Hyperia

Hyperia
New World


__ADS_3

​Miliaran tahun berlalu setelah ledakan nuklir yang telah membinasakan umat manusia,walaupun seperti itu,virus hyperia masih terus hidup mereka terus berevolusi selama miliaran tahun..Keajaiban Terjadi kehidupan kembali tercipta manusia terlahir kembali melalui proses yang dijelaskan dalam Teori Darwin,namun kali ini berbeda,tidak seperti manusia miliaran tahun lalu,manusia yang terlahir kembali saat ini memiiki sel yang menyatu dengan Hyperia,itu dikarenakan nenek moyang mereka yang dulunya terinfeksi oleh virus ini,manusia terus berkembang,sampai di masa keemasan bagi manusia yang hidup berdampingan bersama AI,Virus ini turun temurun walaupun tidak semua sel manusia dapat menyatu dengan virus ini,manusia yang selnya menyatu membuat ia mendapat karunia sebuah kekuatan,apa yang dikatakan Harry adalah benar,semua hanya tunggu waktu sampai manusia sampai di titik itu dan kini manusia telah sampai di titik yang dimaksud..


Oktober,7,5210


"Kami pulang"


Ucap sepasang suami-istri yang kembali dengan membawa bayi di pelukan sang ayah,mereka ditunggu oleh seorang anak kecil yang matanya berbinar binar


"Ayaah,Ibu! Apakah itu adik ku?! Aku ingin melihat wajahnya"


Anak itu melompat-lompat kegirangan,kemudian sang ayah menurunkan tubuhnya untuk memperlihatkan bayi itu kepada anak kecil yang penuh rasa penasaran


"Dia cantik sekali!"


"Benar,Seperti ibu mu nak"


"Ibu-ibu ayo kita masuk,Bennet telah menyiapkan makan malam untuk kita!"


Anak itu menarik narik tangan ibunya dengan penuh semangat dan senyuman di wajahnya,Bennet adalah Robot AI berwujud manusia Milik Keluarga Tersebut,dia tidak bisa bertarung tetapi pandai dalam mengurus rumah tangga


"Selamat datang tuan"


Anak itu duduk bersebelahan dengan ayahnya,sementara sang ibu pergi ke kamar untuk beristirahat


"Waaaah,Makanan Favoritn ku lagi!! Terimakasih bennet"


"Dengan senang hati"


"Jujur saja ayah bosan memakan sayur setiap hari"


"Tetapi sayur itu bagus untuk tubuh"


Anak itu sangat ceria ia makan dengan lahap,setelah selesai makan mereka kembali ke kamar mereka masing-masing untuk beristirahat


"Bennet tolong bantuannya ya,ohiya ayah selamat malam"


"Selamat malam Vera"


Umur Vera pada saat itu adalah 6 tahun,anak yang baru lahir itu berkelamin perempuan dan diberi nama Vere,Seiring berjalannya waktu,Vera dan Vere tumbuh menjadi anak yang pintar dan sehat 6 tahun berlalu,hari ini adalah hari kelulusan Vera serta penyambutan murid baru yang akan diikuti oleh Vere,mereka diantar oleh kedua orang tua mereka menaiki kendaraan yang di kendarai oleh bennet menggunakan mobil udara,sesampainya di sekolah Vere sangat bahagia,dia adalah anak yang aktif dia tersenyum lebar memasuki sekolahan yang sama dengan kakak nya


"Akhirnya aku sekolah"


Ucap Vere dengan tertawa


"Vere jadilah anak baik,jangan seperti kakak mu yang selalu terlambat dan sering terkena kasus perkelahian"


"A-ayah! Mereka yang mencari masalah dengan ku,mereka menganggu ku,jadi apa salahnya aku melawan?!"


"Benarkah itu?"


"Ibu pegang tangan aku"

__ADS_1


Ucap Vere ,dibalik senyumnya ternyata ia sangat gugup di hari pertama nya masuk sekolah,karena ini adalah hal baru baginya


​"Ayo kita masuk"


Ayah ibu,bennet dan Vere masuk ke gedung sekolah,sedangkan Vera pergi menuju ruang ganti karena ia akan memainkan sebuah drama perpisahan,Vere duduk di kursi paling depan bersama ayah dan ibunya,tidak lama kemudian tirai panggung dibuka acara dimulai,disana terlihat Vera yang menjadi pemeran utama dari drama itu


"Kakak!! Ibu Ayah Itu Kakak!!"


Ucap Vere menunjuk kearah kakaknya,Vera hanya melirik dan tersenyum kepada Vere,setelah acara selesai Vera menemui Vere yang menunggunya di depan kelas bersama bennet,Vere menghampiri nya berlari kearahnya


"Kakak!!"


Vere berlari kearah Vera,kemudian Vera mengangkat tubuh Vere dan berputar


"Hahahaha!!"


Vere tertawa lepas bahagia,orang-orang disekitar yang melihat ikut tertawa karena senyum Vere yang masih tulus dan polos


"Bagaimana penampilan kakak?"


"Apa? Itu adalah pentas drama yang paling buruk yang pernah aku lihat"


"Oh..gitu ya.."


"Bercanda Kak,itu adalah acara yang sangat fantastis aku ingin melihatnya lagi!"


"Ya ampun kamu hampir saja membuat ku sedih"


Vera mencubit pipi Vere,kemudian orang tua mereka datang menghampiri Vere dan Vera yang sedang bergurau


Ucap sang ibu memuji Vera,mendengar itu Vera tersipu malu,wajahnya memerah,kemudian sang ayah merangkul tubuh Vera dengan senyum di wajahnya


"Benar benar mirip dengan diriku,benarkan bu?"


"Tentu saja karena kamu ayahnya"


"Ohiya Vere kamu akan sekolah esok,hari ini adalah penyambutannya dan besok adalah hari pertama mu sekolah, sedangkan Vera..selamat kamu telah lulus"


"Benarkah Itu ibu?!!"


"Ya,walaupun kamu sering berkelahi dan telat,bahkan beberapa kali bolos,tetapi kamu adalah anak yang pintar,itu yang dikatakan guru mu"


"Syukurlah.."


Vera meneteskan air mata bahagia,Vere mengambil sapu tangan di kantung bajunya,kemudian mengelap air mata Vera


"Selamat Kakak!"


"Terimakasih Vere"


Ketika sedang di tengah kebahagiaan itu,terdengar suara ledakan dari tengah kota di ikuti dengan suara sirine yang terdengar keras

__ADS_1


"Apa itu?!!"


Vera menurunkan Vere dan melihat kearah jendela sekolah,ia melihat para AI yang menyerang manusia bahkan membunuhnya,melihat itu Vera sangat shock,ia mundur 2 langkah dan menutup mulutnya,tidak lama terdengar teriakan dari dalam ruangan kelas


"Apa yang terjadi Vera?!!"


"L-l-lihat itu ayah!"


Salah satu AI mendekati Vera dan keluarganya dengan sebuah senjata tajam di tangannya,sang ayah menghalangi dan menyuruh keluarganya untuk lari


"Vera! aku tahu apa yang terjadi! Para AI telah hilang kendali,mereka dikendalikan oleh seseorang...lari Vera! Selamatkan adik mu dan ibumu! Bawa bennet bersama mu! Dia tidak akan kehilangan kendali karena dia adalah ciptaan tangan ku sendiri,berlari lah ke ruang bawah tanah,disana kalian akan aman! Cepat lari!!Vera!"


Vera berlari bersama ibu dan adiknya,Vere digendong oleh bennet ,mereka menuruni tangga dan berlari secepat mungkin,beberapa AI menyerang tetapi mereka berhasil menghindarinya,ketika di pintu gedung dan hampir keluar, mereka dikejutkan oleh AI yang melompat kearah Vera dengan pisau ditangannya


"Vera!"


Sang ibu melompat mendorong Vera hingga terjatuh,namun itu tidak menggagalkan usaha AI tersebut,sang ibu terbunuh di tebas oleh AI tersebut,tubuhnya terbelah menjadi dua,Vere yang melihat itu dengan jelas langsung berteriak,membuat perhatian Para AI lain tertuju kepada mereka,begitu juga dengan Vera melihat ibunya meninggal ia terjatuh lemas,walau seperti itu,dia masih mempunyai perintah yang dberikan ayahnya untuk menyelamatkan keluarganya,Vera mengigit bibir bawahnya agar merasakan sakit dan tidak menangis


"Ayo Bennet!!"


Bennet berlari menggendong Vere dibelakang Vera,Vere masih menangis di pelukan Bennet,Kini ada 7 AI yang mengejar Vera,pemandangan disekitarnya dipenuhi dengan mayat dan darah begitu juga dengan AI yang telah mati,tetapi Vera terus berlari tanpa memperdulikan hal itu,setelah lama berlari ia hampir sampai dirumahnya


"Eh..kenapa??"


Vera terjatuh,kali ini ia benar benar putus asa,rumahnya dipenuhi dengan AI,tidak tahu kenapa penyebabnya,tapi saat itu Vera telah kehilangan harapan,ia mengambil Vere dari bennet dan memeluknya dengan erat


"Vere,maafkan kakak,maafkan kakak"


Vere hanya menangis,dia juga memeluk Vera dengan erat


"Tuan serahkan ini kepada ku,memang aku tidak bisa mengalahkan mereka,tetapi aku bisa menghambatnya,lari lah,cari tempat aman,pergilah,aku akan menangani mereka"


Bennet berjalan melangkah ke hadapan Vera,Vera melihat kearah bennet yang berdiri ia terkejut karena bennet memegang sebuah senjata,pada awalnya bennet diciptakan hanya untuk membantu pekerjaan rumah,dan tidak bisa bertarung bahkan memegang senjata,Para AI yang ada dirumah Vera menyerang Bennet


"Terimakasih,Bennet!!"


Bennet menembak AI yang menghalangi rute pelarian Vera,kemudian dia berlari ke arah AI lainnya dengan pisau di tangannya,Vere terus berlari tanpa arah membawa Vere yang terus menutup matanya


"Vere aku berjanji pada mu,kita akan baik-baik saja!"


Dia berlari cukup jauh,sampai di depan sebuah dinding besar tiba tiba kesadaran Vera sedikit demi sedikit menghilang


"E-eh apa yang?? kenapa kepalaku.."


Perlahan penglihatan Vera kabur,


Vera menurunkan Vere kemudian dia berlutut dan terjatuh ke jalanan


"K-kakak bangun kak! Jangan tinggal kan aku,kak aku takut kak! Bangun kak aku mohon"


Vere menangis,dia sangat ketakutan,berusaha mencari pertolongan tetapi tidak ada yang datang,tiba tiba 4 orang dengan pakaian tertutup datang menghampiri Vere dan Vera

__ADS_1


"Keluarga Ashley ini dia"


Ucap salah seorang dari mereka


__ADS_2