Hobi Beloved

Hobi Beloved
57


__ADS_3

Hoseok malah tersenyum lebar ketika Kimsara melihat kearahnya balik


"kenapa sih, kok gitu" kata Kimsara


"aku belum yakin kamu mau berpacaran denganku, kenapa sih jagi kok akhirnya mau? kan kamu belum pernah berpacaran?" tanya Hoseok


"karna desakkan banyak orang termasuk kamu kan" kata Kimsara


"hah, banyak orang bagaimana? aku juga mendesak gimana? tidak ada, kapan aku mendesak jagi?" kata Hoseok


"yaa, yang didanau, kamu pertama disana kan yang mengutarakan perasaanmu? lalu kembali dirumah ku lagi, kamu tanya lagi, sampai aku akhirnya terpaksa cerita soal kemampuan indigo, kamu bilang juga kalau mau terima aku kan?" tanya Kimsara


"iya tapi akhirnya menerima? kenapa?" tanya balik Hoseok


"ya karna aku tau, kamu serius, aku menatap kedua mata kamu, kamu benar serius" kata Kimsara


"ya soal itu aku serius sih memang jagi, aku jujur saja ya sama kamu, aku member paling takut sama hantu dibandingin Jimin, tapi aku karna cinta kau ya akhirnya mau"


"kan, ya aku pikir sih sama gitu juga, karna melihat kamu memang tulus mengatakannya kepadaku" jawab Kimsara


"tapi tunggu, tadi bilang banyak yang mendesak, siapa yang mendesak lagi jagi?"


"kamu mau tau? siapa?" tanya Kimsara


"iya, memang siapa? bangtan? iya kan?"


"bukan, eh ya bangtan juga, tapi Cim, V sama Jekey, mereka sering mengirimiku pesan chat tentang kamu, sepertibya mereka sedang promosi tentang kamu" kata Kimsara


"ahh benar mereka? waah"


"eh tapi yang ku maksud bukan mereka sih, mereka wajar lah kasih aku masukan juga tentang kamu"


"ya tetap saja membuatku malu"


"ya sudah lah, jangan marahi mereka loh, tanpa mereka juga kita gak bersama begini, aku maksudnya tadi bilang soal itu bukan mereka, tapi Moonsana"


"Moonsana? apa maksudnya?"


"sejak awal kita ketemu, dia yang memaksaku untuk bisa bersama kamu, karna dia bisa merasakan tentang ketulusan dalam hati kamu, dia bilang aura mu putih, bersih, dia bilang padaku jika kamu bisa menjagaku dan tidak akan pernah bisa marah kepada mu mau aku melakukan apapun, dan aku bisa merasakan itu" kata Kimsara


"ahh Moonsana, dia bisa tau dong semuanya?" tanya Hoseok


"ya lah, dia tau bahkan yang aku tidak tau dan semua orang tidak tau" kata Kimsara


"emm apa itu?" tanya Hoseok dengan pipi memerah


"ya hati mu lah, apa lagi. pikirannya ya"


"ahh kupikir apa itu, aku sedang dalam mode hitam"

__ADS_1


"emm dasar"


"haha"


Kimsara disana mengobrol semuanya tentang Moonsana yang menyetujui hubungan mereka dan Moonsana adalah yang pertama begitu bangga ketika dapat menyatuhkan Kimsara dengan Hoseok


tidak terasa, sore tiba, Kimsara dan Hoseok masih duduk bersama berdua diruang tamu rumah Kimsara itu, kali ini, waktu yang mereka pakai berdua sangat berkualitas karna melihat dari sebelum sebelumnya, Kimsara dan Hoseok sama sama tidak pernah bisa mengobrol dengan cukup lama seperti saat sekarang


tak lama Bin dan Yin datang..


"ahh ada Hoseok?" sapa Yin


"iya bibi, paman, baru datang ya?" sapa Hoseok


"iya, ini acara di kantornya paman Bin, saya diajak, kamu dari tadi? sudah makan?"


"sudah tadi bi, mau kesini, makan dulu"


"ahh kamu sejak kapan?"


"sejak siang tadi"


"ya kalau begitu makan malam nya disini saja ya" kata Yin


"ahh, tidak bi, jangan merepotkan" kata Hoseok


"ah sudah lah, makan bareng kita, kamu jadi menolak ini ajakan kita?" sambar Bin keluar dari kamar mandi setelah cuci muka


"sudah jangan malu malu lah, makan bareng gitu" kata Yin


"iya lah, mau lah" kata Kimsara


"iya iya bi, mau kok bi" jawab Hoseok lagi


"nah gitu"


Yin pergi mandi, lalu menyiapkan untuk makan malam, Bin pergi mandi lalu duduk di kursi teras depan rumah sementara Kimsara dan Hoseok diruang tamu


"mau kemana pa?" tanya Kimsara


"ini duduk, didepan sana, sambil lihat tanaman, klian lanjutkan dah obrolannya" kata Bin


"ahh terimakasih paman" jawab Hoseok


sedikit canggung karna tidak enak takut salah sikap, tapi Kimsara meminta agar Hoseok terbiasa dengan situasi dirumah Kimsara, jika memang Hoseok menyatakan diriny serius


tapi tidak semudah itu memang yang namanya orang asing diam dirumah dengan banyak orang asing lainnya, tidak terasa bebas seperti saat berdua tadi


"oh ya, kalau di dorm, sering tidak gangguan gitu?" tanya Kimsara

__ADS_1


"gangguan hantu ya? sering sih, barang sering hilang, ketemu dimana, tadinya dikira mode jahilnya Jekey, tapi bukan loh, kadang hilang bener gitu" kata Hoseok


"ahh oh ya? tapi mungkin ada sebabnya hilang"


"gak ada, ya hilang gitu aja sih, tapi ada juga yang ketemu sendiri nanti gitu" kata Hoseok


"tidak kuatir kalau itu, penting tidak menampakkan ke kalian" kata Kimsara


"tidak sih, oh soal Memai itu? kata kamu penjaga bangtan, memang beneran ada?"


"ada, dia ada ketika kalian lengkap bertujuh"


"kalau tidak ada salah satu? seperti sekarang kan aku disini" kata Hoseok


"ya gak akan ada dimana mana dia nya, sama kamu gak ada, sama bangtan member lain juga gak akan ada juga, benar benar untuk kalian saat bertujuh"


"dia itu kiriman, atau ada masalah belum selesai, atau gimana sih?"


"dia hanya kiriman, dari fans kalian sih, tapi tenang fans mengirimnya benar untuk menjaga kalian, dia adalah paranormal, dan bisa membuat hantu itu menjadi penjaga kalian"


"siapa orangnya? apa kamu tau?"


"tidak juga, aku tau dari Memai"


"Mamei memang wujud apa?"


"perempuan berbadan besar dengan warna merah darah"


"iih, apa dia jahat?"


"tidak kok, dia tidak jahat, tapi sebenarnya satu hal sih biar sekalian kamu tau soal Memai, Memai ada karna Karei ada"


"ahh Karei, siapa itu? aku pernah dengar dia juga"


"dengar? darimana kamu dengar?"


"ada yang bilang gitu sih, semacam hantu pemakan organ bukan sih?"


"iya, terutama organ lelaki muda, makanya ada Memai karna Karei ada, karna Karei mengincar kalian jika sudah bisa merasuki tubuh kalian, dia akan memakan organ kalian, karna kalian lelaki muda dan masih segar" kata Kimsara


"iih, Karei itu bagaimana?"


"sama dengan Memai, cuma tubuhnya seukuran orang dewasa kok, tenang saja, dia tetap kalah dengan kekuatan dari Memai"


"jadi masih lebih tinggi kekuatan siapa? Memai atau Karei?"


"Memai sih"


"kamu juga berkomunikasi dengannya?"

__ADS_1


"iya, sering, ketika dia lapar agar bisa memegang makanan dengan nyata, jadi pakai tubuhku" kata Kimsara


"iih jagiyaaa, dia masuk ketubuhmu? bukannya dia katanya pemakan organ, gimana kalau dia memakan organmu?" tanya Hoseok


__ADS_2