
Dinda yang merasa capek pun memilih duduk di lantai beralaskan karpet bulu warna pink dengan tangan yang berada di kasur Elle sebagai bantalan kepalanya. Namun, saat dia mulai terlelap tiba-tiba ada yang mengelus-elus pipinya.
Emmhhhh
Saat matanya menatap wajah bocah didepannya, Dinda langsung tersenyum dengan lembut.
"Kamu udah bangun ?" Tanya Dinda pada Elle, dengan mengelus-elus rambut Elle yang acak-acakan.
"Udah, Tante kok ditini ?"
"Hehe iya, Tante kesini karena ada anak kecil yang sedang sakit ! Jadi Tante datang untuk menjenguknya!" Sedangkan tangan Dinda tidak bisa diam sedari tadi, dia menoel-noel pipi gembul Elle dan juga mengelus rambut Elle.
"Elle udah sembuh ?" Tanya Dinda dengan lembut.
"Udah, tan ada tante ditini yang nemenin atu tidul !" Sahut Elle tersenyum menunjukkan gigi susunya.
"Tapi badan kamu masih hangat ! berarti sekarang kamu harus makan ! Katanya Oma, tadi kamu belum makan ! Iya kan ?" Memang benar saat Dinda memegang keningnya Elle masih terasa hangat.
"Hehehe, tapi Elle ndak lapal tante !"
"Eittsss no no no! Elle harus tetap makan, supaya besok pagi pas bangun tidur badannya sudah sehat ! Oke !"
"Iya deh ! Tapi tante janji dulu ya, Tante halus tidul tama atu tampai besok padi !" Ujar Elle dengan menyatukan hari kelingkingnya dengan tangan Dinda.
__ADS_1
"Udah kan ! Yuk, kita makan kebawah !" Ajak Dinda dengan menggendong Elle.
Akhirnya Elle mau diajak makan setelah dibujuk oleh Dinda, Dinda yang notabenenya suka dengan anak kecil mudah baginya untuk membujuk.
"Mau makan apa malam ini ?" Tanya Dinda seraya mendudukkan Elle di kursi ruang makan.
"Emmmm, atu mau nasi doleng tama ayam tlispi !" Jawab Elle berfikir.
"No ! Malam ini Elle tidak boleh makan makanan yang berat, Gimana kalau Elle makan bubur aja !" Karena sakit sehari tadi Elle tidak mau makan, jadi Dinda lebih memilih membuatkan nya bubur.
"Tidak mau,, ndak enak bubulna !"
"Ihhhh siapa bilang tidak enak ! Karena bubur ini khusus buat princess, tante akan buatkan yang paling spesial dan terenak ! Gimana ,, Hem,,, hemm ?"
"Eeeeeeemmm, ya udah ! Tapi halus patek ayam tlispi ya !"
"Ote !"
"Baiklah princess ! Saya siap melayani anda !"
"Hihihi, talo atu plinsesna belalti tante latunya ! hihihi !" Kekeh Elle mendengar ucapan Dinda tadi.
"Kalau tante ratunya, terus rajanya siapa dong ?"
__ADS_1
"Emmmm, gimana talau lajanya opa ?"
"Jangan dongggg, kan opa rajanya Oma !" Sahut Neli yang muncul di ruang makan. Sedangkan Dinda yang melihat pun hanya tersenyum.
"Telus tiapa donggg ?"
"Gimana kalau rajanya Daddy aja ?" Usul Neli menaik turunkan alisnya.
"Hihihi, iya Oma ! lajanya nanti Daddy, !"
Dinda yang melihat keakraban antara cucu dan omanya, ikut merasakan kehangatan diantara mereka. Dan dia merasa lega melihat anak sekecil Elle sangat disayangi oleh semua keluarganya dan Dinda berfikir, kemana ibunya Elle ? Kok dia nggak pernah mendengar cerita tentang ibunya.
Setelah beberapa menit, bubur yang dibuat Dinda akhirnya jadi. Lalu Dinda menata di mangkuk dengan toping telus rebus dibelah dan ayam krispi pesanan Elle.
"Taraaaaaa, buburnya sudah jadi !" Dinda meletakkan mangkuk bubur dimeja makan, lalu membuatkan Elle susu.
Dengan telaten Dinda menyuapi Elle, terlihat diwajahnya jika Dinda sangat memperhatikan hal sekecil apapun pada Elle saat makan, dari mengelap bibirnya hingga menata rambut Elle yang berantakan dan memberikan susu yang dibuatnya tadi.
Neli yang tadi sengaja pergi dari ruang makan, diam-diam dia melihat mereka dibalik dinding. Hatinya merasa lega, melihat cucunya sudah mau makan.
Bersambung
Jangan lupa kasih Like and votenya 🤗🤗
__ADS_1
Happy reading bestie 🥰🥰🥰🥰
Saranghaeyo 😍😍😘😘