
pejalan Rima dan Wisnu begitu canggung ,suasan mobil hening tanpa satu katapun ,tidak terasa Rima memejamkan matanya , Wisnu hanya mencibirnya dalm hati
" dasar wanita kampung , mungkin baru naik mobil Ber_AC jadinya ngantuk " cibirnya pelan
det dert dert ...
" bunda " gumamnya
" Assalamualaikum , iya bun kami masih dijalan ".
...
" baik bunda "
panggilan pun berhenti ,kini Wisnu hanya menyaksikan perjalanan yang panjang dengan wanita yang tidak pernah dia inginkan .
"
*
*
" bunda sudah minum obat nya? " tanya sang suami .
" sudah ayah , bunda sudah sehat ko,tau gak bunda senang bangt Akhirnya impian bunda jadi kenyataan yah " terangnya.
" ayah harap ,mereka bisa saling mencintai dan menyayangi ,jadi kelurga bahagia terus bun " harapnya sang ayah .
" Amin .... yah, apa sebaiknya kita ucapakan keadaan sebenarnya yah ,karena bunda sudah tau istri wisnu tidak memandang harta "
" sebaiknya kita bicarakan setelah mereka datang " jawabnya .
"maksih banyak yah ,bunda bahagia banget"
" bun kita harus punya cucu yang banyak supaya rumah utama kita ramai ,ayah nyesel dulu melarang bunda hamil lagi " ucapnya sesal .
" iya ,tapi aku bahagia ko yah , wisnu lahir dan tumbuh besar dengan keadaan baik baik dan tumbuh menjadi laki laki sempurna "
" iyah ,perjuangan itu tidak lah mudah "
__ADS_1
*
*
setelah perjalanan jauh Wisnu dan Rima telah sampai di rumah bunda.
"Assalamualaikum , ayah, bunda kita sudah sampai " teriak Wisnu .
" heh cewe udik bawa barang lo sendiri " titahnya .
" iih enak ajak suami ko tega sih , ini kan berat banget mas " ucapnya manja
" gak usah manja ,bawa sendiri " di tengah perdebatan mereka Bunda menghampiri mereka
" ya ampun wisnu ,istri nya ko di omelin terus sih kamu itu laki laki ,bawa semua barang barang istri kamu sendiri ,ayo sayangnya bunda masuk " omelnya dan membawa Rima masuk .
" bundaaaaa iiih kenapa jadi aku yang bawa sih ,dasar wanita manja ,awas aja gue bakalan kasih dia pelajaran ". ucapnya kesal .
*
*
" enaknya ,kasurnya empuk " gumamnya pelan
"aku mau ketemuan ,tunggu aku di cafe sayang " ucapnya
percakapan wisnu dan sang kekasih terdengar begitu menyakitkan
" eeh mas ,kamu mau ketemuan ama siapa ?"
" bukan urusan lo udik ,cepetan bangun enak aja lo tidur di tempat tidur gue , bangun " teriaknya
" iih pelit bangt sih pak dosen , aku ini istri mas dosen ganteng masa aku tidur di bawah sih " ucapanya kesal
" ingat istri ku di hadapan bunda ,tapi jika kita berdua kamu hanyalah wanita udik yang tidak pernah pantas menjadi istriku ok, awaaas ,ucapnya sambil menarik Rima sampai terjatuh .
" iiih sakiiiiit" teriaknya
*
__ADS_1
*
*
" loh bun ,ko turun lagi sih ,kemana mereka ko gak ikut turun " tanya nya heran
" husttt ,bunda denger wisnu dan rima lagi bikin cucu yah " ucapnya bahagia .
" serius bun ini kan masih siang "
" gapp siang ,kaya gak tau pengantin baru aja " cibirnya
" o iya ayah lupa ,ternyata wisnu pura pura nolak ,padahal suka " ucap Ayah
" hem , sekarang kita makan aja dulu ,jangan ganggu kedua anak kita " tegasnya .
" bun ambilin jengkol dong bun, udah lama yah gak makan jengkol " pintanya pada istri .
" janji kalo makan jengkol jangan jorok ." ancamnya
" ya" jawabnya.
suasana kamar tampak berantakan Wisnu dan Rima saling lempar bantal karena tidak terima diperlakukan kasar oleh sang suami nya .
" mas ,kenapa sih kita tidak mau belajar saling menerima mas"
" no ,aku sudah punya kekasih ingat dia wanita yang selama ini menemaniku " sergahnya .
" aku harap mas putusin dia ,mas sudah menikah mas "
"enak aja ,dia belahan jiwaku dia adalah cinta pertama dan terakhirku , gak usah ikut campur ok " ancamnya .
" ok ,kalo gitu aku mau mandi trus mau makan "
" terserah " ketusnya
*
*
__ADS_1
*bersambung