Hyperia

Hyperia
Masa Lalu Seorang Hikita


__ADS_3

Hari berlalu,Hiki yang sudah memutuskan membantu Vera mempunyai ide untuk pergi ke kota lain dan mencari informasi tentang Vere


"Ohiya Hiki, Bagaimana dengan Ruby? Kau menyerang kota ini dengan membabi buta Loh,Lihatlah sekarang kota ini seperti kota mati,bahkan kau menghabisi masyarakat yang tidak bersalah juga,aku rasa itu berlebihan"


Ucap Lauriel yang menggunakan pakaian sehari-hari,dia duduk dengan santai di dekat jendela sembari meminum secangkir teh


"Dia Aman"


Ucap Hiki,ia berjalan menghampiri Vere di lantai bawah,ia melihat Vere yang sedang duduk berbicara dengan Alvin, kemudian ia menyapanya


"Selamat pagi..."


Vere dan Alvin menoleh kearah Hiki,Hiki berjalan menghampiri Vera dan duduk disebelahnya,kemudian ia meminum secangkir teh yang ada di meja


"Hei tunggu Itu punya ku!"


Hiki meminum teh itu,kemudian ia menyilangkan kakinya dan mulai berbicara


"Kita akan pindah ke kota lain,mungkin Asgard atau Northern Calf"


"Asgard? Keamanan disana sangatlah ketat,mungkin kita tidak bisa masuk begitu saja,apalagi setelah identitas mu telah di ketahui seluruh dunia"


Ucap Alvin,dengan nada santai


"Benar,dan juga di sana kita bisa bertemu dengan lawan-lawan kuat,tetapi kemungkinan besar kita bisa menemukan informasi tentang adik mu disana"


"Tunggu apa maksudnya ini?"


Tanya Alvin kepada Hiki,Hiki belum cerita kepada rekan-rekannya,dia kembali meminum teh itu dan menghela nafas


"Kita akan membantu Vera menemukan adiknya,aku telah membuat kesepakatan dengannya,dia membantu diriku dan aku akan membantu dirinya mencari adiknya"


"Hiki...seharusnya kau berbicara dengan kami terlebih dahulu..tapi Northern Calf ya.. Bukankah disana terdapat penjara yang sangat besar? Bahkan disana adalah tempat penjahat kelas atas di tawan, dan juga pertahanannya akan sangat ketat walau tidak seketat Asgard"


"Hanya dua kota itu yang dapat aku pikirkan untuk menemukan informasi tentang adik Vera,jika tidak ada disana,kita akan terus mencarinya"


Hiki bangkit dari duduknya,ia menggunakan Jaket kulit dan rok mini serta sepatu warna hitam dan rambut berwarna hitam pendek yang terurai


"Aku akan mengunjungi Ruby, terimakasih teh nya"


Hiki membuka pintu,secara bersamaan Max juga hendak masuk kedalam,Max menyapa Hiki tapi dia menghiraukannya,kemudian ia pergi dan Max masuk kedalam bangunan,dia duduk di sebelah Alvin,secara bersamaan juga Vera bangun dari duduknya,dan ia pergi keatas tanpa sepatah kata pun


"Mengapa semua orang berperilaku seperti itu padaku?"


Ucap Max,Alvin hanya tertawa,Vera menaiki tangga keatas,ia melihat Lauriel yang sedang bermain smartphone di dekat jendela


"Ada apa?"


Tanya Lauriel,kemudian Vera duduk di sofa di hadapan Lauriel,ia menghiraukan Vera dan masih serius dengan smartphone miliknya


"Lauriel"


"Hm?"


" Bagaiamana kalian semua bisa bertemu dengan Hiki?"


"Bagaimana? Dia memungut kami,kami semua dimata rakyat Alfheim adalah sampah,aku telah membuang masa lalu ku, begitu juga dengan yang lainnya,Hiki menemukan ku di gang kecil di pinggir kota Alfheim,itu sudah 3 atau 4 tahun lalu"


"Apa kau tau masa lalu Hiki? Dan dia pernah berkata padaku jika dia pernah berkerja sama dengan Jo"


Lauriel menurunkan smartphone nya menatap Vera dengan serius


"Itu cerita yang sangat panjang..6 tahun lalu di Asgard.."


*6 Tahun lalu Asgard*


Saat itu Hiki masih belum terkenal akan kejahatan yang dilakukan olehnya ia masih buronan tingkat B,Hiki tidak pernah segan untuk membunuh,para kelompok penjahat biasanya menyewa Hiki untuk melakukan pembunuhan atau pun pembantaian,malam itu di pinggir kota Asgard hujan turun dengan lebat Hiki sedang berteduh menyenderkan tubuhnya ke tembok,sembari menatap hujan yang turun dari langit,saat itu rambut Hiki masih panjang sepunggung, tiba-tiba seorang pria tua yang membawa payung datang menghampiri Hiki


"Kamu Hikita?"


Tanya pria tua itu,Hiki telah menyiapkan belati dibalik tubuhnya,ia menatap pria tua itu dengan penuh hati-hati


"Benar"


"Aku pemimpin kelompok mafia The Greatest,aku datang untuk menawarkan sebuah pekerjaan untuk mu,pekerjaan yang sangat besar,aku akan membayar sebesar 100 Milyar Faye"


Mendengar itu Hiki sangat tergiur,pria tua itu kemudian mengangkat tangannya,dan tiba-tiba sebuah koper berisi 100milyar Faye muncul ditangannya


"Ini uang yang aku maksud"


"Apa yang harus aku lakukan?"


"Kau lihat gedung pencakar langit itu? Itu sangat terang bukan? Aku ingin kau meredupkan cahaya itu"


"Kenapa harus aku?"


"Karena kamu satu-satunya orang gila di kota ini"


Hiki menatap uang itu kemudian menatap mata pria tua dihadapannya

__ADS_1


"Panggil saja aku Jo,aku juga tidak akan tinggal diam,aku akan membantu dirimu Hikita"


"Kapan kita akan memulainya?"


"Kapan pun ketika dirimu siap"


"Aku selalu siap setiap saat"


"Semangat yang bagus"


Jo mengulurkan tangannya,dan sebuah payung secara tiba-tiba muncul,ia memberi Hiki payung itu,Jo membalikkan badannya ia berjalan menuntun Hiki ke sebuah tempat,mereka berdua memasuki sebuah bar dan terlihat disana sedang duduk seorang pria dengan tubuh tegak dan gagah


"Sherran,ini dia orang yang aku maksud"


"Jadi dia Hiki? Aku menyukai wajahnya"


Hiki mengerutkan keningnya


"Bercanda, lihatlah bar ini sangat indah bukan? Suatu saat aku ingin mempunyai sebuah bar milik ku sendiri"


"Jadi bagaimana dengan rencana itu?"


"Hmm cara yang paling mudah adalah menyamar sebagai seorang penari malam disana,dan setelah itu kita akan melakukan penyerangan dari dalam"


"Maksudmu diriku harus mengenakan kuping kelinci dan pakaian yang terbuka? Najis!"


Ucap Hiki dengan tatapan menjijikan,dia sangat tidak suka dengan pakaian seperti itu,dia hendak pergi keluar tetapi jo menahan tangan Hiki


"Bagaimana jika kita duduk terlebih dahulu?"


Hiki dan Jo duduk,mereka duduk di sebrang Sherran


"Aku tidak bisa meretas dan memalsukan identitas mu,Cyber disana sangatlah hebat,jadi aku rasa satu-satunya cara adalah ini"


"Tidak bisakah kita menyusup kesana secara langsung"


Jo tertawa kecil


"Nak itu adalah bangunan terpenting di kota ini,apakah kamu pikir akan semudah itu?"


Hiki terdiam,dia menatap Jo kemudian menatap Sherran


"Aku membenci ini,tetapi demi 100milyar Faye aku rasa tidak masalah,selagi aku tidak akan menjual diriku itu bukanlah masalah"


"Good Answer! Dengan kecantikan wajahmu dan tubuhmu yang bagus kau pasti diterima,aku akan mendaftarkan dirimu sekarang!"


Ucap Sherran,ia mulai membuka laptop miliknya dan mengunjungi sebuah web,ia mendaftarkan Hiki untuk menjadi penari malam di gedung itu


"Bagiku memasuki bangunan seperti itu adalah hal yang mudah,bukankah aku sudah berkata padamu jika aku tidak akan tinggal diam,aku akan membantu mu dari bawah,sedangkan kau akan membantai dari atas,ohiya tujuan utama kita adalah presiden kota Asgard,jangan biarkan dia mati,jika kamu menemukannya bawa dia ke hadapan ku"


"Mengerti"


"Aku sudah mendaftarkan dirimu,kita hanya perlu menunggu sampai dirimu diterima,ah iya nama mu disana bukanlah Hiki,melainkan Alice paham?"


Beberapa hari berlalu,akhirnya Hiki kembali dipanggil oleh Jo di bar yang sama,Sherran memberi tahu jika Hiki diterima untuk berkerja disana,kemudian Jo mengantarkan Hiki ke gedung itu,disana Jo dengan sangat mudahnya masuk,bahkan penjaga disana sama sekali tidak mencurigai Jo,sampai dilantai 292 disana memang benar terdapat Bar,bahkan lebih luas daripada bar yang Hiki kunjungi sebelumnya,Jo mengenalkan Hiki kepada seorang pria disana


"Mord ini adalah Alice,mulai sekarang dia akan bekerja disini"


"Oh wanita yang sangat anggun! Aku senang ada wanita seperti dirimu yang bekerja bersama kami!"


"Mord jaga dirinya baik-baik,dia adalah kenalanku Alice,Alice kau harus menuruti apa yang dikatakan oleh Mord paham?"


Hiki mengangguk


"Baiklah silahkan ikuti aku"


"Aku pergi dulu"


Sebelum membalikkan badan,Jo mengedipkan matanya dan kemudian pergi,Hiki berjalan menuju ruang ganti,dan Mord memberinya sebuah Bunny Suit


"Silahkan kenakan ini"


"Apaka kau harus berdiri disana?"


"A-ahh maaf kalau begitu aku keluar dulu"


Mord meninggalkan ruang ganti, tidak lama kemudian Hiki keluar dari ruangan dengan menggunakan pakaian Bunny Suit,Mord terkesima melihat Hiki yang mengenakan pakaian itu,dia tercengang tidak bisa berkata apa apa


"Ada apa?"


Tanya Hiki kepada Mord


"Tidak,tidak ada baiklah mulai sekarang kau bisa berkerja disini"


"Apa yang harus ku lakukan?"


"Kau bisa menari diatas sana,mengantar pesanan, menggoda pengunjung atau hal lainnya yang membuat pengunjung betah"


"?!!! Sialan aku tidak mengira jika harus seperti itu!"

__ADS_1


Ucap Hiki dalam hati,Hiki menghela nafas bagaimana pun itu telah terjadi ia tidak bisa mundur,malam ini adalah waktunya Hiki untuk berkerja,Hiki mengantarkan pesanan untuk para pengunjung beberapa pengunjung menggoda Hiki tetapi Hiki menghiraukannya


"Hiki bisakah kau menari di atas sana? Para pengunjung ingin kau yang menari"


Ucap Mord,Hiki sedikit jengkel,wajahnya mulai mengkerut tetapi ia masih menunggu sinyal dari Jo untuk melakukan aksinya,ia naik keatas panggung dan mulai menari, selesai dari itu,ia turun dan menuju toilet wanita,ia meninju kaca yang berada disana dengan wajahnya yang sangat kesal


"Ini memalukan!"


Tiba-tiba seorang pria memasuki kamar mandi wanita tempat Hiki berada,pria itu berusaha untuk melakukan hal keji kepada Hiki,Hiki yang mulai kehilangan kesabaran ia langsung menembak pria itu dengan handgun yang telah dipasang peredam tepat di kepala,sehingga pria itu mati


"Jo! Aku sudah tidak tahan! Kapan kita bisa melakukannya?!!"


Ucap Hiki melalui alat komunikasi yang terpasang di telinganya


"Baiklah kau bisa melakukannya sekarang,aku telah menyuruh para Guardian kelas elite untuk menyelidiki kota Vocolta sekarang kau bisa memulai nya"


"Akhirnya!"


Hiki yang amarahnya memuncak dia menendang pintu kamar mandi seluruh pandangan teralihkan kepadanya,ia mengulurkan tangannya seketika muncul Gatling Gun yang amunisi nya terisi penuh,Hiki menarik pelatuknya ia kembali membabi buta menembak tanpa perasaan ia tertawa sangat keras melihat para pengunjung bar mati bersimbah darah,hanya dalam beberapa detik,lantai itu dipenuhi oleh mayat dengan darah segar,ia menaiki sebuah lift dan menuruni lantai satu persatu dan membantai setiap orang yang ada di lantai itu sampainya dilantai 101 ia melihat presiden Asgard disana,ia masih mengingat perintah Jo,ia menghampiri sang Presiden dengan Baju dipenuhi darah,sebuah lubang hitam muncul,Hiki memasukan tangannya dan mengambil sebuah belati dari lubang itu,ia bermaksud untuk menyiksa nya,ia mendekati sang presiden perlahan,dengan senyuman diwajahnya,tiba-tiba dari jendela gedung muncul 5 orang Guardian kelas atas mereka menerobos masuk melalui jendela dengan baju zirah,Hiki melompat mundur dan Guardian Kelas Atas Itu langsung melindungi sang presiden,4 pria 1 wanita,4 pria itu semua berbadan besar satu berkulit hitam dengan kepala botak plontos,satu tinggi sedang dengan rambut berwarna pirang dengan busur ditangannya,satu tinggi besar dengan perisai ditangannya,dan satu lagi seorang pria gagah yang memegang pedang dengan kedua tangannya


"5 lawan 1? Yah gamasalah sih bagaimana pun yang akan menang adalah aku,sini maju"


"Evelyn bawa presiden pergi kami akan mengurus wanita ini"


"Ya!"


Wanita itu pergi menuruni lift membawa sang presiden,pria dengan pedang langsung menyerang Hiki ia menebas Hiki sebanyak 5x dalam 3 detik, Hiki berhasil menghindari semuanya,ia melompat namun tiba-tiba pria dengan kulit hitam berada diatasnya ia meninju kepala Hiki yang membuat Hiki terbanting ke lantai,lantai itu langsung bolong dan Hiki terbanting hingga lantai bawah,Hiki terjatuh ke lantai bawah,para Guardian langsung turun melalui lubang itu,Hiki langsung bangkit dengan darah yang mengalir di kepalanya,pria dengan perisai menyerang Hiki,Hiki terdorong oleh perisai itu ia membenturkan Hiki ke kaca gedung,Hiki memukul wajah pria itu, kemudian mencolok matanya dengan jari miliknya yang membuat dirinya terlepas dari tekanan perisai,ia menendang perisai milik pria itu membuatnya terpental,dan Hiki langsung mengeluarkan senjata seperti handgun ia mengambilnya dari lubang hitam,pria dengan busur melancarkan serangan,Hiki dengan mudah menghindarinya tetapi ia tidak menyangka jika anak panah itu akan meledak,ia terpental tepat kearah pria berkulit hitam,ia meninju Hiki untuk kedua kalinya kali ini ia melepaskan tinjunya tepat di perut Hiki


"Arghh!!!"


Dari mulut Hiki mengeluarkan darah,Hiki terbentur ke jendela ia kembali bangkit,kemudian pria dengan pedang menyerang Hiki,Hiki menghindari nya lagi,ia kembali di hajar oleh perisai di bahunya,ia kembali terhempas ia berusaha bangkit,luka yang di terima olehnya cukup parah


"Ini adalah akhir dari bajingan seperti mu"


Ucap pria dengan pedang ditangannya Hiki melihat ke arah pria itu,ia menarik kakinya kemudian pria itu terjatuh,Hiki bangkit dan menginjak batang leher dari pria itu


"Kata siapa hah?!!"


Hiki kembali mengeluarkan belati miliknya,belati itu terbuat dari crystal yang bercahaya,ia menyerang tanpa ampun,walau lukanya cukup parah, tetapi dia tetap menyerang dan membuat para Guardian kewalahan


"Apa hanya segini kemampuan para Guardian??"


Hiki terus menyerang,sampai pada satu kesempatan,ia lengah ia tertembak oleh anak panah di betisnya,ia berlutut kemudian wajahnya ditendang oleh pria yang menggunakan perisai dengan sangat keras


Hiki kembali terbentur ke jendela gedung dan jendela itu sedikit retak akibat benturan


"Tch kau sungguh merepotkan"


Hiki terdiam tubuhnya sudah tidak bisa digerakkan,luka yang diterimanya sangat parah,pria dengan pedang mengangkat pedangnya tinggi tinggi dan hendak mengeksekusi Hiki


"Selamat tinggal!"


Tiba-tiba Jo datang melalui lift,Hiki melirik kearah Jo dan sedikit tersenyum


"Maaf terlambat,aku sudah cukup tua dan tadi aku harus mengejar Evelyn"


"Pak Jo!! Syukurlah kamu datang! Wanita ini sangat merepotkan! Kita harus menjadikannya tawanan dan menyiksanya sebelum membunuh dirinya!"


Ucap pria berkulit hitam,Jo berjalan perlahan,ia melewati para Guardian dengan sebatang rokok di mulutnya


"Kau tidak apa-apa Hiki?"


"Eh?"


Para Guardian terkejut,seketika tubuh mereka langsung terbelah-belah menjadi banyak bagian,melihat itu Hiki sangat terkejut kemudian ia bertanya


"B-bagaimana kau melakukan itu?"


"Hahaha gini-gini aku pengguna Hyperia loh,sama seperti dirimu, kekuatan ku aku bisa mengendalikan angin,aku bisa mengaktifkan dan menonaktifkannya,saat aku mengaktifkannya maka itulah yang akan terjadi,apapun yang aku lalui,atau aku tunjuk akan terbelah menjadi banyak bagian,namun itu harus diarahkan,memang cukup merepotkan,namun ini sangat efektif melawan banyak orang,sepertinya kau terluka parah,butuh bantuan?"


"Ya"


Jo mengangkat tubuh Hiki dan menggendong dirinya,ia membawa Hiki menuruni gedung melalui lift


"Dimana Sherran?"


"Dia kembali ke rumahnya,Alfheim, apakah kamu merindukannya?


"Gak,kau sangat kuat ya pak tua"


"Biasa saja,kau lebih kuat dariku Hiki aku bisa melihat itu dari mata mu,kau hanya perlu di poles sedikit lagi saja,ohiya aku juga akan kembali ke Alfheim,apakah kau mau ikut?"


"Tidak"


"Baiklah kalau begitu aku akan mengantar dirimu ke tempat yang aman dan merawat dirimu"


"Bagaiamana dengan sang presiden?"


"Semua beres,kamu berhasil"

__ADS_1


Jo mendatangi sebuah bangunan,ia membaringkan Hiki di sebuah ranjang dibangunan itu,kemudian ia menyembuhkan Hiki,saat proses penyembuhan Hiki tertidur, saat ia bangun Jo sudah tidak ada disana dan terdapat sebuah koper berisi 100m faye alasan Jo menghancurkan gedung pencakar langit kota Asgard adalah untuk mencari sebuah kubik berisi rahasia dunia tetapi kubik itu tidak ada disana kubik itu menceritakan kisah manusia milyaran tahun lalu, diperjalanan pulang itu lah Jo bertemu dengan Vera


__ADS_2