tangan dari dua orang sekaligus yaitu Lee dari pihak ketentaraan dan Gummun dari pihak kepolisian
setelah dijelaskan semua, Bin dan Yin paham tentang pekerjaan yang akan dijalani sang anak, maka mereka tidak akan melarang apapun yang akan jadi tugas Kimsara
Kimsara pun mulai melakukan tugasnya dengan bebas mencari banyak bukti kejahatan dari kemampuannya berkomunikasi dengan hantu
Gummun dan Lee juga sudah pernah membawa Kimsara datangi beberapa kantor kerja mereka masing masing untuk mengenalkan sosok baru yaitu Kimsara, memperkenal kepada seluruh orang yang ada dikantor mereka masing masing
masuk tahun baru, ditahun baru, karna pekerjaan Kimsara memang sering mendadak jadi untuk kali pertama mereka hanya mengadakan bakar bakar di belakang rumah Kimsara saja, dan disana tidak membuat Kimsara merasa kesepian karna beberapa hantu yang pernah dibantunya turut datang merayakan meskipun ayah ibunya tidak melihatnya tapi Kimsara sangat jelas melihat kedatangan mereka penuh kehabagiaan
__ADS_1
saat sedang melihat sang anak duduk sendiri, Bin dan Yin memerhatikan Kimsara tapi mereka tidak tau dibelakang mereka ada Moonsana
"anak kita sudah besar ya upa" kata Yin
"iya, baru saja kemaren sepertinya saya melihat dia baru belajar berdiri dan berjalan" kata Bin
"kamu saja, aku juga iya upa, malah berpikir aku baru hari kemarin ya melahirkan dia, sekarang lihatlah, tumbuh menjadi gadis cantik" kata Yin
"emm, bagaimana pun kemampuan dia dalam urusan hantu dan semuanya berkaitan dengan itu, aku selalu mencintainya" kata Bin
"iya pa, aku sama"
"dia tetaplah gadis kecil untukku, dan pelengkap kebahagiaanku" kata Bin
disanalah, Moonsana terharu, bahkan ia tidak mebemukan dimana keberadaan orang tuanya saat ini, sejak ia meninggal sejak ia bisa pergi kemana saja tapi tidak mendapatkan siapapun
hari berganti, seperti biasa, saat Kimsara bangun dan keluar dari kamarnya ia melihat matahari sudah sangat tinggi
"eem anak ini, baru bangun siang sekali, sana mandi, bersihkan tubuhmu, atau mencuci muka mu baru makan" kata Yin
"iya uma" jawab Kimsara
Kimsara kembali duduk dimeja makan setelah selesai mandi dan bersih bersih, lalu melihat kearah kanan kiri, ia sudah tidak menemukan sang ayah
"upa sudah pergi ya uma?" tanya Kimsara
"iya lah nak, dia pergi tadi, dia sempat melihatmu tapi tidak membangunkanmu, kasihan katanya" kata Yin
"emm"
saat selesai makan, Kimsara kembali kekamarnya berniat akan mengambil hapenya dan duduk didepan teras rumahnya tapi saat melihat kearah cermin, ia begitu ingin memendekkan rambutnya dan berpikir akan memendekkan sebahu saja
"Kimsara, bagaimana jika aku masuk tubuhmu lalu ada bekas merah, kamu tidak bisa lagi menutupi dengan rambutmu" kata Moonsana
"iya aku ada plester penutup kan, bisa kupakai itu" kata Kimsara
"iya juga sih"
"lalu bagaimana, menurutmu? cocok?"
__ADS_1
"cocok saja, dicoba saja"
setelah berpikiran itu, Kimsara bersiap siap pergi dan berpamitan kepada sang ibu jika akan pergi kesalon