Istri Diatas Kertas

Istri Diatas Kertas
Memilih Gaun Pengantin


__ADS_3

" Mari Nyonya Nugraha saya tunjukan gaun gaun yang paling bagus khusus untuk Nyonya muda " Ujar sang menejer sambil memasuki ruangan yang dipenuhi gaun gaun yang sangat indah dan cantik.


Pandangan Raina tak lepas dari gaun gaun indah yang dia lihat, Raina ingin mencari gaun yang simpel karna dia tidak terlalu suka gaun panjang dan mengembang karna menurutnya itu akan sangat merepotkan. Dia mulai melangkah melihat lihat gaun yang cocok untuknya.


Mata Raina terpaku melihat gaun yang sangat simpel dan elegan.


" Mba harga gaun ini berapa ya? " Tanya Raina pada Menejer butik itu.


" 20 Miliar Nyonya muda " Kata sanga menejer butik dengan entengnya.


" Apa!! " Teriak Raina kaget, jantungnya hampir lepas mendengar harga gaun yang sangat fantastis menurutnya.


Raina mulai mengatur nafasnya setelah sadar dari keterkejutan " Hehehe tidak jadi yang ini Mba terlalu mahal " Kata Raina sambil menggaruk tengkuknya yang tidak gatal


" Huh mahal sekali, aku saja jika membeli baju yang harganya Seratus sampai Limaratus ribu paling mahal hadiah ulang tahun yang ayah berikan padaku, ini 20 Miliar bisa buat membeli bajuku berlusin lusin " Gerutu Raina.


" Nona muda tenang saja, Tuan Muda Arya sudah menyuruh saya untuk mengambil gaun apa saja yang dipilih nona, Lagipula Tuan Muda Arya adalah orang paling kaya se Asia jadi hanya gaun ini saja bukan apa apa untuk tuan muda " Ucap Menjer butik sambil tersenyum ramah.


" Memang sultan, sudahlah rezeki tidak boleh di tolak " Kata Raina dalam benaknya.


" Yasudah terimakasih Mba, saya keruang ganti dahulu " Kata Raian memasuki ruang ganti.


***

__ADS_1


" Kak Arya " Panggil Raina pada Arya yang sedang fokus menatap ponselnya.


Arya yang sedan membalas pesan dengan clienny, menoleh kearah sumber suara. Mata Arya terpaku pada objek dihadapannya yang sangat indah.



Visual Raina yang memakai gaun pengantin


" Cantik " Kata Arya spontan dengan suara sangat lirih dan tidak terdengar oleh Raina


" Sadar Arya kamu itu sudah memiliki kekasih. Coba saja jika ini Serena, pasti aku akan sangat bahagia " Kata Arya dalam benaknya.


" Ka Arya diam saja, bagaimana menurut ka Arya? " Tanya Raina dengan memutar mutar tubuhnya, ada pancaran kebahagian dalam mata Raina. Tanpa sadar Arya mengulas senyum tipis, sangat tipis dia merubah kembali ekspresi wajahnya datar.


" Yasudah aku ganti lagi deh " Ucap Raina Ining melangkah pergi tapi dihentikan oleh Arya.


" Sudah itu saja, jangan membuang waktu berharga saya "


" Tuan muda Arya ingin memilih Jas? "


" Bawakan saya satu sytel Jas "


" Silahkan Tuan muda " Ucap menejer butik.

__ADS_1



Sytelan Jas Arya Nugraha


" Subhanallah kak Arya selalu tampan, tapi sayang dia menyebalkan " Kata Raina dalam hati dengan mata yang tak berkedip.


" Kenapa? kau baru menyadari bahwa saya sangat tampan dan berkharisma " Ucap Arya percaya diri, entah sejak kapan Arya sudah berada dihadapan Raina yang sedang terpukau.


" Huh percaya diri sekali, dasar Tuan Muda sombong "


***


Raina dan Arya sekarang sedang membeli cincin pernikahan, seperti biasa Arya hanya duduk di kursi sedangkan yang memilih cincin adalah Raina.


Arya sama sekali tidak perduli dengan pernikahan ini.


Raina memilih cincin yang simpel dan elegan.



" Sudah selesai , ayo kita kerestauran terdekat untuk makan siang dan menandatangani kontrak pernikahan " Ucap Arya datar.


" Oke siap " Kata Raina antusias, Raina tidak pernah sedih walaupun pernikahan ini pernikahan kontrak, dia tau jika pernikahan kontrak adalah dilarang oleh agama tapi mau bagaimana lagi ini adalah balas budi untuk kebaikan Om Martin pada keluarganya. Biar waktu yang menjawab, Raina hanya akan berusaha menjadi istri yang baik dan Allah pasti memberikan jalan yang terbaik.

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2