
Yoongi tidak tau sama sekali tentang saat itu Kimsara dirasuki oleh salah satu hantu yang membutuhkan bantuan Kimsara
"iya karna basah itu, aku pusing jadi pingsan" jawab Kimsara
"ya jadi waktu itu aku pergi karna takut ketahuan oleh murid disana tapi aku yang bilang ke Hobi" kata Yoongi
"ahh kamu yang bilang? aku hanya pusing saja waktu itu, mungkin karna basah itu kan juga" kata Kimsara
"iya, kupikir Hobi kan pacarmu, dia harus tau"
sedang mengobrol, tidak sengaja dua member lainnya yaitu Seokjin dan Taehyung tiba tiba datang melihat Yoongi dan Kimsara duduk berdua saja
Taehyung sempat tau memang tentang bagaimana Jungkook melarang Yoongi dekati Kimsara karna niat Jungkook agar Kimsara dengan Hoseok tapi Seokjin, ia baru tau sekarang dan ia kuatir, jika Hoseok tau lebih dulu
sayangnya saat ia akan pergi jalan menghampiri mereka, tiba tiba Hoseok menyapanya
"hyung" sapa Hoseok kepada Seokjin
"ahh, Hobi hyung.." sapa Taehyung
dan benar saja, Hoseok melihat kearah Kimsara duduk bersama Yoongi dan mengobrol cukup dekat, lalu Hoseok pun mendekati mereka
"hyung.." sapa Hoseok kepada Yoongi
"ehh Hobi, kamu cepat sekali makan?" tanya Yoongi
"aku makan disini sama membawakan Sara, hyung, ada apa duduk disini?" tanya Hoseok
"ahh, tidak, aku melihat Sara sendirian jadi kutemani dia disini" kata Yoongi
"kamu bawakan aku makanan ini? aku sudah makan kan kubilang Hobi" kata Kimsara
"ya aku sengaja bawain banyakan, biar kita bisa makan bersama ini" kata Hoseok
"yaudah kutemani makan deh"
"ikut makan juga"
"iyaa"
Yoongi kekeh masih duduk disana, dan membuat Hoseok merasa tidak enak hati jika ingin mengobrol terasa juga canggungnya
setelah mengobrol disana, Yoongi dan Hoseok akan pergi bersama member lain kembali untuk mulai berlatih lagi dipanggung sana
__ADS_1
"aku pergi kesana lagi ya" kata Hoseok
"iya, semangat ya jagi" ucap Kimsara sedang tersenyum lebar
tak lama menunggu disana, hape Kimsara berbunyi dan ada pemberitahuan transferan masuk melaporkan dari Yosang, dan tak lama Yosang mengirim pesan jika uangnya baru saja ia masukkan untuk sebagai tanda terimakasihnya karna Kimsara membantunya
dan lagi lagi, uang itu senilai sama dengan yang kemarin diberi juga oleh Yosang kepadanya, jadi Kimsara mendapatkan bayaran 2x lipatnya
mendapat kan pesan itu, Kimsara berpikir bisa untuk apa uang itu agar tidak habis, karna jika tidak diinvestasikan, uang itu akan terus dipakai bersenang senang saja
lalu berpikir lagi jika Kimsara membuat usaha, itu bukan pashion nya untuk menjadi pengusaha, karna ia bukan tipe yang bisa berbisnis dagangan dan lain lain
saat berpikir, tiba tiba, Moonsana berbisik..
"Kimsara.. kau pakau uang itu untuk membuat kantor saja, kantor khusus untuk kamu, jadi nanti kamu punya kantor sendiri, untuk bisa meminta bantuanmu, siapapun yang butuh bantuan mu, jadi maksudnya aku biar kamu tidak terikat oleh Lee atau Gummun ditambah sekarang Yosang" kata Moonsana
"ahh iya Kimsara, itu ide brillian, sangat bagus sekali, kamu bisa menggunakan kemampuanmu untuk usaha ini, kamu harus bukan usaha sendiri" kata Jisun
"iya juga sih, aku berpikir ada baiknya memang, kalian bicara tepat deh, bagaimana jika aku memakai uang itu merenovasi ulang rumah lama agar jadi kantor?" tanya Kimsara dalam hati
"nah, bisa itu, nanti kamu kerjakan orang orang atau teman temanmu yang bisa mengurus hal yang sama dengan kita begini" kata Moonsana
"ahh bener juga, aku harus cari yang memiliki kemampuan sama setidak nya denganku bisa melihat penampakan kan" jawab Kimsara lagi dalam hati
"jangan lah, mereka kan sudah bekerja dengan tenang dengan pak Gummun dan pak Lee" jawab Kimsara
"ya tapi kamu kan juga masih ada Neul san, Jiyong dan juga Rami-ran" kata Moonsana
"memang mereka tidak ada pekerjaan juga apa? ada lah" kata Kimsara
"cuma Jiyong, Rami-ran dan Neul san tidak ada aku lihat mereka bekerja" kata Moonsana
"memang iya?"
"iya, tanya saja, tapi kalau Jiyong meskipun ada pekerjaan, aku yakin, tawaranmu tidak akan dia tolak"
"emm, yaa nanti kutanyakan saja" kata Kimsara
saat mengobrol disana, ternyata staff bernama Jae Un tadi memerhatikan Kimsara sejak tadi, dan ia merasa jika memang ada yang berbeda dengan Kimsara sejak awal
ia melihat bagaimana Kimsara seolah mengobrol bahkan tidak masalah dengan keberadaan dua penampakan yang ada di sekitarnya itu yang sejak tadi memang diawasi juga oleh Jae un
Jisun yang menyadari tentang itu langsung memberitahu kepada Kimsara
__ADS_1
"Kimsara. lelaki dibalik pintu wardrobe itu, lihatlah, dia sepertinya melihatimu" kata Jisun
"mana?" tanya Moonsana
"ahh sudah biarin lah, mungkin dia melihat dibalakangku, kan ada banyak staff lainnya dibelakang" jawab Kimsara
"eh tapi gak deh kayaknya" kata Moonsana
"engga apanya?" tanya Kimsara
"kayanya dia bisa melihat kita gak sih Kim?" tanya Jisun
"ahh iya, dia bisa itu melihar kita Kim" kata Moonsana
Jae un seketika kaget dan kelagapan saat dua hantu itu mengetahui dirinya memerhatikan mereka dengan Kimsara, ia pun pergi mendekati salah satu staff disana
setelah dari sana, Kimsara diantarkan Hoseok pulang, lalu Hoseok kembali dengan Nayon dan Songyung, sesampainya di dorm, sudah ada keputusan dari ceo tentang perubahan staff
jadi Jae un staff baru tadi bekerja untuk jadi staff utama dari Yoongi bersama Jikyo, karna staff sebelumnya juga sudah berpamitan untuk berhenti bekerja
setelah berkenalan juga bangtan dengan Jae un, disana Jae un melihat apa yang bisa ia lihat tapi tidak semua orang bisa melihatnya, yap, dia melihat Memai, tapi bagaimana ia berusaha menutupinya agar si hantu itu tidak menyadarinya
"okeh, Jayun, apa kamu sudah paham?" tanya bosnya
"paham pak" jawab Jae un
"okeh, jadi kamu bisa berkomunikasi langsung dengan Jikyo ya, dia staff utama Suga juga"
"baik pak"
setelah selesai urusan, saat Jae un sedang duduk di salah satu sofa di dorm bangtan, tak lama Jikyo mendatanginya lalu mengobrol dengannya urusan pekerjaan baru apa saja yang harus diurus oleh Jae un
tak lama mereka mengobrol, Hoseok melewati mereka berdua dan terlihat sedang bertelfonan dengan Kimsara pastinya
"sudah ya, paham kan? ini kamu mulai malam ini sebelum tidur bisa siapkan dulu, kamar Suga tau kan?" tanya Jikyo
"sudah nuna, sudah tau" kata Jae un
"baiklah, kalau begitu saya pergi tidur duluan ya" kata Jikyo
"emm nuna, apa kamu sudah mengantuk? aku mau tanya sesuatu"
"tidak kok, memang kenapa Jayun?"
__ADS_1