Istri Pilihan Bunda

Istri Pilihan Bunda
elisod 60


__ADS_3

Malam semakin larut, keadaan Zayan nampak tambah menggigil, hawa panas begitu terasa di tubuh sang ibu, Zoya pun dengan sigap membangunkan sang ayah dan masnya, ingin membawa Sang putra ke rumah sakit .


" pak ,aku takut " ucap Zoy khawatir " lirihnya saat menunggu kabar dari sang dokter.


" kamu harus tenang , dan berdoalah ndo , bapak yakin cucuk bapak akan baik baik saja " jawab sang bapak , meski dalam hatinya jauh lebih khwatir begitupun dengan perasaan sang kakak.


Tak berselang lama dokterpun menjelasakan jika sang putra hanya demam biasa dan hanya butuh vitamin dan istirahat yang cukup.


Keesokan harinya ,zoya yang baru saja menemui sang dokter, ada rasa tenang di hatinya saat menyaksikan keseruan sang anak membuat hatinya lega ,jika sang putra sudah lebih baik .


" pagi pagi udah becanda , mamah seneng deh " ucap Zoya menyaksikan sang putra sudah bisa tersenyum dan berceloteh dengan sang kakek .


" mamah ,abang mau pulang, kangen ade" ucap sang putra .


" udah abis belum makan nya ?, kalo belum mamah gak mau bawa abang pulang" ancamnya .


" noh udah , yah kan ke ?"dengan cepat Pak Joko menganggukan kepalanya .


" Alhamdulillah , abang memang anak mamah yang paling pintar , jangan sakit lagi yah bang , mamah sedih liat abang sakit kaya gini " ibu mana yang tak ikut sakit melihat buah hatinya terbaring lemah di rumah sakit ,

__ADS_1


" janji , asal mamah kasih tau kami ayah dimana" ucapan sang putra berhasil membuat ketiganya syok dan entah kenapa sang putra bicara soal sang ayah .


Deg ... Deg .. Deg ...detakan jantung Zoya semakin bertambah kencang saat sang putra menunjukan Foto sang ayah dan mamahnya saat menikah .


" abang tau dari mana foto ini ?"tanyanya heran .


" aku temukan di hp pakde mah, dan aku sengaja mencetaknya , aku kangen aku mau ketemu ayan mah " entah dari mana kata kata kangen ayah terucap di bibir mungil sang anak , membuat hati Zoya semakin sedih , ternyata korban sesungguhnya adalah putranya ,


" abang ,kakak pinjam fotonya ya, sekarang kamu istirahat dan jangan banyak tanya dulu , kasihan mamahmu dari semalam belum tidur , kalo abang sudah sehat sudah pulang nanti kakek beri tau ayah abang dimana " baru saja pak Joko memberi pengeetian kepada sang cucu tiba tiba pintu di ketuk oleh seseorang dan sontak keempatnya semakin syok jika yang masuk adalah Adi sang ayah yang selama ini Zayan rindukan .


" ayah .... Teriak Zayan ada rasa bahagia akhirnya ayahnya menepati janjinya .


" tuan Adi yang terhormat bisakah ikut aku ke luar " pinta Zoya yang seketika menghentikan usapan di kepala sang putra yang kembali tidur karena pengaruh obat .


" baiklah nona Zoya , " jawabnya membuat hati Zoya semakin kesal .


" pa, mas aku titip putraku dulu " pintanya yang hanya di beri aggukan kepala oleh keduanya ,sekaan tak ingin ada perdebatan di ruangan ini .


" ada apa menemuiku dan kedua putraku tuan ?" tanpa basa basi Zoya yang kini ada di kantin rumah sakit ingin mengetahui alasan apa lagi ini .

__ADS_1


" maafkan aku zoy, mas khilap sudah membentakmu dulu ,mas menyasal ,dan mas akui mas laki laki bodoh yang selalu keberatan dengan semua ngidammu sayang " tegasnya .


" cukup, jauhi kami dan aku harap kamu pergi dari kota ini ,karena aku tidak mau jika putra ku menjadi sasaran kemarahan istrimu itu ,dan aku harap lupkan kami ,krena kami hanyalah beban bagimu " tanpa menunggu jawaban Adi Zoya meninggalkan laki laki yang sedari tadi bersujud di kakinya .


" mas janji Zoy ,mas tidak akan meninggalkan kalian lagi ,dan mas tau kamu hanya kecewa ,dan mas tegaskan jika mas sudah bercerai dengan rere dan kami tidak pernah melakukan hubungan suami istri , karena itu hanya jebakan " tegasnya ,Meski ada rasa kelegaan di hsti zoya,namun rasa kecewanya lebih besar pada sang mantan . dia tidak ingin mudah percaya dengan apa yang ia ucapkan dulu .


" Zoya ,,, mas kangen kamu ,mas ingin rujuk dengan mu dan membesarkan kedua putra kita sama sama ,mas janji tidak akan melakukan kesalahan yang sama lgi ,mas janji " dengan sigap Adi memeluk sang pujaan hatinya ,kali ini dia tak ingin menyia nyiakan waktu untuk menjelaskan bagaimana tersiksanya dia harus kehilangan ketiganya dalam hidupnya .


" lepas bajingan ,kau bukan lagi laki laki yang aku cintai, pergi dan jangan pernah kembali jika hanya akan menyakiti kami pergi " perlahan tangan yang memeluk erat tubuh Zoya terlepas begitu saja saat tubuh Adi terjatuh di pangkuan sang mantan , yang membuat Zoya terkejut pisau yang menancap punggungnya jatuh dengan darah segar ,sontak membuat semua orang ikut terkejut terutama Zoya yang menyaksikan di hadapan nya Adi harus jatuh tersungkur setelah seseorang menusuknya dari belakang .


" akhirnya aku bisa melenyapkan mu ,jika aku tidak bersamamu ,setidaknya wanita inipun tak akan memilikimu sayang " dengan tanpa rasa bersalahnya Rere tertwa dan menangis diwaktu yang sama , meski sudah di amankan terlihat ada kepuasan di mata Dokter cantik itu .


" mas bangun mas ,aku mohon bangun " dengan sigap para dokter langsung menanganinya segera saat sang korban sudah hampir kehabisan darah .


Kerusuhan di kantin terdengan ditelingan pak Joko dan Darma ,lantas mereka langsung menemui Zoya yang menjadi saksi dalam kejadian tersebut .


" zoy"


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2