Istri Diatas Kertas

Istri Diatas Kertas
Mencari Hadiah


__ADS_3

" Kenapa? " Tanya Arya datar.


" Maksudnya ka " Kata Raina tidak mengerti.


" Kenapa harus dengan kamu? " Tanya Arya datar.


" Mungkin Bang Satya tidak tau kado apa untuk wanita jadi Bang Satya meminta Nana untuk menemaninya " Kata Raina setelah mengerti apa yang sedang Arya katakan.


" Tidak, dia memiliki sepupu wanita kenapa harus dengan kamu " Kata Arya dengan kesal.


" Dasar modus, berani beraninya dia mengajak istriku jalan " Batin Arya geram.


" Tapi ka, aku sudah mengiyakan ajakan bang Satya. aku cuma meminta izin pada ka Arya tapi aku akan tetap menemani Bang Satya mencari kado ".


" Kenapa kamu selalu membantah perkataan saya Raina, ingat saya itu suami kamu " Kata Arya tegas.


" Sejak kapan Ka Arya menganggap ku sebagai istri? Ka Arya menemui pacar Ka Arya saja tidak pernah meminta izin terlebih dahulu padaku ".


" Maaf jika menurut ka Arya aku istri durhaka, tapi aku begini sesuai sikap Ka Arya padaku dan aku sudah mengiyakan ajakan Bang Satya, aku pamit Ka " Lanjut Raina berlalu menuju kamarnya untuk bersiap.


" Brengsek, berani beraninya si Satya mengajak istriku jalan, aku harus bersiap dan mengikuti mereka " Batin Arya mengumpat setelah itu berlalu juga menuju kamarnya.

__ADS_1


***


Satya sudah berada di Mall terbesar di Jakarta, dia berada di Kafe yang ada didalam Mall untuk menunggu Raina yang berada di perjalanan.


Tak lama muncul sesosok gadis cantik yang memasuki pintu kafe, tak lupa Satya memberi senyuman lembut menyambut kedatangan gadis itu.


" Apakah Bang Satya menunggu lama? " Tanya Raina mendudukan bokongnya di kursi kafe.


" Ah tidak, saya juga baru sampai. Oh ya, kamu mau pesan apa? ".


" Aku milk shake sama kentang goreng saus keju ".


" Mba saya pesan Latte dan pancake pisang, dan untuk teman saya Milk shake dan kentang goreng saus keju ".


" Baik mas, mohon di tunggu ".


Beberapa menit kemudiaan pesananpun datang, mereka menikmati makanan masing masing dengan sesekali tertawa karna leluconan yang dikatakan Satya.


Sedangkan di meja yang tidak jauh dari meja Satya dan Raina seorang lelaki tampan yang memakai topi hitam sedang menatap interaksi antara Satya dan Raina dengan tangan yang terkepal dan tatapan mata yang tajam.


" Kenapa mereka sangat akrab " Gumam lelaki tersebut yang tak lain dan tak bukan adalah Arya Nugraha.

__ADS_1


Setelah menghabiskan makanan mereka dan membayarnya, Satya dan Rainapun beranjak dari duduk mereka.


" Abang tau apa barang yang sangat di sukai oleh Ibu Bang Satya? " Tanya Raina.


" Biasanya mama itu suka mengkoleksi barang barang antik ".


" Jika begitu, kenapa kita harus ke mall kita itu harusnya ke pasar barang barang antik ".


" Baiklah, ayo kita ke pasar barang barang antik " Kata Satya menyetujui, dan menggandeng tangan Raina keluar dari Mall.


Arya yang melihat mereka berlalu pergi pun memutuskan untuk kembali mengikuti mereka, tapi dia menggeram marah ketika melihat tangan Satya yang menggenggam lengan Raina. Mereka terlihat seperti sepasang kekasih.


***


Setelah menempuh 20 menit perjalanan, akhirnya mereka sampai di pasar barang barang antik.


Raina mulai melihat lihat sedangkan Satya hanya mengikuti dari belakang seperti seekor anak ayam.


30 menit Raina habiskan untuk mencari barang yang cocok, setelah menemukan itu dia bertanya pada Satya apakah dia setuju dengan pilihan Raina dan Satya hanya mengangguk.


__ADS_1


__ADS_2