Istri Diatas Kertas

Istri Diatas Kertas
Hubungan terlarang


__ADS_3

Sedangkan di tempat lain, sebelum Serena menelepon Arya dia baru menyelesaikan percintaan nya dengan selingkuhannya bernama Jack.


Mereka menjalin hubungan terlarang selama kurang lebih dua bulan yang lalu, sebenarnya Serena mencintai Arya dan tentu hartanya juga, tapi karna Mereka menjalin hubungan LDR dan Arya yang terlalu sibuk, Serena yang memang hyper *** jadi dia sangat membutuhkan sentuhan tetapi pacarnya sangat taat agama dan hanya melakukan kissing tak lebih.


"yeobo... geunyang Aryawa heeojineunge eottaeyo, nado geuboda deol bujago dangsin-eun daleun sinnyeom-eul gajigo iss-eoyo. naega hangsang dangsin-eul wihae geogi issgi ttaemun-e dangsin-i nawa hamkkehaneun geos-i deo johseubnida (Sayang... kamu kenapa tidak putus dengan si Arya saja, aku juga tidak kalah kaya darinya dan lagi kalian berbeda keyakinan. lebih baik kamu sama aku karna aku selalu ada buat kamu)" Rayu Jack dengan suara berat namun sexy tak lupa mencumbu tubuh polos kekasih gelapnya dengan tangan yang aktif memberi rangsangan untuk Serena.


(Anggap saja bahasa Korea)


" Ahh Jack hentikhan... akhu tidak men..cintai... mu.. kitahh men..ja..lin ahh hu..bu.nganhh gelap.. ini karena sama sama salinghh membutuhkan ahh" Ucap Serena sambil mendesah ketika Jack kembali memasukinya.


***


Arya POV


Setelah telepon terputus, Aku kembali memfokuskan pandanganku ke depan. setelah beberapa saat kendaraanku sudah berhenti di depan gerbang kediaman calon istriku, eh ralat calon istri kontrak ku.


Disana sudah ada gadis cantik yang sudah menunggu. Cantik si, sangat cantik dan aku mengakuinya, aku tidak munafik dia memang sempurna tapi aku tidak tertarik. Secantik apapun wanita diluaran sana aku tetap mencintai Serena seorang. Tak lupa aku juga sudah menyiapkan perjanjian pra nikahnya dengan gadis mungil itu.

__ADS_1


***


Arya menurunkan kaca mobilnya dan menatap Raina datar.


" Ayo masuklah, saya sibuk dan tidak punya banyak waktu " Ucap Arya datar.


" Aku saja yang menunggu dari tadi tidak komplen,memang dirinya saja yang sibuk dasar kutub es" Gerutu Raina dalam hati sambil memasang wajah cemberut setelah memasuki mobil.


" Jangan menyumpahi saya dalam hati " Ucap Arya datar sambil mendekatkan dirinya pada Raina.


" Omo mau apa dia " Seru Raina dalam hati sambil memejamkan matanya kuat kuat.


" Heh gadis cilik!! kamu jangan berfikir macam macam saya tidak tertarik padamu. Saya hanya ingin mengaitkan seatbelt, dasar gadis tepos " Ucap Arya sinis


" Tepis begini juga banyak yang menyukaiku ketika aku diingris, tidak seperti ka Arya perjaka tua karatan!! " Ejek Raina tidak kalah sinis.


" Kau!! "

__ADS_1


" Apa?! "


" Sudahlah, mengalah saja dengan gadis tepos sepertimu " Ucap Arya menghela nafas dan kembali menghidupkan mesin kendaraannya untuk menuju kebutik langganan ibunya.


" Kenapa nasibku begini Ya Allah, memiliki calon suami yang kutub es dan muka tembok huhuhu " Gerutu Raina dalam benaknya.


***


" Sudah ayo turun " Ucap Arya sambil meninggalkan Raina begitu saja berjalan memasuki butik.


" Astaghfirullah, sabar Raina sabar... orang sabar disayang Allah " Kata Raina langsung turun dari mobil menyusul langkah kaki Raian yang lebar.


" Halo selamat datang Tuan Muda Arya dan Nona Raina " Kata sang menejer butik dengan sangat ramah.


" Mba tolong bantu dia memilih gaun, terserah mau yang mana saja. Turuti saja keinginannya, saya akan menunggu disini " Ucap Arya datar sambil mendudukan dirinya di kursi.


" Baik Tuan Muda Arya, mari nona muda " Jawab menejer butik sambil melangkah pergi diikuti Raina dari belakang.

__ADS_1


Bersambung....


__ADS_2