
Melihat tatapan Arya yang seperti ingin memangsanya, Rainapun memilih untuk tidak menghiraukan walaupun dia merasa merinding.
" Oh ya, Adam dimana Lik? " Tanya Om Martin pada Ayah Raina.
" Biasalah, dia sedang ada proyek diluar kota " Jawab Malik.
" Kamu memang pintar mendidik anak anakmu selain itu mereka cantik dan tampan " Kata Martin memuji Malik.
" Ah kamu bisa saja tin, Nak Arya juga sangat tampan dan pintar buktinya sekarang perusahaanmu bisa sesukses ini "
" Kamu tidak usah merendah Malik, perusahaanmu juga termasuk perusahaan besar "
Tak berapa lama minuman dan cemilanpun datang.
" Silahkan diminum tuan dan nyonya " Kata Bisumi dengan sopan.
" Makasih bik " Kata Raina ikut menata minuman dan cemilan.
__ADS_1
" Iya non, saya permisi tuan, nyonya, tuan muda, dan nona muda "
" Oh ya, Raina lulusan S1 Universitas Of Oxford Inggriskan Universitas terbaik didunia? " Tanya Martin lembut menatap Raina.
" Iya Om "
" Bagaimana jika nanti Nak Raina menjadi sekretaris Arya untuk sementara " Kata Martin dengan tersenyum lembut.
" Apakah boleh Om " Tanya Raina dengan polosnya. Sedangkan Arya yang dari tadi menyimak tersentak kaget dengan perkataan Martin yang tiba tiba.
" Pah aku kan sudah menyuruh Satya(Asisten pribadi Arya) untuk mencari sekretaris baru " Kata Arya kesal.
" Sudah om tidak usah, kak Arya mungkin sudah mencari sekretaris baru " Kata Raina yang tau bahwa Arya merasa risih dengannya, walaupun dia sangat ingin bekerja dikantor untuk mengasah ilmunya ketika berkuliah.
" Sudah, Om yang memutuskan bukan dia " Kata Martin lembut pada Raina.
" Emmm, Om Tante boleh Nana bicara sebentar dengan Ka Arya? " Tanya Raina
__ADS_1
" Boleh, kalian bicaralah berdua supaya saling mengenal" Bukan Martin yang menjawab tapi Hilda yang sangat antusias menjawab pertanyaan Raina membuat suaminya hanya geleng geleng kepala.
Rainapun perlahan melangkah menuju taman, diikuti oleh Arya dari belakang. Raina mendudukan pantatnya di kursi taman dan Aryapun duduk disampingnya. keduanya tidak saling memandang karna pandangan mereka lurus kedepan.
" Sebelum aku bicara, mungkin kak Arya melupakan ku. Perkenalkan Namaku Raina Oktafina " Kata Raina, Mereka pernah bertemu beberapa kali tapi itu dulu mungkin Arya tidak mengingatnya jadi dia memutuskan untuk memperkenalkan diri lagi.
" Hemm " Dehem Arya dengan tatapan datar.
" Ka Arya aku tau anda tidak suka dengan perjodohan ini begitu juga denganku, aku juga tau anda sudah memiliki kekasih Serena Alvina model cantik dari Korea Selatan. Jadi sebelum perjodohan ini berlanjut dan menyakiti kedua belah pihak maupun pihak lain. Anda boleh mengajukan penolakan, karna saya tidak bisa menolak perkataan ayah saya dan membuatnya kecewa, apalagi yang meminta perjodohan ini adalah Ayah anda orang yang sangat baik membantu perusahaan ayah saya sehingga masih berdiri sampai sekarang " Ujar Raina panjang lebar berharap Arya menyetujui permintaanya, karna dia tidak mau menjadi orang ketiga.
Mendengar hal itu, Arya sangat terkejut tapi dia secepat mungkin mengubah ekspresi wajah datar. Ternyata bukan hanya dia yang tidak menginginkan perjodohan ini tapi gadis kecil di sampingnya juga. Dan anehnya kenapa gadis disampingnya tidak terpesona dengan ketampanannya? apalagi dia mapan pasti wanita lain akan senang dijodohkan dengannya walaupun tidak dilandasi dengan cinta (Cih percaya diri teing, siga maneh bae nukasep teh🙄).
" Saya juga tidak bisa menolak perjodohan ini karna papah mengancam tidak akan menganggap saya sebagai anaknya jika saya menolak " Ucap Arya lirih dan menghela nafas kasar.
" Terus kita harus bagaimana ka? " Tanya Raina frustasi, karna tidak menemukan jalan keluar.
Bersambung.....
__ADS_1
Jangan lupa Vote, like and komen😘