
Sebenarnya ruangan Kerja Arya didalamnya memiliki empat ruangan. Pertama kamar tidur, kamar mandi, meja kerja dan ruang buku yang terdapat sofa dan meja yang ditempati oleh Arya dan Raina untuk makan.
Jika mereka makan diruang kerja, mungkin akan ketahuan oleh Satya, karna ruangan kerja Arya memiliki kaca besar yang bisa melihat keluar ruangan begitu pula sebaliknya.
Raina mulai membereskan sisa sisa makanan mereka, tak lama Arya membuka suara,.
" Baru pertama bekerja sepertinya kamu sudah sangat akrab dengan si Satya, hebat sekali ya kamu... kamu bekerja disini untuk bekerja bukan mencari pacar, jadi jangan kegatelan dan ingat kamu masih istri sah saya " Kata Arya sinis.
Raina sangat marah mendengar hal itu, apakah dia seperti wanita tidak benar di mata suaminya, sampai Arya tega menuduhnya kegatelan?.
" Aku menghargai Kaka karna Kaka suami ku, tapi ka Arya jangan seenaknya sama Nana, Ka Arya mempunyai kekasih walaupun kita suami istri sah. Nana gak ikut campur soal urusan pribadi Kak Arya. Dan kak Arya harus ingat dengan perjanjian yang Kaka buat, bahwa kita berdua tidak boleh mencampuri privasi masing masing, dan yah jika kak Arya saja memiliki kekasih. Kenapa aku tidak boleh.. " Sahut Raina dengan dinginnya.
" Saya permisi Pak " Kata Raina kembali dengan formal dan sopan setelah itu berlalu pergi meninggalkan Arya yang sedang terpaku.
" Argh berani sekali dia!! terserah dia ingin dekat dengan siapapun aku tak peduli " Kata Arya marah menggertak giginya.
***
__ADS_1
Setelah kejadian itu, Raina tetap melayani segala kebutuhan Arya seperti biasa membangunkan tidur, menyiapkan pakaian, menyiapkan makanan dll. Tapi sifat Raina sedikit berubah, tidak ceria seperti biasanya dan lebih dingin pada Arya.
Hari hari Raina lalui bekerja di kantor dengan biasa, tak terasa sudah 3 minggu Raina bekerja di Nugraha Company, banyak Karyawan laki laki yang memberikannya coklat, bunga atau yang lainnya, dan banyak karyawan laki laki dan perempuan yang ramah dan menganggapnya teman, tapi ada sebagian karyawan perempuan yang iri, dan menatap peermusuhan pada Raina.
Dan Rainapun sering di ajak makan siang bersama oleh Satya, kadang Satya menawarkan tumpangan untuk pulang bersama tapi Raina selalu menolak berbagai macam alasan. Banyak gosip yang beredar bahwa mereka sedang dekat, tapi Raina menganggap Satya sebagai kakanya.
Arya sebenarnya tidak suka dengan kedekatan mereka, tapi buru buru dia tepis pemikiran itu, dan mencoba mengabaikan kedekatan Satya dan Raina yang seperti pasangan kekasih.
" Raina kamu sudah mengosongkan jadwal saya selama satu minggu? " Tanya Arya datar.
" Sudah Pak " Jawab Raina formal.
" Baik Pak saya tidak akan mengecewakan anda, saya permisi " Kata Raina datar setelah itu berlalu pergi.
Tok tok tok
" Permisi Bos ".
__ADS_1
" Masuk ".
" Ada apa bos memanggil saya? " Tanya Satya.
" Satya tolong kamu hendle seluruh pekerjaan seperti biasa ketika saya pergi ".
" Siap Bos ".
" Yasudah kamu boleh kembali ".
***
Sekarang seperti janji Arya pada Serena bahwa dia kan berkunjung ke Korea untuk menghabiskan waktu berdua, mereka tidak memiliki banyak waktu karna keduanya sama sama sibuk dengan pekerjaan mereka,
Arya sudah tidak sabar bertemu dengan sang kekasih pujaan hati, tak lupa dia membeli hadiah Tas merek Gucci dan kalung berlian dengan harga fantastis sesuai keinginan sang kekasih.
Bersambung...
__ADS_1
Jangan lupa like, vote and komen