
"Terus Maju!"
Setelah berperang cukup lama,Arthur berhasil memasuki gerbang white house yang dijaga tidak lebih dari 100 orang
"Kalian berputar lah menuju belakang white house!,Negev bersiap untuk membuka pintu!"
Pasukan Arthur hanya tersisa 10 personil dari 30,5 orang memutar menuju pintu belakang sesuai komando Arthur untuk memblokir rute pelarian,sementara Arthur Negev dan 3 orang lainnya berusaha membuka gerbang white house dari depan
"Bersiaplah,mungkin saja mereka telah menunggu dibalik pintu dan mengarahkan senjatanya kepada kita setelah aku membuka pintu ini,tembak saja apa pun yang ada didepan sana mengerti? aku akan langsung menghindar Phil lembar smoke dan flash bang setelah itu kita masuk lalu cari tempat berlindung"
Arthur menendang pintu dengan sekuat tenaga,pintu itu terbuka dan benar saja mereka telah di bidik oleh banyak nya tentara musuh,beruntung Arthur telah menyuruh mereka untuk langsung menembak apa pun yang ada didepan sana,phil melempar sebuah smoke dan flash bank kemudian Arthur dan yg lainnya berlari mencari tempat berlindung
"Cari tempat untuk melindungi diri kalian!"
Arthur berhasil memasuki white house
"Bagaimana dibelakang sana?!"
Ucap Arthur di radio kepada pasukan yang memutari white house
"Kami sedang berperang pak!"
"Terus! Jangan sampai mati! Kita akan bertemu diruang presiden!"
Arthur bertahan sangat lama,mereka jelas kalah jumlah dan mereka berperang diruang sempit
"Bagaimana keadaan di garis depan?"
Ucap Arthur di radio yang terpasang dikupingnya
"Kita telah memasuki kota dan membuat pertahanan"
"Aku memerlukan bantuan,kita kalah jumlah!"
"Maaf Arthur,aku tidak bisa sampai sana secepat itu,kami juga sedang berada dimedan perang sama seperti dirimu"
Arthur terus bertahan dan bertahan,perlahan pasukan musuh mulai mendekat,buruknya lagi ia mendapat kabar jika beberapa pasukan musuh dalam jumlah besar kembali ke white house dari garis depan
"Apa?!...Sial!"
"Ada apa pak?!"
Tanya Negev
"Kita telah dikepung!"
Mendengar itu,mental Negev jatuh begitu juga dengan 3 orang lainnya
"ADA APA?!!! APA KALIAN TAKUT?!! MEMANGNYA APA TUJUAN KALIAN DATANG KESINI?!!"
Mereka hanya terdiam,suara Arthur begitu keras hingga dapat di dengar oleh tentara musuh
Kalian datang ke tempat ini untuk berperang,bagaimana pun kita akan menyukseskan misi ini,kalian telah turun dari pesawat itu berarti kalian telah siap untuk mati bukan?!! JAWAB AKU!"
"Maaf pak"
"Tidak usah meminta maaf,fokus pada peperangan dan satu lagi,aku mohon jangan mati"
Setelah mendapat semangat itu,perlahan Arthur mulai memasuki white house semakin dalam, dia membunuh hampir semua pasukan musuh dan membiarkan yang telah menyerah, ketika ia semakin dalam,ia mendengar bala bantuan musuh yang telah datang
"Sial kita benar-benar telah dikepung!"
"Beruntunglah kau Arthur karena aku belum pergi terlalu jauh"
Ucap seseorang di radio,pesawat yang mengantar Arthur kembali untuk membantu
__ADS_1
"Bedivere!!"
Bedivere menjatuhkan sebuah bom yang daya ledak nya cukup besar untuk membantu Arthur
"Haah,lagi lagi aku membantah perintah hanya untuk menyelamatkan mu"
"Hahahaha!!Terimakasih Bedivere! setelah ini kita akan merayakannya bersama!!!
"Tentu aku akan menunggu mu ditengah kota,jangan lupa ajak Negev bersama mu"
Sebagian besar bala bantuan musuh mati terkena ledakan bom yang di luncurkan oleh Bedivere,Arthur terus berperang,ia semakin dekat dengan pintu ruangan presiden,3 dari mereka yang ikut bersama Arthur tertembak,kini tinggal Arthur dan Negev yang masih bertahan,tapi kelihatannya seluruh pasukan musuh telah berhasil dikalahkan, bangunan itu dipenuhi oleh darah,Arthur menaiki tangga dan melangkah dengan perlahan, sampai didepan pintu,ia bertemu dengan seorang dari pasukan yang ia suruh untuk memblokir pintu belakang,Arthur tersenyum dan menepuk pundak orang itu
"Kerja bagus Lieutenant
"Terimakasih pak"
Arthur membuka pintu,ia melihat seorang kepala negara yang tengah berdiri menghadap kaca,melihat negeri nya yang hancur dengan air mata yang mengalie,kepala negara itu menyadari jika Arthur memasuki ruangan
"Apa maksud kalian menyerang kami disaat seperti ini?"
Kepala negara itu membalikkan badannya
"Katakan dimana bahan pangan disembunyikan"
"Hanya itu?"
"Ya,Hanya Itu"
"Kalian menyerang sebuah negara hanya karena itu?"
"Bukan hanya karena itu tetapi ini untuk ribuan orang"
"Begitu ya,Inggris...Dibawah tanah,pintu masuk untuk mencapai sana ada di bagian timur negara ini, terdapat sebuah pintu besi ditanah yang luasnya seperti lapangan sepak bola"
"Aku membutuhkan kunci"
"Kalian tidak membunuh ku?"
"Tidak pak,kami tidak diberi misi untuk itu,kami hanya akan menangkap dirimu"
"Jika bisa aku ingin mati di depan white house bersama para prajurit ku"
Ucap presiden itu,Arthur membalasnya dengan tersenyum ramah
"Tidak aku tidak akan membunuh mu"
Arthur menyalakan radio miliknya dan memberi kabar itu kepada Moriarty
"Urusan kami juga telah selesai disini,aku akan segera kesana "
Arthur membawa presiden itu keluar white house,di depan sana dia telah di tunggu oleh Moriarty dengan 4 orang di belakangnya
"Kemana yang lainnya?"
Tanya Arthur, Moriarty tidak menjawab pertanyaan itu,ia menaiki tangga dan mendekati presiden tersebut,kemudian dengan pistolnya
"BAMM"
Suara tembakan terdengar nyaring, Moriarty membunuh presiden itu tepat di kepala dihadapan Arthur
"Jenderal?!! Apa yang kau lakukan?!! Kita diperintahkan untuk membawa nya menghadap presiden!!"
Dengan amarah yang memuncak arthur bertanya dengan nada tinggi,dengan senyumannya Moriarty menjawab
"Presiden? Maksudmu pemimpin tidak becus itu? Maaf saja tapi ia telah mati"
__ADS_1
"A-apa yang ka-!!?"
Arthur menarik Moriarty dan mencengkeram kerah baju Moriarty dengan kuat
"Kenapa? Tentu saja karena aku ingin mengambil alih negara ini dari tangan orang bodoh itu"
"Pengkhianat!"
.
"Pengkhianat? Kau tau kan siapa dalang dibalik bencana ini?!! BENAR!! Itu adalah temanmu Harry!!! Selanjutnya adalah giliran mu"
Moriarty memukul Arthur dan menendangnya itu membuat Arthur terjatuh ditanah,kemudian Moriarty menarik pelatuknya dan menembak Arthur,tetapi itu tidak semudah yang ia kira,Negev menaruh badannya untuk melindungi Arthur
"Ne-negev..."
Sementara itu satu orang lainnya yang bersama Arthur,menembak 2 orang yang datang bersama Moriarty,tetapi ia hanya berhasil membunuh 2 orang sebelum ia melepaskan tembakan ketiga ia terjatuh tertembak
"Selamat tinggal Arthur, aku telah membereskan orang-orang yang dekat dengan presiden bodoh itu, termasuk teman mu Bedivere,aku menembak pesawatnya saat masih terbang di udara dan itu adalah pertunjukan yang hebat"
Mendengar itu Arthur semakin marah, mental nya sangat down,Saat ini emosi nya tengah berada diantara Marah dan Sedih
"MORIARTY!!!"
Arthur menendang kaki Moriarty sekuat tenaga,Moriarty menarik pelatuknya tetapi meleset, pistol yang ia pegang terjatuh,Arthur mengambil pistol itu ia mendorong tubuhnya kearah 2 orang pengikut Moriarty dan menembak kedua orang itu di depan mata,Moriarty memukul punggung Arthur dengan siku nya,dengan tangan kiri,Arthur meraih wajah Moriarty yang telah keriput dimakan usia,ia membenturkan kepala nya kepada aspal jalanan,Moriarty menendang Arthur ia bangkit dan mengambil pisau dari pinggulnya sebelum Moriarty berhasil menusuk Arthur,Arthur terlebih dahulu memukul perut moriarty,ia membungkuk lalu Arthur menendang Wajah Moriarty dengan dengkul nya,hidung moriarty mengeluarkan darah,Arthur kembali menerjang Moriarty yang membuat mereka terjatuh,ia mencolok mata kanan Moriarty dengan tangannya, Moriarty berteriak kesakitan,ia menusuk Arthur dengan pisau yang ia sembunyikan di sepatunya, Arthur mengalami pendarahan di bekas luka yang sama,yang ia alami beberapa tahun lalu
"Nggh Sialan Kau!! MORIARTY!!"
Arthur mengarahkan pistol kearah Moriarty dengan sisa kesadaran yang ia punya ia menembak Moriarty, tembakannya berhasil dihalau, Moriarty menendang tangan Arthur pistol itu terlempar jauh,Arthur mengambil pisau di pinggulnya,ia memukul wajah Moriarty dua kali dengan tangan kiri sebelum menusuk nya
"Sialan andai aku 20 tahun lebih muda,Aku melakukan semua ini karena dirinya,ia adalah pemimpin yang sempurna"
"Sebelum itu terjadi,aku akan menghancurkan dunia ini"
"Apa maksudmu? Dengan keadaan mu sekarang? Hahahaha"
Arthur menunjukkan sebuah remot nuklir yang ada dibalik pakaian militer miliknya
"Itu..M-mustahil itu-!..begitu ya!, pantas saja benda itu tidak ada Disana,aku rasa pemimpin negara itu cukup pintar,ia menitipkan benda penting kepada orang yang sangat tepat,Sialan kau Arthur!!!!"
"Harusnya aku yang berkata seperti itu pak tua,dasar tidak tahu diri,diberi susu dibalas air tuba,aku sudah muak melihat muka mu"
Arthur berdiri Diatas tubuh Moriarty,mata mereka saling bertatapan,Arthur mengangkat pisau miliknya tinggi-tinggi
"Aku tidak akan pernah membunuh musuh yang telah menyerah,tidak kecuali dirimu,aku rasa aku mempunyai cara yang lebih baik.. Selamat tinggal,Pak"
Arthur tersenyum,ia menggigit gigi bawahnya dengan kuat, kemudian ia menyayat leher Moriarty, kemudian ia menusuk jantung nya
"Ia mati,aku berhasil membunuh orang ini"
Arthur mundur,dan duduk ditangga memegangi lukanya
"Aww,sangat menyakitkan mempunyai luka di tempat yang sama seperti sebelumnya"
"Harry..misi telah sukses..aku berhasil lagi, Bedivere setelah ini kita akan makan bersama Negev dan latihan bersama...kenapa menjadi begini,teman temanku.. sudahlah,dunia ini tidak akan bisa kembali seperti dulu lagi..Hyperia virus bodoh ini berasal dari manusia yang terlalu terobsesi dengan kekuatan,benar dia adalah teman ku Harry,ini adalah penebusanku,aku tidak ingin orang lain menderita lebih lama karena penyakit ini,maka dari itu,aku akan mengakhiri semuanya,selamat tinggal semua aku akan menanggung dosa semua orang"
Arthur memencet tombol nuklir,daya satu nuklir itu cukup untuk melenyapkan amerika,nuklir itu telah sesuai koordinasi negara diseluruh dunia,total nuklir yang dimiliki adalah 200, nuklir itu berada di bawah tanah di Britania,Pemerintah membuat nuklir itu dengan tujuan baik,yaitu untuk berjaga-jaga ketka negara Britania terancam,bahkan Harry menciptakan nuklir untuk meghancurkan Britania itu sendiri
"Huh,akhir yang melelahkan,tunggu..lebih sakit mati terkena ledakan nuklir atau bunuh diri ya,aku benci rasa sakit sih..hmm aku rasa biarkan nuklir itu membunuku saja eh aduh terserah lah mau mati saja bingung hahaha"
Tawa Arthur perlahan hilang,ia menatap langit melihat asap nuklir yang melintas diudara,dan juga nuklir yang menuju tempatnya
"Kira-kira apa bisa ya nuklir itu dihancurkan..aku rasa tidak,itu terbuat dari baja yang sangat kuat dan telah diuji coba oleh peluru terbaik,penguji itu juga adalah aku.."
Arthur menunggu selama 2 menit sebelum akhirnya nuklir itu mengenai dataran dan meledak
__ADS_1
"Selamat tinggal..."
Seluruh nuklir yang diluncurkan Arthur telah meledak, Arthur juga telah mati begitu juga umat manusia,tidak ada yang tersisa,itu adalah akhir dari kisah dunia ini..dan dunia baru pun dimulai