
Tok tok
Pintu ruangan itu terbuka dan menampilkan seorang pria tampan yang tak lain adalah Asisten pribadi Arya yaitu Satya.
" Oh Raina, ada apa? ".
" Kata Pak Arya, saya disuruh belajar dan menanyakan apa saja tugas tugas yang akan saya lakukan pada Kak Satya " Kata Raina.
" Oh baiklah, mari saya ajarkan apa saja tugas tugasmu ".
Merekapun duduk di meja kerja Raina dengan Satya yang berada disisinya untuk menjelaskan apa saja yang akan Raina kerjakan.
" Jadi kamu harus bla, bla, bla..... ".
Sesekali Satya melemparkan lelucon yang membuat Raina tertawa. Sedangkan Arya yang melihat interaksi keduanya melalui kaca transparan, terbesit rasa tidak suka tapi Arya cepat cepat menyingkirkan pemikiran tersebut dan kembali fokus pada dokumennya.
Tapi Arya tidak bisa fokus, karna melihat interaksi keduanya yang terlihat sangat akrab walaupun mereka baru bertemu. Bahkan padanya saja Raina tidak memberikan senyum tulus seperti itu.
Kring Kring..
" Halo dengan Sekretaris Raina disini "
" Raina jangan banyak bercanda, saya mengawasi kamu!! " Ucap Arya tegas membuat pandangan Raina menoleh ke ruangan Arya yang sedang menatap Raina tajam.
__ADS_1
" Aduh mampus, aku lupa Lelaki menyebalkan itu bisa memantau apa yang ku lakukan " Rutuk Raina pada dirinya sendiri.
" Ah ya maaf Pak ".
Tut Tut Tut
Satya yang tau siapa yang berbicara dengan Rainapun merasa bersalah karna melihat Raina yang seperti dimarahi dan melihat bosnya yang menatap tajam mereka.
" Maaf ya na, pasti bos memarahimu ya padahal aku yang mengajak kamu bercanda " Ucap Satya merasa bersalah.
" Ah tidak apa apa ka, jadi ayo kita lanjutkan lagi. sampai mana? " Ucap Raina mengalihkan ucapan Satya yang terlihat merasa bersalah.
***
Setelah mengajari Raina tentang apa saja tugas tugas yang akan Raina kerjakan, Satyapun mengajak Raina untuk makan siang bersama di kantin yang berada di kantor. Raina menganggukan kepalanya karna dia juga tidak ada teman. Tapi ketika Raina sedang merapihkan meja kerja nya dengan Satya yang membantu, tiba tiba ponsel Raina berdering dan tertera nama " Bos Arogan " yang tak lain adalah Arya karna Arya kemarin sudah memintanya menyimpan nomer Arya dan gampang menghubungi jika ada sesuatu.
" Waalaikumsalam, pesankan saya makan siang. Dan sekarang kita akan makan siang bersama, tidak ada penolakan!! " Ucap Arya dingin.
" Tapi ka.. " Kata Raina berusaha menolak perkataan Arya karna tidak enak dengan Satya yang sudah terlebih dahulu mengajaknya makan.
" Sudah saya bilang tidak ada penolakan, kamu ingin masuk neraka karena membantah suami " Tut Tut Tut.
Panggilan terputus.
__ADS_1
" Hah?! " Raina masih terdiam mencerna perkataan Arya.
" Apakah telingaku bermasalah, suami katanya? " Tanya Raina dalam hati pada diri sendiri.
" Siapa Na? " Tanya Satya memecah lamunan Raina.
" Maaf ya ka Nana gak bisa kekantin bareng ka Satya, soalnya Nana ada urusan penting , nanti lain kali Raina telaktir sebagai permintaan maaf ya " Kata Raina merasa bersalah.
" Jangan khawatir. tenang saja, jika kamu perlu apa apa bilang saja padaku, yasudah aku permisi " Kata Satya ramah setelah itu melangkah pergi menuruni lift.
Setelah melihat Satya yang memasuki lift, Rainapun berjalan menuju ruangan Arya yang memang memperhatikan dirinya dari tadi.
Tok Tok Tok
" Permisi Pak ".
" Masuk ".
" Pak Arya mau pesan apa? ".
" Pesankan Nasi goreng dan Saefood ".
" Baik Pak, akan saya pesankan " Kata Raina membuka Apk Gofood dan tak lupa memesan pesanan Arya dan dirinya.
__ADS_1
Sekitar 15 menit pesanan merekapun datang, mereka berdoa terlebih dahulu dengan Arya yang memimpin setelah itu baru makan.
Bersambung.....