Hyperia

Hyperia
Pertarungan terakhir di kota Mesopotamia


__ADS_3

Vera dan yang lainnya sampai di kota teratas,semua biaya itu ditanggung Noelle termasuk biaya penginapan,namun mereka tidak membutuhkan penginapan karena mereka akan menyelesaikannya dalam waktu sehari,mereka turun dari kereta dan berjalan bersama keluar stasiun, semua orang disana memandang Vera dan yang lainnya,mereka menganggap bahwa Vera dan yang lainnya adalah orang jahat,beberapa dari mereka mengenal wajah Hiki, namun mereka memilih untuk membungkam mulut mereka


"Kenapa orang-orang disini menatap kita seperti itu ya? aku merasa tidak nyaman"


Ucap Max ketika mereka terus berjalan keluar stasiun, setelah keluar dari stasiun,mereka dapat melihat kota yang sangat maju,gedung-gedung menjulang tinggi,pohon-pohon yang tersusun rapi,kendaraan yang terbang berlalu-lalang, robot-robot yang melakukan pekerjaan mereka, dibandingkan kota menengah atas,kota ini jauh lebih tentram dan maju


"Wah,suasana disini sangat nyaman,udara sejuk dan segar,aku rasa aku tidak akan menolak jika disuruh oleh Hiki tinggal disini hehe"


Ucap Lucia,dan disana juga ada tugu pria yang nampaknya adalah orang penting yang membangun kota Mesopotamia,patung itu terbuat dari berlian yang berkilau,dan banyak robot yang berjaga disana,ketika sedang berjalan,Hiki berpapasan dengan seorang Cyborg ketika Cybrog itu melalui Hiki,dia menarik tubuh Hiki,Alvin yang melihat itu langsung menendang tangan Cyborg itu namun Cyborg itu dengan cepat menarik kembali tangannya dan melirik kearah Alvin dan yang lainnya,Cyborg itu membalikkan badannya mengambil langkah mundur dan tersenyum jahat


"Akhirnya kamu tiba Hiki,tuanku telah menanti dirimu hahaha,sekarang tebak siapa aku? Petugas kebersihan kota? Seorang Cyborg penjaga pantai? Hm? Ayo ayo tebak!"


Cyborg itu berkata dengan nada menjengkelkan dan dengan tawa yang mengikutinya


"Ohh!! Gampang ini mah! Kamu badut kan?


Cyborg itu menggelengkan kepala sembari menggerakkan jari telunjuknya


"Tidak! Aku adalah utusan dari tuan Richard! Karena kamu salah menebak siapa diriku! maka ini adalah waktunya untuk hukuman!!"


Cyborg itu tertawa seperti orang gila,dia nampak senang akan kehadiran Hiki dan dia nampaknya yakin jika dia pasti bisa membunuh Hiki


"Ahem,dimulai dari penangkapan Alef,kemudian kamu melacak orang penting Richard sehingga kamu pergi jauh-jauh dari Asgard menuju Mesopotamia,memang benar kamu bisa mengalahkan orang-orang yang bekerja pada tuan Richard tapi mereka hanyalah kroco! berbeda denganku! aku adalah salah satu bawahan tuan Richard yang dipercaya! salah satu yang terkuat di The Greatest! Namaku adalah! Christopher!"


Cyborg itu kembali tertawa terbahak-bahak,Vera dan yang lainnya hanya menatap orang itu,begitu juga dengan Hiki yang hanya menatap Cyborg ini dengan tatapan dinginnya


"Seperti yang dirumorkan kamu benar-benar dingin sekali ya,aku tidak menyukai sikap itu,kalau begitu aku akan membuat ekspresi itu menjadi ekspresi penuh kesakitan! Mari kita mulai pertunjukkannya!"


Dari sela-sela jari Cyborg itu terdapat banyak pisau bedah,kemudian tiba-tiba kabut tebal muncul di kota itu ini jelas adalah kekuatan Hyperia dari Chris,Chris melompat kedalam kabut dan menghilang,suara rakyat yang panik terdengar dengan jelas mereka berlarian karena ketakutan dan bertanya-tanya,Hiki menarik nafas panjang lalu menghembuskannya,Lauriel memasuki mode Hyperia miliknya dengan begitu dia bisa melihat aura seseorang walaupun ditengah kabut,Max dan Alvin bersiap untuk bertarung


"Aku akan membantu kalian,aku akan menjadi penembak jitu"


Ucap Alvin yang kemudian berlari dari sana dan mencari spot tinggi dan tempat yang tepat untuk menembak,Max mengencangkan ototnya dan dia dalam posisi sigap


"Vera,bawa Lucia pergi dari sini"


"Tapi Hiki! Aku ingin memban-"


Hiki melirik Vera dengan tatapan kosong dan bibirnya yang berwarna hitam karena lipstik kemudian terbuka dan berkata


"Kamu tidak akan berguna dipertarungan kali ini"


Kata-kata Hiki sedikit menyakiti hati Vera,namun Vera memutuskan untuk mengesampingkan rasa itu,dia memegang tangan Lucia dan kemudian dia berlari ditengah kabut,walau berbahaya tapi dengan kekuatan Vera yang dapat melihat masa depan dalam kurun waktu 3 detik seharusnya akan baik-baik saja, Vera terus menggenggam tangan Lucia dan mereka berlari akhirnya dia menemukan sebuah gang dan masuk kedalamnya,ternyata di gang itu Chris telah menunggu Vera,dia bersandar di dinding dengan satu kaki diangkat dan menempel ke dinding


"Akhirnya tiba juga yang paling lemah,kamu membuatku menunggu loh~"


Ucap Chris yang tersenyum lebar,dia menurunkan kakinya kemudian dia langsung melempar pisau bedah kepada Vera, sebelum Chris melempar,Vera dapat melihatnya sehingga itu membuat Vera dengan mudah menghindarinya

__ADS_1


"Lucia lari!"


Lucia terdiam sejenak karena dia tidak bisa melihat apa-apa,akhirnya dia mengikuti perintah Vera untuk lari


"Ahh sungguh romantis,apa wanita itu pacarmu? Hm?"


Chris tersenyum dia mengangkat tangannya dan di sela-sela jarinya sudah terdapat pisau bedah lagi yang dengan mudah dapat menembus kulit Vera


"Apa untungnya bagimu mengetahui hal itu?"


Senyum Chris menghilang,dia langsung berlari kearah Vera dan menyerangnya dengan pukulannya,dia sengaja tidak menggunakan pisau bedahnya dan hanya mengenakan pukulannya dia ingin tahu seberapa kuat Vera,sebelum Chris menyerang,Vera bisa melihatnya,akibatnya serangan Chris meleset,Chris tidak menduga dia tidak berpikir jika Vera bisa menghindarinya karena dia yakin bahwa itu adalah pukulan tercepat yang bisa ia lakukan dan dia tidak berpikir untuk bertahan karena dia yakin Vera akan terhantam oleh pukulannya,namun dia salah.Vera menghindar kesamping dan kemudian menendang perut Chris namun sayang sekali yang ia tendang bukanlah tubuh manusia,melainkan tubuh Cyborg milik Chris,wujud manusia Chris hanya kepala saja,sisanya adalah besi dan mesin-mesin yang terpasang kepada tubuhnya


"Aku tidak menyangka kamu bisa menghindarinya,menarik"


Chris mendorong tubuh Vera ke tembok dan memukul kepalanya,Chris ketika Chris hendak memukul Vera lagi,Vera menghindar dan mendorong tubuh Chris sehingga terbentur ke dinding gang,Vera mengambil pistolnya yang berada di pinggang kemudian menembak kearah Chris,namun Chris dengan sigap menangkis peluru itu dengan tangannya yang terbuat dari besi


"Reflek mu lumayan juga"


Puji Chris terhadap Vera,walau pujian itu hanyalah satir semata,Chris kembali melayangkan pukulan kearah kepala Vera,Vera menangkisnya walaupun dia dapat menangkisnya dia merasakan sakit di lengannya karena menahan serangan dari tangan Chris yang terbuat dari besi,kemudian dia memukul Chris dengan tangan kanannya yang bebas sebanyak 3 kali,Chris merasakan sakit kali ini dia menendang perut samping Vera dengan kencang membuat Vera terhempas dan terjatuh ke tanah,Chris langsung berlari kearah Vera dan menaikinya,dia tepat berada diatas Vera dan memukuli wajahnya,satu kesempatan Vera menghindar dan memukul wajah Chris kemudian dia menendang tubuh Chris membuatnya menyingkir dari atas tubuh Vera,Vera bangkit dan mengambil jarak,Chris mengangkat kepalanya tinggi-tinggi kemudian dengan tangan kirinya dia memegang rambutnya dan menariknya kebelakang,dia mengambil sebuah kuncir rambut dan menguncirnya


"Saatnya serius"


Chris berlari kearah Vera,Vera dapat melihat Chris melempar pisau bedah dalam 3 detik kedepan,karena sudah mengetahuinya dia siap untuk menghindari,dan benar saja Chris melemparkan pisau bedahnya namun Vera tidak dapat melihat 2 detik setelahnya,pisau itu memantul dan menusuk Vera dipunggung


"Huh??!"


Vera melihat kearah punggungnya dan sudah ada 2 pisau bedah yang menancap di punggungnya,Vera merasakan sakit namun dia tidak mencabut pisau itu agar tidak terjadi pendarahan


Ucap Vera dalam hati,dia menatap Chris yang berhenti tepat 3 meter dari Vera berdiri dengan senyum diwajahnya


"Pertunjukan berakhir? Astaga ini cepat sekali,kamu sangat membosankan"


Chris berjalan kearah Vera dengan langkah percaya diri dan penuh rasa kemenangan,namun tiba-tiba Vera menunduk


"Hm? Kamu menye-!!!"


Tiba-tiba sebuah besi besar melesat dari dalam kabut dan mengenai tubuh Chris dengan tepat di dadanya,Chris terpental jauh dan tentu saja setelah serangan telak itu dia akan mengambil langkah mundur dan menunggu kesempatan selanjutnya,Vera menoleh kebelakang dan melihat sosok tinggi besar penuh dengan otot-otot yang terlatih,orang itu adalah Max dan orang yang melempar besi itu juga adalah Max


"Vera! Kau tidak apa-apa?!!"


Max melihat punggung Vera dan disana ada 2 pisau bedah menancap di punggung Vera


"Waduh kamu tertusuk!"


"Jangan khawatir Max ini bukan apa-apa,Lucia bagaimana dengan dia?"


"Dialah yang memberi tahu diriku situasi mu, berterimakasih lah padanya setelah ini"

__ADS_1


Tidak lama kemudian terdengar suara senapan yang sangat nyaring dan keras, nampaknya Alvin melihat Chris yang melarikan diri


"Oops!! Ketahuan ya?~"


Chris nampaknya sudah sehat wal'afiat,dia mengumpat di balik bangunan dan melihat jam tangannya, saat dia mengintip,Alvin langsung menembaknya lagi, wajah Chris baru muncul seperinci saja tapi Alvin sudah menembaknya


"Alvin ya? Dimana kau sialan!??"


Chris kemudian memunculkan hologram yang mengambang dia merakit drone miliknya sendiri,setelah beberapa detik Alvin memegang hologram itu dan drone itu kemudian menjadi nyata,dia menerbangkan drone itu untuk mengetahui posisi Alvin,setela beberapa menit dia melihat Alvin yang tengah berbaring dan membidik di sebuah bangunan,Chris tersenyum dan kemudian dia menyerang Alvin menggunakan misil dari drone itu


"Kena kau!"


Tiba-tiba misil itu meledak karena menabrak sebuah logam,Alvin melirik kearah ledakan itu dan menyengir


"Kamu kira aku bodoh membiarkan pertahanan ku terbuka?"


Dari tempat Chris berdiri,sebuah kaca restoran tiba-tiba pecah dan serpihan kaca itu langsung menyerang kearahnya,Chris melindungi mukanya dengan tangan kirinya namun tubuhnya tidak bisa dia lindungi,tapi baginya itu bukan masalah karena tubuhnya terbuat dari besi,dia kembali berlari dan masuk kedalam kabut yang tebal,Alvin menyalakan rokoknya dan kemudian dia duduk membiarkan Chris lari darinya,baru beberapa detik berlari, Alvin mendengar suara ledakan,ledakan itu berasal dari Lauriel yang berpisah dengan Hiki,kali ini Chris berada di ruang terbuka,dia berdiri dengan tegak dengan senyumnya yang percaya diri


"Cyborg Versus Cyborg huh? Menarik bukan?"


"Dan pasti yang menang itu aku!"


Ucap Lauriel dengan percaya diri,kemudian mereka berlari kearah satu sama lain,Chris tau pisau bedah tidak akan mempan,oleh karena itu dia membuat sebuah palu dari hologram,dia membuatnya dengan cepat dan hanya membutuhkan 2 detik,dengan palu itu dia mengayunkan kearah Lauriel,Lauriel menghindar kebawah kemudian dia menendang palu itu,namun tendangannya tidak cukup kuat untuk melepaskan genggaman Chris, sebaliknya Chris malah memukul Lauriel yang menghindar kearah bawah namun Lauriel memblokirnya dengan tangan kanannya


"W-woi woi! Kenapa ga sesuai harapan?!!"


Lauriel menendang kaki Chris namun kembali tidak dapat menjatuhkannya,kakinya terbuat dari besi berbeda dengan Lauriel,bagian Lauriel yang terbuat dari logam hanyalah tangan sebelah kanan dan kaki sebelah kiri,sisanya adalah wujud manusianya,dan dia menendang Chris dengan kaki kiri,bukan berhasil menjatuhkannya dia malah merasa kesakitan dibagian tulang kering,Chris mengangkat palunya dan hendak memukul Lauriel lagi agar pertahanannya tembus,namun Lauriel mengarahkan telapak tangan kanannya tepat kearah Chris, tiba-tiba sebuah energi terkumpul dan dari telapak tangan Lauriel menembakkan sebuah energi besar yang mampu membunuh Chris sekali serang,namun Chris berhasil menghindarinya,tidak dapat menghindar sempurna,lengan kanannya putus dan listrik terpancar dari lengan kanannya itu


"Aku kira kamu sudah menyerah"


Ucap Chris,kepada Lauriel yang perlahan bangkit


"Tubuhmu seluruhnya dari logam ya? kaki ku sakit tau menendang kakimu!"


Tiba-tiba Chris lari kedalam kabut yang tebal


"W-woi! Masa kabur sih! Duh ilah"


Sementara Hiki,dia hanya diam disamping tugu pria itu dengan mendengarkan musik, menunggu Chris untuk datang kepadanya namun tidak datang-datang,kemudian dia mendapat panggilan dari Ruby yang telah membaik dan membantu mereka dengan mengawasi pertarungan ini


"Ruby? Sudah sehat?"


"Y-ya..sedikit..Umm Hiki aku baru menyadari,saat Vera melaporkan Chris kabur dari sana,tapi Chris melaporkan kepadaku bahwa dia melihat Chris,penanda milik ku yang berada di tubuh mereka menunjukkan jarak mereka sekitar 200 meter....itu mustahil bukan?! Maksudku,200 meter dalam satu detik itu mustahil! Walaupun ditengah kabut itu tetap mustahil! Dan tadi Lauriel melaporkan jika Chris kembali berlari... sebelumnya jarak Lauriel dan Alvin adalah 145 meter... hanya membutuhkan 1 detik untuk mencapai jarak itu adalah mustahil!!"


Suara Ruby mulai panik,namun Hiki masih mencoba untuk mengerti apa yang hendak Ruby sampaikan


"Selanjutnya adalah kamu! Hati-hati! Hiki!"

__ADS_1


Sambungan mereka terputus,sepertinya gelombang suara terputus ,atau diputus oleh seseorang? Tiba-tiba Chris datang dari balik kabut dengan tubuh tanpa lecet sedikitpun,dia tersenyum kemudian menatap Hiki dengan nafsu membunuh


"Maaf membuatmu menunggu...Hiki~"


__ADS_2