Istri Diatas Kertas

Istri Diatas Kertas
Interview


__ADS_3

" Sering main yah nak kesini, Nak Arya tolong jaga Nana dan tegur jika dia salah " Kata Malik sedih karna akan berpisah dengan anaknya lagi walaupun mereka masih bisa bertemu.


" Iya ayah " Jawab Arya meyakinkan ayah mertuanya.


" Bro tolong jaga adikku, jika sekali kali kamu membutanya sedih. aku akan membawanya jauh darimu. Bahkan kamu tak akan menemukannya " Ucap Adam tegas sambil menepuk nepuk pundak Arya, dan dibalas anggukan oleh Arya.


" Na Abang sayang sama Nana, kalo nana sedang kesulitan jangan sungkan yah ngomong sama Abang " Kata Adam lembut sambil mengelus surai panjang Raina.


" Iya Bang " Kata Raina memeluk Adam erat.


Setibanya di apartemen Arya yang tidak terlalu besar, disana Arya hanya tinggal seorang diri saja, kadang setiap pagi ada yang membersihkan apartemen dan membuatkan makanan untuk Arya. Selebihnya Arya lebih memilih mengurus dirinya sendiri bahkan dia tidak memakai supir pribadi.


Arya menunjukan jalan menuju kamar yang akan ditempati Raina, Raina terlihat kesusahan membawa barang barangnya, sedangkan Arya hanya acuh berjalan duluan.


" Cepat Raina, kamu lamban sekali " Seru Arya kesal.


" Sabar ka, lebih baik ka Arya bantu Raina supaya mendapat pahala bukannya marah marah nanti Ka Arya cepat tua, terus Ka Serena mencari yang muda dan lebih tampan " Celoteh Raina tapi Arya mengabaikan dan tetap berjalan dengan langkah lebar.


" Ini kamar kamu, jangan harap saya mau tidur satu ruangan dengan mu " Ucap Arya datar setelah itu berlalu menuju kamarnya.


" Siapa juga yang mau satu raunagn dengannya, kepedean sekali lebih tampan Oppa Eun-woo " Gerutu Raina dalam hati.

__ADS_1


Flasback Of


Hari ini adalah hari dimana Raina akan melakukan interview untuk menjadi sekretaris Arya Nugraha.


Raina sudah cantik memakai Setelan Dres selutut berwarna putih dan hak tinggi. Tak lupa Raina juga menggerai rambutnya dan memberi polesan makeup sederhana.



Raina dan Arya sedang melakukan sarapan pagi, seperti biasa mereka makan dengan hening.


" Kamu yakin ingin bekerja? saya kan sudah memberi black card untukmu " Kata Arya datar.


" Ah tidak ka, uang ka Arya aku pake untuk kebutuhan rumah dan dapur. lagi pula aku ingin merasakan menghasilkan uang sendiri dan mendapat banyak pengalaman sebelum nanti berpisah " Ujar Raina antusias, mendengar kalimat yang Raina lontarkan tanpa sadar Arya mengepalkan tangannya geram " Apakah dia sangat ingin berpisah denganku ".


Sekarang Raina sedang berhadapan dengan kepala HRD, Raina yang memang dasarnya sudah pintar tanpa ragu menjawab segala pertanyaan kepala HRD dengan penuh keyakinan.


" Silahkan Nona duduk " Kata Kepala HRD dengan ramah.


" Terimakasih Bu ".


" Baiklah kita mulai, saya sangat kagum dengan nona selain cantik ternyata lulusan universitas Of Oxford ".

__ADS_1


" Alhamdulillah Bu "


" Apa alasan nona ingin bekerja disini? ".


" Tidak ada alasan yang spesifik, saya hanya ingin bekerja di Perusahaan ini dan memberikan kinerja terbaik yang saya dapatkan selama berkuliah ".


" Apa Makna bekerja buat anda? " Tanya Kepala HRD.


" Bagi saya pekerjaan bukan semata mata mencari uang. Namun, bagaimana saya bisa melakukan yang terbaik sehingga bisa berkontribusi untuk perusahaan " Jawab Raina tegas.


" Bisakah nona bekerja dibawah tekanan? ".


" Ya, jika saya bekerja di perusahaan milik orang berarti saya siap untuk ditekan oleh atasan saya. Selain itu, saya fikir tekanan bisa memberikan hal positif karna saya bisa mengeluarkan potensi, inisiatif dan keterampilan saya untuk segera menyelesaikan pekerjaan secara tepat waktu " Jelas Raina panjang lebar tanpa gugup.


" Wah anda sangat pintar nona, Bagaimana sikap anda terhadap kritik yang ditunjukan pada anda ? "


" Dalam pemahaman saya manusia tidak suka di kritik secara sembarangan, saya sadar kritik yang ditunjukan pada saya itu adalah untuk hal positif supaya saya tidak mengulangi lagi kesalahan saya. Saya menerima kritik yang ditunjukan pada saya ".


" Apakah anda bersedia bekerja lembur? ".


" Ya saya bersedia " Jawab Raina, dia tidak meminta persetujuan dari Arya karna selain Arya yang akan menjadi bosnya, keduanya pun sudah sepakat untuk tidak mencampuri privasi masing masing.

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2