Hobi Beloved

Hobi Beloved
15


__ADS_3

setelah pembahasan hari itu, belum tuntas urusan pembunuhan para murid setiap tahun ajaran baru disekolah yang dilakukan oleh Min song, ditambah kasus baru yang harus diselesaikan Kimsara yaitu Cha eun


malamnya, saat seperti biasa, mengobrol bertiga sebelum tidur, disana Kimsara menceritakan banyak hal yang berkaitan dengan astral, mulai dari tentang gwinshin. hantu telur, hantu perawan, dewa pintu samping kelasnya hingga beberapa sosok baru seperti Cha eun dan Shin dae ra


karna sejauh ini orang yang paling bisa mendengar sosok Kimsara dan banyak keluhannya hanya Bin dan Yin, orang tuanya


"nak, kamu tidak capek mengurusi mereka?" tanya Bin


"tidak upa, aku senang bisa membantu mereka apalagi sampai berhasil" kata Kimsara


"upa dan uma cuma kuatir kamu tidak bisa membagi fokus dengan baik" kata Yin


"pa, ma, makasih sudah mengkhawatirkan ku, terimakasih peduli padaku" kata Kimsara memeluk Bin dan Yin


"tentu lah, apapun jadi beban mu akan kami tanggung sebagai beban ku sendiri" kata Yin


tak lama membahas beberapa hantu, ada topik baru diceritakan Kimsara kepada sang ayah yaitu tentang tawaran baru dari Lee dan mereka menanggapi dengan sedikit berat untuk kali ini


"kamu ini kenapa harus masuk sekolah itu? itu berat nak, kamu penuh kesabaran untuk menjadi intel itu, bahkan kamu harus menutupi dirimu adalah intel" kata Bin


"upa, kalau upa tidak memberiku ijin, aku tidak akan mau mengambil itu" kata Kimsara


"upa bukan melarangmu nak, tapi upa meminta agar kamu sekali kali jangan mengurus hal itu, kamu kan masih remaja, bisa kamu pakai dengan happy day, jalan, makan, menikmati banyak hal dimasa muda" kata Yin


"iya uma" kata Kimsara memeluk Yin


"yaudah, gini saja, terserah kamu akan ambil itu atau tidak yang penting kamu tidak pernah pecah fokus, upa paling tidak suka kamu tidak bisa membagi fokusmu kedua hal berbeda itu" kata Bin


"siap upa" jawab Kimsara memeluk Bin


"pinter, oh ya, gimana teman teman disekolahmu? kamu punya teman kan?" tanya Bin


"upa, punya lah, banyak malah yang kenal dan dekat denganku karna aku tidak mau mereka tau aku sebenernya indigo" kata Kimsara


"iya upa, teman dia sering kok datang tapi karna kamu juga jam kerja jadi tidak ketemu dia" kata Yin


"ahh upa pikir tidak ada, karna tidak ketemu upa" jawab Bin


"upa pulang malam terus" kata Kimsara

__ADS_1


"iya nak, pekerjaan upa haruskan pulang malam bagaimana lagi nak, sabar ya, kamu tetap jagain uma Yin ya"


"siap, oh ya upa, besok Kimsara pamit, ada janjian" kata Kimsara


"sama?" tanya Bin


"temanku besok upa, ajak jalan jalan, boleh?" tanya Kimsara


"boleh, kemana memang nak?" tanya Bin


"ke danau saja sih pa, nanti rame kok, anak anak pada kumpulnya disini" kata Kimsara


"ahh, berarti upa gak anterin gak papa kan?" tanya Bin


"iya upa"


"kalau gitu, biar sebelum pergi, suruh temanmu makan disini saja, bulanan mu dari sekolah kan sudah masuk bulan ini, kemaren siang" kata Yin


"oh iya sudah ma, nanti biar aku bilang kemereka"


malamnya, Kimsara kembali kekamarnya dan saat akan tidur, tiba tiba Cha eun datang menyapanya mencoba berinteraksi dengannya tapi Kimsara menolak nya karna ia akan bisa tidur berhari hari dan semua rencana nya akan gagal seminggu kedepan


"kenapa Kimsara?" tanya Cha eun


"jika kamu masuk. aku akan tidur cukup lama, jadi maafkan aku" kata Kimsara


"Kimsara. tapi mau dengar ceritaku?"


"iya, mau kok, cerita saja" jawab Kimsara


disana mengobrol antara Kimsara dengan Cha eun, tapi karna disana ada Lau, Lau sibuk terus mengganggu mereka mengobrol dan mengajak bermain Cha eun


untungnya ada Moonsana yang menahan anak kecil itu agar tidak terus mengganggu Kimsara dengan Cha eun


malam berlalu, setelah mendengar semua, Kimsara tau apa yang harus dilakukannya untuk membantu Cha eun, tapi ia meminta benar agar Cha eun tidak pernah masuk tubuhnya


paginya tiba, sang ayah tidak masuk kerja karna week end dan kebetulan libur, biasanya meskipun week end kalau ada kerjaan ya tetap masuk


saat Bin sedang duduk diteras sambil charing matahari, Yin datang membawakan segelas teh panas dengan roti untuk sang suami, lalu mengobrol disana

__ADS_1


tak lama Kimsara keluar dengan baju casual nya dan menanyakan apa baju itu pantas untuk pergi kedanau


"yaa, pantas, itu baju santai" jawab Yin


"berarti pakai ini saja ya uma?" tanya Kimsara


"iya itu saja, bagus kok" kata Yin


Kimsara masuk lagi dalam kamarnya tapi tak beberapa lama beberapa temannya datang, mulai dari Jiyong dan Rim pasti lah datang, juga kedatangan beberapa teman lainnya termasuk Neul san


"selamat pagi bibi" sapa Jiyong


"Jiyong, aduh, kok pagi ya?" tanya Yin


"iya kan janjiannya siang, tapi kita takut telat saja, pergi awal" kata Jiyong


"ahh"


disana juga pertama kalinya mereka teman teman Kimsara bertemu dengan sang ayah dari Kimsara, dan disana lah saat dimana Bin merasa jika akhirnya sang anak memiliki teman manusia normal


lalu Yin pergi meninggalkan Bin untuk memanggilkan Kimsara sambil menyiapkan suguhan minuman teh panas untuk mereka dan mengobrol sebentar sampai Kimsara selesai dan mereka pun pergi bersama


"paa.." sapa Yin karna melihat sang suami menatap perginya Kimsara


"iya uma?" sapa Bin


"kamu tidak masalah kan Kim pergi dengan mereka?"


"tidak sama sekali malah, aku hanya melihat mereka senang saja, karna Kimsara akhirnya memiliki teman manusia, bukan semuanya hantu" kata Bin


"iya juga, aku awal kenal mereka dan dekat dengan Kimsara juga bangga pa, bisa lihat anak kita seperti itu bisa berteman dengan manusia lainnya" jawab Yin


sementara Kimsara berjalan bersenang senang dengan teman temannya, ia sudah tidak memperdulikan siapapun "astral" yang mencoba mengganggu nya


dan melanjutkan jalan nya dan liburnya bersama teman temannya diluar, karna itu pertama kalinya ketika mereka keluar bersama karna biasanya hanya belajar dan berkumpul dirumah beberapa orang saja


dan disaat jalan inilah, Neul memberanikan diri untuk mengatakan perasaannya kepada Kimsara dimana saat teman lainnya pada sibuk masing masing keliling mencari jajanan di sekitaran depa.danau itu sementara Kimsara berdua dengan Neul mengambil kesempatan itu untuk Neul mengatakannya, setelah menjelaskan perasaannya baru Kimsara mengatakan perasaannya juga


"terimakasih Neul, tapi tidak bisa menjalin hubungan karna tugasku yang harus aku selesaikan sangat banyak dan kamu belum kenal jauh siapa aku" kata Kimsara

__ADS_1


__ADS_2