Istri Kedua Suamiku

Istri Kedua Suamiku
Bab 28 ~ Sakit ~


__ADS_3

Hendra menarik tangannya dari perut Stella dan menatapnya,wajahnya sangat dingin dia seperti bukan Hendra suaminya.Stella duduk di pinggiran ranjang saat suaminya keluar dari dalam kamar,dia masih berusaha untuk berpikiran positif.


Hendra keluar dari dalam kamarnya lalu pergi ke ruang tamu dan menghidupkan televisi,saat itu Jessi bergegas pergi ke kamar Mawar.


"Cepat keluar,Hendra sedang di luar dia sedang menonton,sepertinya obat yang dikasih wanita itu sudah mulai beraksi kamu harus bisa mendapatkan hatinya supaya si wanita lintah itu keluar dari rumah ini." Ucap Jessi.Mawar menyemprotkan parfum ke seluruh tubuhnya lalu memakai gincu di bibirnya berharap Hendra tertarik kepadanya.


Saat dia mencapai pintu,dia kembali mundur lalu mengintip keruang tamu ternyata Stella sedang disana juga dia berdiri di hadapan suaminya.


"Stella tolong jangan ganggu aku,kamu masuk kamar terlebih dahulu lalu tidur,nanti aku akan kembali." Ucap Hendra.Tentu saja penolakan suaminya itu sangat membuat Stella terluka tapi dia tidak ingin memaksa suaminya dia tau persis sikap suaminya dia tidak suka di paksa.


Stella keluar dari ruang tamu dan masuk kedalam kamarnya dan itu sangat membuat Jessi dan Mawar begitu bahagia.

__ADS_1


"Ma..Sepertinya malam ini kita akan merayakan ini dengan pesta besar,lihat sepertinya mas Hendra menolak kehadiran nyonya stella hahaha.." Keduanya tertawa kecil mereka tidak ingin mendengar suara tawanya.


Sebenarnya Hendra sadar akan sikapnya,tapi dia juga merasa bingung entah kenapa dari tadi pagi dia sangat membenci istrinya tapi hatinya terus berusaha menyakinkan kalau Stella adalah wanita yang sudah memberinya cinta yang tulus dari awal mereka pacaran.


Hendra mencoba memutar ingatannya lima tahun yang lalu awal pertama dia mengenal istrinya,di awal pertemuan mereka dia sudah jatuh cinta kepada stella wajahnya yang keibuan membuatnya sangat tergoda apalagi sikapnya yang lemah lembut.


Saat itu Hendra berpura-pura menjadi pria biasa yang bekerja paruh waktu di sebuah cafe,tidak taunya Stella tidak memandang apa pun darinya seiring dengan berjalannya waktu mereka menjalin hubungan dan dia membongkar penyamarannya saat dia melamar Stella.


"Mas...Sedang apa disini?" Tiba-tiba dia dikagetkan oleh istri keduanya,wanita yang sama sekali tidak pernah dia anggap bahkan dia tidak yakin kalau bayi yang ada diperut Mawar darah dagingnya.


"Aku sedang istrahat,tolong tinggalkan aku sendirian!!" Jawab Hendra ketus.Dia kesal melihat kehadiran Mawar karena sudah menganggu lamunan indahnya.

__ADS_1


"Tapi mas...


"Pergi aku bilang,selagi aku berbicara dengan halus tolong pergi dari hadapan ku." Ucap Hendra.Mawar sangat malu apalagi pada saat itu pelayan sedang di hadapan mereka mengantar minumannya.


"Sayang,mari kita masuk kamar,mungkin suami mu sedang ingin sendiri besok kamu bisa menemaninya lagi.Hendra sesekali temani lah istrimu tidur,biar bagaimana pun dia adalah istrimu."Ucap Jessi yang datang tiba-tiba menghampiri mereka.Dia memberi isyarat kepada Mawar agar mereka meninggalkan Andre disana sendirian.


Keduanya masuk kedalam kamar,setelah Hendra menolaknya,Mawar sangat kesal tapi dia tidak mau memaksa keinginan.


"Kamu harus sabar sayang,kamu tau tidak mudah kita melalui semua ini kamu harus lebih sabar dan pintar." Jessi memberinya semangat.


πŸ’—πŸ’—πŸ’—bersambung πŸ’—πŸ’—πŸ’—

__ADS_1


__ADS_2