Hyperia

Hyperia
Hal yang tidak diinginkan


__ADS_3

23 Agustus 2035


06:20 Tenda Peristirahatan


Arthur terbangun dari tidurnya,ia langsung pergi keluar tenda menuju ke kota bawah untuk mendapat sarapan,seperti biasa Negev menemani disampingnya,Ketika diperjalanan menuju gudang persediaan,Arthur mendengar suara keributan yang dikelilingi oleh banyak orang,ia mencoba menghampiri keributan itu,disana terlihat 2 orang personil yang sedang baku hantam,melihat itu Arthur langsung memisahkannya tanpa berifikir panjang karena salah satu dari orang yang sedang bertengkar itu adalah Bedivere sahabat Arthur,


"Bedivere!! apa yang kau lakukan!!?"


Tanya Arthur dengan nada keras,ia mendorong Bedivere menjauh dari kerumunan,wajah bedivere mendapat memar dibagian pipi dan bawah mata sebelah kanan


"Dia mengambil jatah sarapan rakyat sipil,itu tidak boleh dilakukan,semua orang telah mendapat haknya masing-masing,aku hanya membelanya,aku tidak bersalah!"


"Aku tahu,tapi cukup! Ayo kita pergi dari sini sebelum terlibat masalah lebih rumit,pertama-tama ayo obati terlebih dahulu luka mu, Negev bisakah kamu ambilkan peralatan obat?"


"Siap pak!"


Negev pergi mencari kotak obat untuk mengobati luka Bedivere


"Lama tidak bertemu,kawan"


Ucap Bedivere yang masih bisa tersenyum dengan luka di wajahnya


"Ya,sudah hampir 2 tahun kita bertemu,itu semua karena kita ditugaskan di tempat yang berbeda"


"Apa kabar dengan anakmu?"


Tanya Bedivere,mendengar itu Arthur terdiam,ia baru mengingat sosok anaknya,bahkan ia tidak mengetahui bagaimana keadaan istrinya karena terlalu sibuk dengan keadaan masyarakat ia sampai tidak ingat dengan keluarganya,dia terdiam mulutnya rapat,kemudian menatap Bedivere dengan tatapan kebingungan


"Ahhh Maaf Maaf Aku tidak bermaksud.. Arthur"


"Yaa..tidak masalah"


Tidak lama kemudian Negev kembali membawa kotak obat


"Ini pak!"


Arthur mengambil kotak itu dan mengobati luka Bedivere,setelah selesai,mereka bertiga berjalan bersama menuju gudang makanan,disana ramai orang berkumpul berdesakan,dan hawa nya pun panas


"Sialan aku benci situasi ini"


Ucap Arthur jengkel,setelah mengantri lama,akhirnya mereka dapat untuk mereka,kemudian mereka kembali ke tenda untuk makan bersama


"Sebenarnya apa yang terjadi diatas sana,aku dilarang pergi keatas"


Tanya Bedivere


"Intinya,ada hal besar yang terjadi diatas sana"


Bedivere sangat senang bertemu dengan teman lamanya begitu juga Arthur,mereka menghabiskan banyak waktu bersama..


6 Juni 2040


5 tahun berlalu dengan cepat,bahan pangan mulai menipis,bahkan tidak sampai untuk 2 bulan,karena keadaan kritis, Harry memutuskan untuk mengadakan rapat besar yang melibatkan Arthur,pada hari yang telah ditentukan sosok Arthur dengan seragamnya berjalan dengan gagah menuju ruang rapat,di depan pintu ruangan dijaga oleh dua orang prajurit yang berbadan besar,dia membuka kan pintu untuk Arthur dan mempersilahkannya untuk masuk,didalam ruangan itu terlihat Harry dan beberapa petinggi lainnya yang duduk di meja bundar,Arthur kemudian duduk di tempat yang telah disiapkan


"Baiklah mari kita mulai"

__ADS_1


Percakapan dimulai dari Harry yang menjelaskan situasi saat ini


"Inggris tidak akan bertahan lama lagi,persediaan kita tidak lebih hanya tersisa 2 bulan saja, bagaimana pun caranya kita harus segera keluar dari situasi ini,aku sudah menghubungi negara tetangga,tapi percuma tidak ada balasan,juga aku telah meminta bantuan kepada sekutu,itu juga percuma,mereka berkata jika mereka juga membutuhkannya,dan persediaan mereka juga mulai menipis"


"Lalu bagaimana caranya kita keluar dari situasi ini?"


"Itulah penyebab aku mengundang kalian semua,ada yang punya usulan?"


Semua orang terdiam begitu juga Arthur,mereka saling melirik satu sama lain,Arthur menundukkan kepalanya ia menaruh kedua tangannya dibawah dagu,sampai akhirnya Kolonel Moriarty membuka suara,dia berdiri semua mata tertuju kepadanya


"Aku rasa aku mempunyai usulan.."


"Silahkan"


"Satu-satunya cara untuk mengatasi masalah ini adalah merampas dan berperang""


Mendengar itu seluruh orang terkejut,Arthur tampak tidak setuju dengan usulan yang diberikan oleh Moriarty


"Maaf pak, tetapi jika kita melakukan itu,maka kita akan melanggar peraturan dunia yang dimana tidak akan ada lagi perang,lagi pula perang hanya akan membawa kerugian baik bagi kita maupun mereka"


"Lalu? Kau ingin melihat rakyat inggris mati?"


"Tidak,Tetapi Jika kita melakukannya itu apakah anda ingin terjadi perang dunia ke 4? anda sudah pernah melihat keadaan perang dunia ke 3 benar?"


"Lantas apa yang harus dilakukan? Ini adalah situasi hidup atau mati tidak peduli apapun caranya semua orang pasti akan melakukan apapun untuk menyelamatkan nyawa nya"


"Jadi Apakah kau ingin melihat wajah tak bersalah yang mati? Jika kita melakukan itu negeri ini adalah negeri biadap yang tidak mempunyai sifat kemanusiaan,aku tau ini adalah situasi hidup dan mati tapi kita harus pikirkan cara lain"


"Tidak ada cara lain ini satu satunya cara!Semua negara menolak membantu karena mereka juga mementingkan nyawa mereka!"


"Pasti ada cara kita hanya harus tenang untuk berpikir dengan jernih"


"Wala-"


"Cukup!"


Harry menggebrak meja dengan keras membuat Moriarty terdiam,perlahan ia mulai duduk Harry menarik nafas panjang


"memang benar ini adalah situasi hidup dan mati,dan seluruh negara tidak ada yang ingin membantu Inggris itu adalah rencana kejam,tetapi akan ku kesampingkan terlebih dahulu"


"Harry!!"


"Selain cara ini sangat tidak berperikemanusiaan cara ini bukanlah cara inggris kita harus memikirkan cara lain,jika tidak ada,inilah jalan satu-satunya"


"Kau terlalu cepat putus asa, kita harus memikirkan cara lain!"


Rapat dilanjutkan Arthur mulai terasa tidak nyaman tetapi ia memilih bertahan sampai rapat itu selesai


2 bulan berlalu,kini rakyat inggris telah kehabisan bahan pangan,berbagai cara telah dilakukan oleh pihak inggris tetapi itu tidak menghasilkan apa pun,sebulan terakhir rakyat hanya makan satu kali 2 hari dan kali ini bahan pangan telah habis,Arthur mendapat panggilan untuk menemui Harry diruangannya,ia segera menuju kesana,sampainya disana dia disambut dengan wajah serius Harry yang jarang terlihat ia menaruh kedua tangan diatas meja menggenggam satu sama lain dan meletakkannya dibawah dagu


"Jadi?"


Tanya Arthur,Harry memejamkan matanya dan menarik nafas sangat dalam


"Kita akan melakukan apa yang Moriarty usulkan"

__ADS_1


"Harry!!"


"Sadar lah Arthur!,tidak ada cara lain...sejujurnya aku juga tidak menyukai cara ini tetapi mau bagaimana lagi, sebulan ini sudah kupikirkan berbagai cara,tetapi hasilnya nihil"


Hati Arthur sangat berat untuk menerima,dia tidak bisa membayangkan apa yang akan terjadi dengan bumi jika perang dunia ke 4 terjadi,tetapi dia juga tidak mempunyai ide,dengan berat hati ia menerima rencana yang diusulkan oleh Moriarty


"Bagaimana Arthu-"


Arthur memukul Harry dengan keras sampai dirinya terpelanting,dengan alis mengkerut ia menatap Harry yang terjatuh"


"Baiklah,aku lakukan,tapi aku tidak ingin menanggung dosa orang orang yang mati ditangan ku"


"Tentu saja Jangan khawatir Arthur"


Arthur keluar ruangan,dan menutup pintu dengan keras,keesokan harinya Arthur kembali dipanggil bersiap untuk menginvasi negara lain dengan misi mencari bahan pangan, Arthur dengan 1 peletonnya bersiap disebuah lapangan tidak jauh dari white house,dengan perlengkapan yang lengkap dan sebuah masker gas, Artur memimpin sekitar 30 orang salah satunya adalah Negev,disana terdapat 3 kompi lainnya dengan 1000 pasukan,tetapi hanya Arthur yang beranggotakan 30 orang,bukan tanpa sebab, tetapi 30 orang ini lah penentu kemenangan untuk menginvasi daerah yang telah direncanakan,setelah Harry berpidato memberikan semangat selama 30 menit akhirnya mereka semua bergegas menuju daerah tersebut...Semua wajah tegang,tetapi tidak dengan Arthur yang telah terbiasa dengan situasi seperti ini


"Apakah kamu tegang nak?"


Tanya Arthur kepada Negev yang duduk bersebelahan


"Ya pak,ini pertama kali aku berada dalam perang sungguhan"


"Apakah kamu siap untuk mati?"


"Huh?"


"Persentasi kematian di medan perang itu lebih tinggi daripada kembali hidup hidup,itu satu hal yang harus kamu ketaui"


Negev diam sejenak,menelan ludah dan memejamkan matanya


"Siap Pak!"


"Bagus"


Pasukan Britania telah memasuki wilayah musuh,sirine keamanan negara berbunyi,seluruh pasukan mereka panik sementara mereka dibombardir dengan hujan misil dan bom


"Telah dimulai ya"


Berbeda dari yang lainnya,pasukan yang dipimpin oleh Arthur berada di pesawat yang terbang jauh diatas langit,tujuan utama mereka adalah untuk menghancurkan pusat komunikasi lawan dan the white house dimana kepala negara berada, sebelum itu 3 kompi lainnya harus berhasil menarik seluruh pasukan musuh kegaris depan agar pertahanan white house tidak terlalu ketat,salah satu kompi itu dipimpin oleh Moriarty,Arthur masih terbang di udara dengan parasut di punggungnya menunggu sinyal untuk segera melakukan tugas,


Moriarty dikenal dengan sifatnya yang sangat kejam dan tegas, tetapi dia adalah pemimpin yang baik, Pesawat yang dinaiki Arthur berhasil menghancurkan pusat komunikasi musuh,Arthur mendapatkan pesan untuk segera menjalankan misi


"Pasukan musuh telah ditarik,segera jalankan misi"


Ucap seseorang di radio,sebelum turun Arthur berdiri memberi semangat kepada pasukannya


"Dengar! Alasan kita ada disini adalah untuk negeri kita,dibawah sana adalah medan perang,apakah ada salah seorang dari kalian yang merasa takut? Jika ada,kalian boleh diam disini dan menjadi pecundang,kita adalah pasukan yang dipilih untuk melakukan misi penting ini,bagaimana pun caranya,kita harus sukses untuk menjalankannya, tidak ada hasil lain selain dari itu,banyak orang di negara kita yang berharap kita pulang dengan tangan dipenuhi bekal,maka dari itu...SUKSESKAN MISI DAN JANGAN MATI!"


29 orang itu berteriak dengan semangat yang membara,pintu pesawat terbuka


"Ayo pergi!"


Pesawat yang dinaiki Arthur menjatuhkan bom asap,dengan kecepatan tinggi seluruh pasukan turun dengan parasut mereka,setelah semua pasukan turun,Arthur berdiri di pintu, menutup mata dan menarik nafas dalam dalam


"Kau tidak pernah berubah Arthur,kau adalah pemimpin yang baik"

__ADS_1


Ucap pilot yang tidak lain adalah Bedivere,kemudian Arthur terjun dengan teriakan semangat yang membara,sementara itu pasukan yang berperang dibagian depan unggul dalam kesiapan,mereka perlahan maju memasuki kota dan terus berperang,korban berjatuhan,tetapi ini adalah hal yang wajar dari peperangan,Arthur mendarat dengan selamat dia menginjakkan kakinya didepan gerbang white house yang dipenuhi asap,Arthur tidak langsung bergerak,dia diam menutup mata,mendengar suara tembakan yang terdengar jelas


"Ayo kita lakukan"


__ADS_2