Istri Kedua Suamiku

Istri Kedua Suamiku
Bab 30 ~ Terbongkar ~


__ADS_3

Stella sangat marah saat Mawar berani memukulnya,bahkan melihat wajah mertuanya juga dia sangat muak.Stella masuk ke dalam kamar lalu duduk di pinggiran ranjang.


"Selamat pagi nyonya apa aku bisa masuk." Tanya pelayan yang tiba-tiba masuk ke dalam kamarnya.


"Masuk lah bibi..Aku sedang bingung ini bibi,entah apa yang terjadi hingga suamiku mas Hendra sangat dingin kepadaku beberapa hari ini."Ucap Stella sambil menghela napas berat seakan sangat suntuk dengan semua beban pikirannya.


"Memang ada masalah apa nyonya? tuan Hendra..Aku rasa nyonya besar dan nona mawar pasti melakukan hal yang tidak baik nyonya mungkin saja mereka membayar dukun untuk menggelapkan pikiran tuan." Jawab Pelayannya.


"Memangnya bisa seperti itu bibi?"


"Bisa nyonya,orang-orang akan melakukan semua hal untuk mendapatkan apa yang dia inginkan,aku rasa nona mawar telah melakukan hal buruk beberapa hari ini aku lihat tuan Hendra seperti gelisah sepertinya dia berusaha melawan perbuatan istri keduanya." Jawab Pelayannya.


"Terus aku harus bagaimana bibi,aku takut bibi kalau sampai mereka memenangkan hati mas Hendra aku takut sekali." Ucap Stella tidak sabar mendengar ucapan sang pelayan.


Pelayannya terdiam seakan memikirkan sesuatu dia memang wanita yang sangat alim dalam agama mungkin karena dia keturunan kyai kakeknya seorang kyai yang sangat hebat bahkan ilmu batinnya sangat hebat.


"Nyonya aku akan menghubungi kakekku dan menyuruhnya untuk mengobati tuan Hendra semoga dengan begitu segala kebusukan nona mawar segera terbongkar dan secepatnya semua itu akan terbongkar nyonya hannya tinggal menonton." Ucap pelayan lalu pergi begitu saja.


Stella memang sedikit merasa aneh dengan sikap pelayannya,tapi dia hannya berharap semua ucapannya benar jika memang Mawar punya rahasia mata Hendra segera terbuka untuk mengetahui semua itu.


Sementara itu mawar yang masuk ke dalam kamarnya,dia mengirim begitu banyak pesan kepada david ,dia begitu ketakutan saat David yang begitu berani datang melamar pekerjaan ke rumah suaminya.


"Untuk apa bajingan itu melamar pekerjaan di rumah ini,kenapa harus disini,aku belum mendapat apa pun dari pernikahan menjijikkan ini." Ucap Mawar dengan penuh kemarahan.


Pada saat itu tiba-tiba ponselnya bergetar yang artinya ada pesan masuk,Mawar buru-buru mengambil ponselnya lalu membuka aplikasi hijau dan membaca pesan ancaman dari David ayah biologis dari bayi yang ada di kandungannya.


πŸ’¬ Kita akan sama-sama hancur setelah apa yang kamu lakukan kepadaku,kamu hannya manusia jahat yang tidak bisa di ajak kerja sama.


Mawar membanting ponselnya ke dinding hingga tiba-tiba mati dan tidak bisa hidup lagi,dia begitu frustasi dengan semua masalah hidupnya saat ini.


Sementara itu David resmi hari ini bekerja menjadi supir pribadi Hendra,entah kenapa Hendra menyukai David hingga dia begitu cepat mempercayai dan menerima pria itu bekerja untuknya.


"David kamu punya rumah,kalau kamu tidak punya rumah kamu bisa tinggal bersama kami,yang penting kamu bisa bekerja dengan baik." Ucap Hendra saat mereka dalam perjalanan pulang.


Melihat kebaikan hendra majikannya,David sedikit tersentuh,dia merasa bersalah dengan semua perbuatan Mawar yang menjadi duri di rumah tangga majikannya.


"Aku baru saja keluar dari kontrakan ku tuan,jadi untuk saat ini aku belum punya rumah." Jawab David.


"Ya sudah kalau begitu kamu bisa tinggal bersama kami di rumah,kebetulan aku punya dua istri mana tau mereka kadang membutuhkan tuan." Ucap Hendra penuh ketulusan.


David tersenyum kecil,niatnya untuk membongkar semua kebusukkan Mawar semakin besar,karena dia sadar sekali pun dia mempertahankan Mawar bisa saja dia sudah punya rencana jahat yang lain untuk menyingkirkan dirinya.


****

__ADS_1


Sore harinya David dan Hendra kembali ke rumah mewah milik Hendra pelayan yang biasa menunjukkan kamar untuk David sementara itu Mawar terlihat tidak berani menatap David sama sekali wajahnya pucat pasi dan terlihat ketakutan.


Jessi merasa ada yang aneh dengan sikap Mawar beberapa hari ini semenjak Hendra anaknya memiliki supir baru Mawar selalu ketakutan saat bertatapan dengan pria itu sementara David selalu tersenyum kepadanya seakan keduanya punya rahasia.


"Mawar apa kamu kenal dengan supir suami kamu,ibu perhatian kamu selalu ketakutan saat bersamanya?"


"T_ti_tidak Bu aku tidak kenal dengannya dari mana aku bisa kenal dengan dirinya." Jawab Mawar dia berusaha untuk santai tapi Jessi tau kalau menantu pilihannya itu menyembunyikan sesuatu.


"Tuan ini teh untuk tuan." Tiba-tiba pelayan datang memberikan segelas teh untuk Hendra yang masih duduk di sopa sementara Stella masih di kamar mandi membersihkan tubuhnya.


Entah kenapa Hendra merasa tiba-tiba merindukan istrinya itu,sudah beberapa hari ini dia mengabaikan istrinya membuatnya merasa bersalah.


Hendra menghabiskan teh pemberian pelayannya setelah minum teh tiba-tiba dia merasa kepalanya sangat pusing,dia berusaha untuk beranjak dari atas sopa lalu dia pergi ke dalam kamarnya.


"Semoga tuan Hendra segera sadar,dan wanita laknat penjahat itu segera di usir dari rumah ini,dia sangat jahat ingin menguasai tuan Hendra dan seluruh hartanya dan nyonya Jessi tidak sadar akan hal itu." Ucap pelayan dalam hati.Dia mengintip dari dapur suasana di ruang tamu dia sengaja menyuruh kakeknya untuk menerawang apa yang terjadi kepada Hendra,dan air suci yang dia bawa dari kakeknya ternyata bisa mengobati tuan nya itu.


"Kamu sudah pulang mas,maaf aku tadi di kamar mandi jadi aku tidak menyambut mu." Ucap Stella merasa bersalah.


Hendra yang baru saja sampai di kamarnya langsung memeluk istrinya entah kenapa dia sangat merindukan istrinya itu,padahal mereka bertemu setiap hari tadi kali ini dia merasa bersalah karena sudah mengabaikan istrinya beberapa hari ini.


"Kepala ku sangat pusing aku tidur dulu ya sayang."Ucapnya lalu dia melepaskan pelukannya dari tubuh Stella lalu dia mulai merebahkan tubuhnya di atas ranjang.


Stella sangat senang melihat perubahan suaminya ternyata suaminya kembali seperti dulu hangat dan mencintainya.


Malam sudah mulai larut,Hendra tertidur sebelum makan malam sementara Stella tidak berani membangunkan dia tadi karena dia takut membuat suaminya marah.


Tepat pada tengah malam Hendra terbangun saat dia merasakan perubahan kelaparan,dia mengambil ponselnya untuk melihat jam.Sementara Stella istrinya tidur sangat pulas,dia tersenyum saat melihat perut buncit istrinya dia mengelus perut istrinya lalu mencium kening istrinya.


"Terima kasih sayang karena sudah menjadikan aku pria sempurna." Ucapnya lalu dia turun dari ranjang dan menghidupkan lampu.


"Sudah jam setengah dua,perutku lapar sekali,aku terlalu pulas tidur,baru kali ini aku merasakan tidur yang sangat sempurna."Ucapnya lalu dia membuka pintu kamar dan pergi menuju dapur.


Sementara itu,Mawar sedang berada di kamar david sejak tadi jam dua belas malam dia sudah masuk ke dalam kamar itu,dia terus menggoda David berharap pria itu luluh kembali dengan rayuannya.


"Sayang aku minta maaf,aku tidak pernah melakukan itu untukmu,please." Mawar terus memohon untuk merahasiakan semua kebusukannya dari Hendra apalagi sampai saat ini dia belum mendapatkan apa pun dari pria itu.


"Aku tidak akan melakukan itu Mawar kamu wanita yang licik dan kamu tidak pantas mendapat suami sebaik tuan Hendra lebih baik kamu jujur kepada mereka dan meminta maaf mungkin mereka akan memberikan sedikit uang untukmu."


"Tidak aku tidak akan melakukan itu..." Mawar beranjak dari tempatnya,tiba-tiba dia teringat mencium bibir David lalu menyentuh pahanya membuat David tidak berdaya dan kemabli tergoda.


Lama sekali mereka berdua melakukan kenikmatan yang sudah lama tidak mereka lakukan,hingga mereka tidak sadar kalau pintu kamar belum tertutup.


Sementara itu Hendra yang melewati tempat itu sangat kaget mendengar ******* kenikmatan yang keluar dari mulut Mawar,tiba-tiba saja amarahnya meluap dia sangat marah saat dua manusia beda kelamin melakukan zina di rumahnya sendiri.

__ADS_1


"Brakkk....Apa yang kalian lakukan di rumah ini dasar bangsat....Bug...."Hendra menjerit kuat lalu melayangkan pukulan keras ke wajah David hingga dia terlempar ke lantai dan mulutnya langsung mengeluarkan darah.


Semua orang terbangun mendengar keributan dan jeritan Hendra mereka mengira terjadi sesuatu di rumah itu.Jessi keluar dari dalam kamarnya lalu berlari menuju suara dan keributan itu.


Dia menutup mulutnya saat melihat apa yang ada di depannya menantu yang dia banggakan ternyata hannya pelacur murahan.Mawar segera memakai bajunya lalu dia berlari ke arah mertuanya dan memeluk kaki Jessi.


"Maafkan aku ibu...Pria ini sengaja menjebak ku dan membawaku ke kamarnya aku tidak sengaja melakukannya." Ucapnya lalu pura-pura menangis berharap masih ada yang simpati kepadanya.


"Hahaha....kamu masih ingin mengelak perempuan hina....Maafkan aku tuan aku harus jujur,sebenarnya aku melamar kerja ke rumah tuan hannya ingin jujur kalau sebenarnya wanita hina ini adalah pacarku,dia sudah hamil anakku saat menikah dengan tuan."Mawar berusaha untuk menghalangi David menceritakan semuanya tapi jessi dengan kasar menjambak rambut Mawar lalu menghempaskan tubuhnya ke atas ranjang hingga dia menegang kesakitan.


Stella tersenyum melihat pemandangan itu,setelah semua penderitaan yang dia alami semalam ini ternyata ini saat nya mertuanya safar kalau Mawar sudah menipunya mentah-mentah.


"Dasar perempuan hina,biadap kamu berani sekali kamu menipu keluarga ini aku akan membunuh mu." Jessi kembali menjambak rambut Mawar hingga dia sangat kesakitan dan satu pun di antara David dan Hendra tidak mau melerai Keributan itu.


Stella yang sudah puas dengan semua yang dia lihat akhirnya melerai dan menarik mertuanya dari hadapan Mawar.


"Sudah...Sudan Bu,jadikan semua ini sebagai pelajaran yang ibu lihat baik belom tentu dia orang baik sungguhan banyak orang di luar sana yang mau menerima tawaran mu Bu,tapi adakah di antara mereka yang mau menerima ibu dan juga ada tulus seperti ku." Ucap Stella.


Jessi merasa malu mendengar kata-kata menantunya yang selalu dia aniaya selama ini bahkan sudah begitu banyak cara dia lakukan untuk memisahkan mereka dia merasa malu dan merasa tidak pantas untuk menerima kata maaf dari menantunya itu.


Maafkan aku Hendra dan Stella ibu memang orang yang sangat jahat,aku akan keluar dari rumah ini dan mulai sekarang aku tinggal di rumah ku,aku tidak pantas mendapat kata maaf dari kalian."Ucapnya lalu dia pergi ke kamarnya.


Hendra yang masih syok atas apa yang dia lihat barusan langsung melotot ke arah Mawar yang masih menangis sesenggukan menyesali semua kebodohannya.


"Bawa wanita ini keluar dari rumahku,aku tidak akan menuntut kalian tapi jangan sesekali menunjukkan wajah kalian di depan ku lagi." Ucap Hendra dengan sinis.


"Maaf tuan aku juga tidak Sudi menjadikan dia istri,aku akan keluar dari rumah ini tapi aku tidak sudi untuk bersamanya lagi." Ucap David lalu dia pergi dari hadapan mereka semua.


Hendra menghampiri istrinya lalu memeluk Stella dengan erat,dan pada akhirnya semua kebenaran akan terungkap dan si penjahat akan menyesali semua kejahatannya.


Pada saat Stella dan Hendra berpelukan perlahan Mawar keluar dari dalam rumah dan pergi entah kemana dia sudah tidak sanggup lagi untuk melihat wajah Stella dan juga Hendra pria yang kesetiannya pantas di acungi jempol.


"Bu...Lebih baik kita tinggal disini saja,biar bagaimana pun ibu tetap lah ibu kami,aku hanya meminta ibu menciantai aku." Ucap Stella saat melita mertuanya menyeret kopernya.


"Terima kasih Stella untuk kebaikan mu,tapi ibu mohon ijinkan aku untuk sementara menyesali semua perbuatan ku selama ini untuk mu aku wanita jahat dan sangat jahat." Ucap Jessi.Stella menghampiri mertuanya lalu memeluknya berharap ke depannya mertuanya menerimanya layaknya menantu.


"Terima kasih sayang atas ketulusan hatimu,memang hendra tidak salah memilih kamu wanita yang sangat baik." ucap Jessi sambil membalas pelukan menantunya.


Stella tersenyum sangat bahagia,pada akhirnya dia bisa melewati ujian rumah tangga yang begitu berat selama ini buah dari kesabarannya.


πŸ’—πŸ’—πŸ’—Tamat πŸ’—πŸ’—πŸ’—


Terima kasih untuk pembaca yang sudah mampir di karya ku yang ini semoga hari kalian bahagia aku minta maaf karena tidak bisa menyelesaikan karya ini tepat waktu.I love pembaca ku Tuhan memberkati.

__ADS_1


__ADS_2