Hyperia

Hyperia
Tanah Kosong Mesopotamia


__ADS_3

Hiki berjalan di lorong rumah sakit bersama Lauriel,mereka memasuki sebuah kamar rumah sakit tempat Max berada, sampainya di depan kamar 201,mereka membuka pintu dan mendapati Max yang terbaring lemah


"Hiki,kamu datang"


Ucap Max,Selain Max disana juga ada Alvin yang sedang merokok di sisi kasur


"Jadi,bagaimana dengan tentang adik Vera? Ada hasil?"


Lauriel dan Hiki terdiam,mereka baru saja kehilangan petunjuk utama tentang adik Vera,dan itu sangat disayangkan


"Sherlock mati"


Ucap Lauriel yang masih menundukkan kepalanya, sementara itu Vera dan Lucia tengah berjalan-jalan ditengah kota,mereka duduk di sebuah kursi taman sambil memandangi keindahan kota Asgard


"...Lucia,bagaimana kamu bisa berakhir masuk ke penjara Great Shackles?"


Lucia menarik nafas panjang


"Aku dituduh...dijebak.."


Vera rasa dia tidak ingin terlalu jauh tentang itu,hanya covernya saja itu sudah cukup untuk Vera dia tidak ingin terlalu mengetahui tentang detail kejadian itu,situasi sedikit canggung karena Lucia yang tidak pernah berbicara selain ketika ditanya oleh Vera


"Oh benar,kamu lapar Lucia?"


Lucia menoleh kearah Vera


"Sedikit,apakah kamu lapar? Kita bisa mengunjungi rumah makan kalau begitu"


"Ide bagus"


Mereka berdiri dari kursi taman dan berjalan untuk mencari tempat makan,pada saat berjalan di tengah kota,dia melihat sebuah robot yang tingginya sekitar 3 meter milik pemerintah Asgard yang menjadi ikonik kota Asgard,robot itu dilengkapi oleh sistem keamanan tinggi dan sistem bertarung yang sangat baik,walau tubuhnya besar bukan berarti gerakannya lamban


"Robot itu besar sekali"


"Kamu benar Vera..."


Mereka berdua memandangi robot itu yang juga dikelilingi oleh ramai orang,mereka memandangi kehebatan teknologi milik Asgard,setelah 6 tahun lalu terjadi kekacauan di kota Asgard yang disebabkan oleh Jo dan Hiki,kejadian itu membuat rakyat Asgard meminta pemerintah Asgard yang lama diminta untuk turun dari jabatannya dan di ganti dengan pemerintah baru,kemudian pemerintah yang baru memperbarui sistem keamanan Asgard dan memperketat keamanan kota Asgard, setelah memandangi cukup lama,mereka melanjutkan perjalanan mereka dan sampai di sebuah restoran dekat dari sana


"Kamu pesan apa Vera?"


Vera melihat menu dari restoran itu,harganya tampak mahal namun dengan uang yang diberikan oleh Hiki, makanan di menu itu bukanlah apa-apa

__ADS_1


"Aku...ingin sup ini saja,dengan air mineral"


"Kalau begitu aku akan memesan daging sapi sebagai makanan pembuka dan es krim sebagai makanan penutup,untuk menu utama aku ingin sup ini!"


"Apakah kamu yakin bisa menghabiskan semua itu?"


"Tenang saja! Perutku ini bisa melebar!"


Beberapa saat kemudian pesanan mereka sampai dan mereka menyantapnya dengan lahap, tiba-tiba dari luar terdengar suara teriakan para warga Asgard yang terdengar sangat panik,kemudian Vera berdiri dan berjalan ke jendela restoran dan melihat beberapa robot mulai lepas kembali,debgan kata lain robot-robot itu menyerang para warga,sistem mereka yang telah di setel untuk melindungi warga dan melakukan pekerjaan yang telah ditentukan,kini malah menyerang warga Asgard


"Ini...sama seperti...masa laluku"


"Ada apa Vera?"


Lucia ikut berdiri dan berjalan ke arah Vera dan berdiri disebelahnya, ekspresi nya langsung berubah ketika melihat seorang robot yang membunuh seorang pria tepat di hadapannya


"Huh?!!"


Vera langsung menghubungi Hiki dengan telpon hologram miliknya


"Hiki!"


"Ya,aku tau,kami juga sedang berhadapan dengan para robot itu,kota ini tidak aman, kita harus segera pergi dari sini"


"Kalau begitu,aku akan meninggalkan mu dan menunggu mu di kota lain,aku akan memberikan lokasinya,itupun jika kamu berhasil selamat,dan suruh Lucia untuk menemui ku di bawah jalan raya utama kota Asgard,aku menunggu nya disana"


Hiki mematikan teleponnya,kemudian Vera menyampaikan bahwa Lucia harus menemui Hiki di lokasi yang telah ditentukan,Vera dan Lucia kemudian keluar dari restoran itu dan berlari melewati para robot yang hilang kendali,mereka menerobos dan bahkan harus menghadapi beberapa robot yang menghalang mereka, sesampainya di tempat yang ditentukan Hiki telah menunggu dengan mobil ambulan yang mereka bawa,Lauriel duduk di atas mobil,Max di kursi penumpang depan,sementara Alvin memegang kursi pengemudi


"Oh! Dateng juga kamu Vera!"


Ucap Lauriel,Lucia jalan menghampiri Hiki dan kemudian dia membalikkan badannya kepada Vera


"Kamu beneran yakin tuh Vera? Mau kembali kesono? Kan gak ada yang perlu di lakukan juga,toh malah jadi bahaya buat kamu"


Lauriel terlihat mengkhawatirkan keselamatan Vera,namun tidak dengan Hiki,dia malah berdiri menatap Vera yang masih tanpa ekspresi


"...kamu benar,mungkin aku sedikit naif,tapi..."


"Kamu ingin mencari adikmu kan Vera?,aku memiliki perkiraan jika orang yang melakukan kekacauan disini adalah orang yang sama yang menjadi penyebab kehancuran dikota mu"


Hiki berkata seperti itu dengan langkah yang mulai memasuki mobil,sementara Lucia sudah berada di dalam mobil dan dia menatap lurus ke Vera

__ADS_1


"Itu masuk akal"


"Aku telah meminta Ruby untuk mencari lokasi dari pelaku yang meretas sistem keamanan Asgard,mungkin akan membutuhkan waktu lama,namun setelah lokasinya ditemukan,maka kita akan langsung kesana,sementara kita menunggu kabar dari Ruby,kita harus pergi ke kota lain"


"...baiklah,aku paham"


Vera berjalan dan menghampiri Hiki, kemudian dia naik kedalam ambulan dan duduk di kursi belakang,sementara Lauriel masih duduk diatas mobil,tidak lama kemudian Alvin menginjak gas dan mereka pun keluar dari kota Asgard


"Jadi,kita akan kemana?"


"Tanah kosong Mesopotamia"


Di dalam perjalanan,suasananya hening,ini adalah situasi normal ketika mereka berkumpul,Hiki fokus kepada handphonenya,Alvin masih mengemudi,sementara Lucia dan Max tertidur,setelah cukup jauh dari kota Asgard Lauriel yang duduk di atap mobil berkata


"Ah Hiki sebentar lagi kita akan melewati lautan kematian"


Itu adalah nama yang asing di kuping Vera,dia belum pernah mendengar tempat itu,di kaca mobil terlihat sebuah tembok yang sangat besar menjulang tinggi ke langit,tembok itu membentuk lingkaran dan entah kenapa banyak sekali suara bising dari dalamnya


"Hiki,apa yang ada di dalam bangunan itu? Kenapa kedengarannya ramai sekali?"


Hiki melirik kearah Vera kemudian menatap ke arah yang dimaksud Vera


"Kamu tau zombie?"


"Ah film zombie,iya aku tau,kenapa?"


"Itu bukanlah cerita fiksi,zombie itu nyata,malah film zombie terinsipirasi dari apa yang ada di dalam sana"


"Apa maksudmu?"


"Di dalam sana ada banyak ratusan ribu orang bahkan lebih, orang-orang yang ada di dalam sana adalah orang yang terjangkit virus Hyperia dan tidak bisa mengendalikannya,kamu tau? Ketika kamu tidak bisa mengendalikan kekuatanmu, maka kamu akan dimakan oleh kekuatan itu,selalu ingat bahwa ini adalah Virus,bukan kekuatan seperti yang ada di film-film,ketika kamu kehilangan kendali,maka kamu akan dimakan oleh kekuatan itu"


"Tapi Hiki..bukankah kekuatanmu itu diluar nalar? Maksudku,kamu memiliki kekuatan yang bisa memanggil sebuah lubang hitam yang dapat melemparkan jutaan pedang dan senjata lainnya..."


"Aku tau,dan kamu tidak perlu tau"


Mendengar itu Vera langsung terdiam,dia masih mendengar suara jeritan dari dalam bangunan yang berbentuk lingkaran besar nan menjulang tinggi itu,setelah melewati lautan kematian,mereka akhirnya sampai di tanah kosong Mesopotamia,walaupun namanya tanah kosong,namun luar biasa,itu adalah kota yang sangat maju seperti kota-kota lainnya,mereka dapat memasuki kota itu dengan mudah,karena kota itu menganut kata kebebasan,yang berarti semua orang bebas melakukan apapun,namun bebas melakukan apapun bukan berarti semua orang dapat bertindak seenaknya,di kota ini menggunakan sistem Kasta,ada 5 kasta,Tertinggi,Menengah Atas,Menengah,Menengah Bawah,dan Terendah,masing-masing kasta berdasarkan silsilah keluarga,jika berada di keluarga bangsawan, maka sudah dipastikan berada di kasta menengah atas sampai tertinggi,jika berasal dari keluarga tidak mampu,maka akan berada di kasta terendah,dan kasta terendah inilah yang selalu di perbudak,namun bukan berarti kasta terendah akan selalu berada di paling bawah,namun mereka bisa naik kasta dengan membayar sejumlah uang,tidak ada keamanan disini,ada robot pun hanya untuk menjadi pembantu dan pekerja,mereka berlima masuk ke dalam kota Mesopotamia dan berhenti di depan sebuah kafe


"Tanah kosong...ini sih luar biasa"


Ucap Vera yang terkesima dengan kota Mesopotamia yang sangat terang dan dihiasi oleh banyak neon berwarna warni,disana juga ada kereta yang berjalan di atas rel hologram dan beberapa kendaraan lainnya,ketika mereka baru turun dari mobil Hiki mendapat telepon dari Ruby

__ADS_1


"Ruby,ada apa?"


"Orang itu! Ada disana!"


__ADS_2