Horror Story' S ( Kumpulan Cerita Mistis Dari Kisah Nyata )

Horror Story' S ( Kumpulan Cerita Mistis Dari Kisah Nyata )
27. Ada apa sebenarnya di kios ku?


__ADS_3

" Mbak Rara!!" Panggil Indah.


" Hem ", sahut Rara.


Indah menghampiri Rara yang sedang duduk di ruang keluarga lalu duduk di samping Rara.


" Mbak Rara belum dapat pegawai untuk laundry mu?" tanya Rara.


" Udah sih. Kemarin sudah ada yang telfon nanyain masih butuh pegawai tidak. Aku jawab aja masih terus orangnya besok mau ke laundry agak sore,kenapa?" tanya Rara.


" Hari ini aku ada janji sama temen jam tiga sore. Mbak Rara ngajarnya pulang cepat kan?" tanya Indah.


Hari jum'at biasanya Rara jam dua sudah pulang ngajar. Rara pun mengangguk.


" Ya udah nanti jam dua aku langsung ke laundry ", ucap Rara.


Rara adalah seorang guru SMP dan juga pengusaha laundry. Laundry nya masih baru, baru berjalan sekitar dua bulan. Karena belum dapat pegawai maka adik sepupunya yang kebetulan lagi libur kuliah pun di mintanya untuk jaga laundry tiap pagi sampai sore, untuk sementara sampai Rara dapat pegawai. Sedangkan sore sampai malam gantian Rara yang jaga laundry.


" Ya udah aku berangkat ngajar dulu ya ", pamit Rara.


Indah mengangguk.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Rara masuk ke kios laundry nya. Tampak Indah sudah siap siap.


" Mbak aku pergi dulu ya ", pamit Indah.


" iya hati-hati pulangnya jangan malam-malam", pesan Rara.


Indah hanya mengangguk lalu pergi meninggalkan kios ruko dengan mengendarai motor matic nya. Sepeninggalan Indah Rara pun mengerjakan pekerjaan laundry seperti nyuci jemur dan setrika. Rara begitu telaten mengerjakan semuanya itu. Awalnya tak ada yang aneh semua berjalan normal seperti biasa. Tapi Saat memasuki waktu magrib Rara mulai mengalami hal-hal aneh yang tak seperti biasanya. Awalnya dia hanya mencium bau melati Rara pun tak ambil pusing dalam hati dia bergumam ' Ah mungkin itu bau parfum pelanggan barusan datang mengambil pakaian yang masih tertinggal di sini'. Tapi lama-kelamaan bau melati itu berganti dengan bau anyir. Rara pun merasa tubuhnya merinding setelah mencium bau Anyir itu.


" Duh kok aku jadi merinding gini ya?" gumam Rara. Dalam hati Rara pun berdoa sebisanya. Bau anyir itu pun menghilang. Rara bernafas lega.


Jam 08.30 malam Indah datang ke kios laundry. Dia berniat menjemput Rara.


Rara yang mengetahui Indah datang menjemputnya pun bergegas menutup kios laundry lalu cepat-cepat naik ke atas motor yang dikendarai Indah. Saat Rara sudah di atas boncengan motor, Indah pun memacu motornya menuju rumah Rara. Setelah 10 menit perjalanan akhirnya mereka pun sampai rumah. cara bergegas turun dari motor dan membuka pintu rumah tapi...


Betapa terkejutnya Rara saat melihat motor matic yang dikendarai Indah tadi berada di dalam ruang tamu.


" Loh Mbak Rara udah pulang? Baru aja mau aku jemput ", ucap Indah saat melihat Rara masuk.

__ADS_1


" Loh Mbak Rara naik apa pulangnya ?" tanya Indah.


Rara tak menjawab pertanyaan Indah. Rara masih syok atas apa yang dialaminya barusan.


" Mbak.. Mbak Rara kenapa? Mbak Rara sakit?" tanya Indah bingung. Sejak masuk rumah tadi Rara sama sekali tidak menjawab pertanyaannya. Rara hanya menggelengkan kepalanya.


" Terus kenapa?" Tanya Indah.


" Ini beneran kamu? Kamu Indah asli?" tanya Rara.


" Iyalah Mbak. Emangnya kenapa sih?" tanya Indah heran.


" Terus tadi yang menjemputku siapa?" tanya Rara.


" Maksudnya gimana sih Mbak aku nggak paham", ucap Indah.


Rara pun menceritakan apa yang di alaminya di kios tadi dan yang di alaminya barusan.


" Kalau masalah mencium bau melati dan bau anyir di kios laundry aku udah biasa ", ucap Indah.


" Kenapa kamu tak pernah cerita?" tanya Rara.


" Aku nggak mau Mbak Rara ketakutan ", jawab Indah.


" Besok deh aku tanyain sama pemilik kios. Besok kan jatah bayar kios ", kata Indah.


" Iya deh besok tolong kamu tanyain. Aku penasaran soalnya ", ucap Rara.


Indah pun hanya mengangguk.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Keesokan harinya..


Bu Darmi pemilik kios datang untuk mengambil uang sewa. Indah bergegas menemui Bu Darmi.


" Bu bolehkah saya menanyakan sesuatu?" Tanya Indah.


" Mau tanya apa Mbak?" Tanya Bu Darmi.


" Saya mohon maaf sebelumnya jika pertanyaan saya ini lancang. Saya mau tanya sebelum dibangun kios dulunya di sini tempat apa?" tanya Indah.

__ADS_1


" Loh ada apa sih Mbak kok tumben bertanya seperti itu?" Tanya Bu Darmi.


Indah pun menceritakan apa yang dialami nya dan Rara selama mengontrak kios di sini sering mencium bau melati dan bau anyir. Apalagi semalam Rara mengalami kejadian mistis. Bu Darmi mendengarkan cerita Indah dengan sungguh-sungguh.


" Maaf Mbak Indah Saya tidak tahu dulu ini tempat apa yang saya tahu kios ini sudah dibangun dan dijual dengan harga murah ya saya beli saja. Awalnya saya yang mau membuka usaha di sini tapi karena saya ikut suami pindah ke kabupaten jadi saya membatalkan usaha yang akan saya bangun dan akhirnya kios ini pun saya sewakan dan Mbak Rara lah yang menyewa kios ini ", terang Bu Darmi.


Indah hanya manggut-manggut.


" Berarti Ibu nggak tahu ya dulunya ini tempat apa?" tanya Indah.


" Saya kurang tahu persis Mbak tapi menurut cerita Tetangga kiri kanan katanya sih dulu tempat ini hanya sebuah lahan kosong yang ditumbuhi rumput ilalang besar-besar. Coba deh nanti mbaknya konsultasi sama Mbak Rara untuk diadakan pengajian di kios ini siapa tahu setelah pengajian Mbak Rara tidak diganggu makhluk gaib lagi dan tidak mencium bau-bau melati ataupun bau bau anyir lagi ", saran Bu Darmi.


" Iya deh Bu nanti saya konsultasikan dulu sama Mbak Rara ", ucap Indah.


" Kalau mau diadakan pengajian Mbak Rara suruh ngabarin saya biar saya ikut andil entah itu makanan atau snacknya ", ucap Bu Darmi.


" Iya Bu nanti saya bilangin Mbak Rara ".


" Ya udah Mbak saya pamit dulu assalamualaikum ".


" waalaikumsalam".


Lalu Bu Darmi pun pergi dari kios itu. Indah hanya menatap kepergian Bu Darmi.


Malam harinya Indah pun berbicara dengan Rara untuk mengadakan pengajian di kios dan Rara pun setuju.


Akhirnya tiga hari kemudian diadakanlah pengajian di kios itu. Selesai pengajian Pak Kyai memanggil Rara dan Indah. Pak Kyai bermaksud menanyakan sesuatu kepada Rara.


" Mbak Rara apa Mbak Rara pernah mencium bau-bau aneh di sini?" tanya Pak Kyai.


" Betul Pak makanya saya mengadakan pengajian agar tidak diganggu oleh makhluk tak kasat mata ", ucap Rara.


" Mereka tidak mengganggu Mbak Rara mereka hanya memberitahu kita jika mereka itu ada tapi Mbak Rara jangan takut insya Allah setelah ini tidak ada lagi bau-bau aneh yang mengganggu Mbak Rara ", ucap Pak Kyai.


" Terima kasih banyak Pak ", ucap Rara.


" Iya sama-sama Mbak Rara".


Lalu Pak Kyai pun mohon undur diri.


Dan benar saja setelah diadakan pengajian Rara maupun Indah tak diganggu lagi. Mereka berdua pun merasa lega.

__ADS_1


( SEKIAN )


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


__ADS_2