
Tok
Tok
Tok
Mendengar suara dari balik pintu kamarnya, Aiden berjalan kearah pintu dengan mata yang masih mengantuk.
Cklek
"Katanya Elle sakit !" Ucap seseorang yang tahu Elle sakit dari pelayan, lalu menerobos masuk ke dalam kamarnya.
"Mama ! Kapan pulangnya ?" Tanya Aiden dengan ekspresi terkejut melihat Neli mamanya berada di sini.
"Kenapa Elle bisa sakit ?" Tanya mamanya tanpa menghiraukan pertanyaan Aiden.
"Elle hanya kecapean ma ! Tadi malam juga udah diperiksa sama Dio !" Sahut Aiden berjalan ke kamar mandi untuk mencuci muka.
"Sayangnya Oma ! Kenapa bisa sakit sih ?" Dengan mengelus kepala cucunya Neli bertanya pada Elle yang masih tidur.
"Mama kapan pulangnya ? Kok udah di rumah aja !" Tanya Aiden lagi.
"Sebenarnya mama udah dua hari di kota ini ! Cuma mama lagi sibuk ngurus butik mama, jadi belum sempat mampir !" Sahut Neli dengan menciumi wajah gembul Elle.
"Emang ada apa sama butik mama ? Kok sampai mama yang turun tangan ?"
"Kemarin itu ada model yang pesan gaun pesta ! Tapi dia maunya mama yang merancang design gaunnya !" Jelas Neli.
__ADS_1
"Tapikan sudah ada orang kepercayaan mama di sana !" Ucap Aiden mengerutkan dahinya.
"Iya namun model itu malah bikin keributan sampai marah-marah dan hampir saja ngerusak barang yang ada disana !"
"Kenapa mama nggak bilang aja sama Aiden ?, biar Aiden urus nanti orangnya !" Tanya Aiden perhatian .
."Nggak papa kok sayang ! Mama masih bisa menghadapinya ! Kamu tenang aja !" Sahut Neli menenagkan.
"Omaa,!" Teriak Elle kegirangan saat bangun tidur ada sang Oma dirumahnya.
"Sayangnya omaaa! Udah bangun,,,," Dengan menimpali ucapan cucunya Neli berjalan menuju kasur yang ditempati Elle.
"Kenapa Elle bisa sakit ?" Tanya Neli memangku tubuh mungil Elle.
"Ndak tau ! Tiba - tiba temalin Elle melasa lemes tama tapekkkk banet ! Pas tidul sama Daddy Elle tetemu tama pelempuan tantik di mimpi Elle dia bilang talau dia tayang tama Elle ! Telus,.. telus, pas Elle mau kejal Olang itu malah pelgi Oma !" Jelas Elle dengan memainkan kalung mutiara di leher Neli.
Mendengar ucapan Elle mereka berdua terdiam seketika, bagaimana bisa anak sekecil Elle bercerita seperti itu apakah mungkin Elle merindukan mommynya, Pikir mereka berdua.
"Ayo Oma,,, ayo !" Sahut Elle kegirangan.
Setelah mandi dan sarapan Elle meminum vitamin dari Dio tadi malam, meskipun agak susah membujuknya.
"Kamu nggak kekantor Den ?" Tanya mamanya saat tahu Aiden menuruni tangga dengan menggunakan baju santai.
"Enggak ma ! Tadi juga udah aku serahkan semua pekerjaan pada Vano !"
"Jangan sering-sering menyibukkan Vano dengan pekerjaan Den ! Kasian ! Diakan belum nikah, nanti kalau nggak dapat jodoh gimana ?" Omel Neli.
__ADS_1
"Iya ma,,"
Sekitar pukul 9 pagi, Dinda dan Ririn bersiap ke mall mencari gaun untuk menghadiri pesta nanti.
"Ini cocok sama kamu Din !" Ucap Ririn menunjuk baju di sampingnya.
"Coba kamu pakai ?" Imbuhnya lagi.
"Nggak nggak nggak ! Ini terlalu terbuka dan juga ini harganya mahal banget ! gajian dua bulan ini mah !" Tolak Dinda.
"Tapi cocok tahuu !"
"Udah, cari ketempat lain aja ! Ayokk !" Ajaknya pada Ririn ke arah lain.
Tiba-tiba mereka menabrak seseorang yang berjalan didepannya, orang itu berperawakan tinggi dan juga berkarisma. Siapa lagi kalau bukan Daddy Aiden.
"Maaf Maaf ! Kami tidak sengaja !" Ucap Dinda merasa bersalah.
" Lain kali kalau jalan matanya juga dipakai.," Ucap Aiden kalau pergi di sana.
"Lhahh,,, Aneh itu orang !" Ujar Ririn bingung.
"Orang sama-sama salah juga ! Minta di hajar kayaknya itu orang ! " Sambung Dinda, maklum Dinda kan paling jago karate.😁
Bersambung
Sampai jumpa di episode selanjutnya 🤗.
__ADS_1
Jangan lupa kasih Like dan votenya ♥️
Saranghaeyo 😍😍