Istri Pilihan Bunda

Istri Pilihan Bunda
episod 14


__ADS_3

pejalan Rima dan Wisnu begitu canggung ,suasan mobil hening tanpa satu katapun ,tidak terasa Rima memejamkan matanya , Wisnu hanya mencibirnya dalm hati


" dasar wanita kampung , mungkin baru naik mobil Ber_AC jadinya ngantuk " cibirnya pelan


det dert dert ...


" bunda " gumamnya


" Assalamualaikum , iya bun kami masih dijalan ".


...


" baik bunda "


panggilan pun berhenti ,kini Wisnu hanya menyaksikan perjalanan yang panjang dengan wanita yang tidak pernah dia inginkan .


"


*


*


" bunda sudah minum obat nya? " tanya sang suami .


" sudah ayah , bunda sudah sehat ko,tau gak bunda senang bangt Akhirnya impian bunda jadi kenyataan yah " terangnya.


" ayah harap ,mereka bisa saling mencintai dan menyayangi ,jadi kelurga bahagia terus bun " harapnya sang ayah .


" Amin .... yah, apa sebaiknya kita ucapakan keadaan sebenarnya yah ,karena bunda sudah tau istri wisnu tidak memandang harta "


" sebaiknya kita bicarakan setelah mereka datang " jawabnya .


"maksih banyak yah ,bunda bahagia banget"


" bun kita harus punya cucu yang banyak supaya rumah utama kita ramai ,ayah nyesel dulu melarang bunda hamil lagi " ucapnya sesal .


" iya ,tapi aku bahagia ko yah , wisnu lahir dan tumbuh besar dengan keadaan baik baik dan tumbuh menjadi laki laki sempurna "


" iyah ,perjuangan itu tidak lah mudah "

__ADS_1


*


*


setelah perjalanan jauh Wisnu dan Rima telah sampai di rumah bunda.


"Assalamualaikum , ayah, bunda kita sudah sampai " teriak Wisnu .


" heh cewe udik bawa barang lo sendiri " titahnya .


" iih enak ajak suami ko tega sih , ini kan berat banget mas " ucapnya manja


" gak usah manja ,bawa sendiri " di tengah perdebatan mereka Bunda menghampiri mereka


" ya ampun wisnu ,istri nya ko di omelin terus sih kamu itu laki laki ,bawa semua barang barang istri kamu sendiri ,ayo sayangnya bunda masuk " omelnya dan membawa Rima masuk .


" bundaaaaa iiih kenapa jadi aku yang bawa sih ,dasar wanita manja ,awas aja gue bakalan kasih dia pelajaran ". ucapnya kesal .


*


*


" enaknya ,kasurnya empuk " gumamnya pelan


"aku mau ketemuan ,tunggu aku di cafe sayang " ucapnya


percakapan wisnu dan sang kekasih terdengar begitu menyakitkan


" eeh mas ,kamu mau ketemuan ama siapa ?"


" bukan urusan lo udik ,cepetan bangun enak aja lo tidur di tempat tidur gue , bangun " teriaknya


" iih pelit bangt sih pak dosen , aku ini istri mas dosen ganteng masa aku tidur di bawah sih " ucapanya kesal


" ingat istri ku di hadapan bunda ,tapi jika kita berdua kamu hanyalah wanita udik yang tidak pernah pantas menjadi istriku ok, awaaas ,ucapnya sambil menarik Rima sampai terjatuh .


" iiih sakiiiiit" teriaknya


*

__ADS_1


*


*


" loh bun ,ko turun lagi sih ,kemana mereka ko gak ikut turun " tanya nya heran


" husttt ,bunda denger wisnu dan rima lagi bikin cucu yah " ucapnya bahagia .


" serius bun ini kan masih siang "


" gapp siang ,kaya gak tau pengantin baru aja " cibirnya


" o iya ayah lupa ,ternyata wisnu pura pura nolak ,padahal suka " ucap Ayah


" hem , sekarang kita makan aja dulu ,jangan ganggu kedua anak kita " tegasnya .


" bun ambilin jengkol dong bun, udah lama yah gak makan jengkol " pintanya pada istri .


" janji kalo makan jengkol jangan jorok ." ancamnya


" ya" jawabnya.


suasana kamar tampak berantakan Wisnu dan Rima saling lempar bantal karena tidak terima diperlakukan kasar oleh sang suami nya .


" mas ,kenapa sih kita tidak mau belajar saling menerima mas"


" no ,aku sudah punya kekasih ingat dia wanita yang selama ini menemaniku " sergahnya .


" aku harap mas putusin dia ,mas sudah menikah mas "


"enak aja ,dia belahan jiwaku dia adalah cinta pertama dan terakhirku , gak usah ikut campur ok " ancamnya .


" ok ,kalo gitu aku mau mandi trus mau makan "


" terserah " ketusnya


*


*

__ADS_1


*bersambung


__ADS_2