
yap, Kimsara menolak, karna ia memang jauh dari pikiran itu untuk berpacaran, memang mungkin dia bisa saja membagi fokusnya, dia bisa dimana waktunya urusan pribadi dan penting tapi ia memilih tidak mengurusnya
"oh, iya" jawab Neul san
"maafkan aku, aku bener tidak memikirkan sejauh itu" kata silvi
"iya, aku bisa paham, tapi Kim, kamu masih mau berteman denganku?" tanya Neul san
"kalau itu ah sudah jangan dibahas lagi, aku pasti mau lah" kata Kimsara
tak lama beberapa temannya kembali berdatangan dan mereka mengobrol bersama disana, lalu membahas tentang musik, idol, dan beberapa penyanyi lainnya, karna mereka juga suka dengan film, mereka juga membahas tentang aktor aktor dan aktris aktris yang juga merangkap jadi solois yaitu kebanggaan mereka, penyanyi dan aktris IU
tak selang beberapa lama, mereka pergi ke tempat pusat makanan jalanan, sebelum balik ke rumah mereka lagi, dan malam nya semua mengantarkan pulang para cewek, hingga tersisa anak laki lakinya dan pulang sendiri sendiri
esok paginya..
"Kim.. sapu halaman depan" kata Yin
"iya ma" jawab Kimsara
saat sedang menyapu, ia melihat salah satu anak kecil duduk di teras depan rumahnya, dan Kimsara pun duduk bersama nya, dia adalah anak kecil yang pernah mati tertabrak didepan rumahnya tepat
setelah mengobrol, Yin keluar, seketika silvi berjalan mendekati Yin
"loh, kok belum dikerjakan?" tanya Yin
"iya tadi ada anak kecil ma, dia bercerita denganku" kata Kimsara
"anak kecil? kenapa dia?"
"mati ditabrak didepan rumah sini ma, berusia 7 tahun, dan mati ditempat, anak laki laki ma, katanya ibunya tinggal disini" kata silvi
"ahh"
Yin mengingat betul ketika ia berbelanja dipasar dekat sana, ada yang menyapanya dan mengajak berkenalan mengaku jika mereka tetangga juga, hingga salah satu dari mereka menceritakan tentang kematian anak nya yang mati ditabrak oleh mobil yang ditinggal kabur tanpa bertanggung jawab
mendengar sang anak menceritakan itu, betapa kagetnya ia karna tau apa yang dikatakan sang anak pernah dikatakan oleh ibu sang anak itu langsung tentang perkara kejadiannya
"sudah, ayo makan dulu, menyapu setelah makan pagi ya" kata Yin
__ADS_1
"iya ma"
setelah makan bersama lalu duduk bersantai didepan rumah, Bin dan Yin melihat kearah Kimsara dimana mereka memerhatikan sang anak yang sudah remaja
"Kim sudah besar ya uma" kata Bin
"iya pa, dia terasa cepat tumbuh, aku baru kemaren rasanya melihat dia masih bayi, belum bisa beranjak jalan"
"kasihan dia ma, bisa melakukan itu, padahal kita tidak ada hubungan darah dengan orang orang indigo kan"
"iya juga ya pa, dari mana datangnya? mungkin dia dapat kelebihan itu dari tuhan pa" jawab Yin
"iya"
tak lama, pagi hampir menuju siang, Lee datang bersama Gum Mun Soo, sepupunya, tak lain adalah sepupu dekat dari Lee juga
"siang" sapa Lee
"eh pak Lee, siang pak, masuk pak, saya baru selesai menyapu" kata Kimsara
"ahh terimakasih"
setelah masuk dan duduk di ruang tamu rumah Kimsara tak lama Bin dan Yin datang juga menyapa mereka berdua, lalu Lee memperkenalkan Munsoo kepada Kimsara juga kepada Bin dan Yin
"emm sudahlah" jawab Kimsara dalam hatinya
"hei, kenapa kamu mengatakan itu? dia ayahku" kata Cha eun tiba tiba datang bersama Lau
"iya coba lihatlah, ayahmu itu menatap arah Kimsara dengan tatapan tidak biasa" jawab Moonsana
"Moonsana sudahlah, dia tidak akan mengerti maksudmu, sudahlah" kata Kimsara
disana lah baru Lee menjelaskan tawaran kepada Kimsara didepan orang tuanya, tapi ketika tau jika yang direkomendasikan sekolah yang untuk pekerjaan sulit tapi harus menutupi jati dirinya itu sangat sulit, belum lagi banyak urusan yang dikerjakan Kimsara nantinya
dan yang dipikiran oleh Bin dan Yin jika anaknya masuk sekolah itu untuk dijadikan intel, mengurus urusan hal hal mistis dan menjadi pemecah masalah melalui cara mistis memanggil roh roh itu, yang ada anaknya akan terus mengurus urusan astral selamanya dan urusan pribadinya akan terabaikan
"bagaimana soal tawarannya?" tanya Gummun
"emm, pak, saya tidak bisa memutuskan karna sebenernya saya berat pak kalau begitu ceritanya, maaf pak, saya berikan itu keputusan kepada suami saya saja" jawab Yin
__ADS_1
"pa.. kalau upa tidak memberikan izin, Kim tidak akan mengambilnya kok, mereka tidak akan memaksa juga" jawab Kimsara
"Kim, upa itu berat sama saja seperti uma, tapi upa tanya kamu dulu, kalau kamu kuliah disana dan pekerjaanmu sebagai intel pemecah kasus apa kamu bersedia? pekerjaan yang sulit dan tidak bisa memberitahu siapapun tentang profesi kamu adalah intel?" tanya Bin
"kalau upa mengijinkan, aku akan menerima nya pa, aku juga merasa aku terbiasa membantu hal hal seperti itu" kata Kismara
"okeh, itu keputusanmu, upa mendukung, ingat tetap jaga diri" kata Bin
"siap upa"
dan berundingan itu pun berakhir dengan keputusan penerimaan tawaran itu, setelah mengobrol disana dan dapat kepastian, mereka menandatangani persetujuan dan akan kembali pulang tapi yang ada justru ibu dari Lee masuk kedalam tubuh Kimsara tiba tiba
"Lee" panggil ibunya yang didalam tubuh Kimsara
"Kim, apa yang kamu katakan" kata Yin
"uma. itu bukan Kim" bisik Bin
Bin menarik istrinya sedikit menjauh membiarkan Kimsara berinteraksi dengan Lee
"ibu, kenapa kamu melakukan itu lagi?" tanya Lee
"peluklah aku nak, aku merindukan mu, sebelum aku kembali kealamku, karna aku meminta Kimsara ini untuk membantuku kembali ke alam tempat ku sebenarnya"
Lee pun memeluk sang ibu, ibu menangis lalu tak terasa Lee juga menangis, dan selama Lee menjadi seorang tentara berpangkat tinggi dan banyak disegani oleh tentara dan kepolisian, kali ini, Lee benar benar merasakan, sang ibu memeluknya
dan Gummun yang bingung dengan apa yang terjadi, ia pun kaget ketika wajah Kimsara berubah menjadi wajah ibu dari Lee
"astaga" ucap Gummun menutupi matanya
setelah menangis selesai, sang ibu lega, dan memang yang diinginkan sang ibu adalah memeluk anaknya sebelum ia benar meninggalkan bumi, ibu pun melepaskan pelukan Lee dan mengusap air mata anaknya
"tentara pangkat tinggi dilarang menangis" kata ibu
ibu keluar dari tubuh Kimsara lalu menjadi normal kembali, dan Kimsara menghapus airmatanya karna tadi sang ibu menangis didalam tubuhnya
"ahh astaga maaf pak" kata Kimsara
"Kim, bantu ibuku tenang balik dijalannya lagi" kata Lee
__ADS_1
"itu pasti pak" jawab Kimsara
tapi disana Gummun masih belum percaya kemampuan dimiliki Kimsara