Istri Pilihan Bunda

Istri Pilihan Bunda
episod 53


__ADS_3

" dasar buaya ," gerutu Zoya saat melihat betapa akrabnya Dokter genit itu ,adi yang belum menyadari jika Zoya menatapnya dengan penuh kesal , begitupun dengan pakdhe , merasa kecewa jika Adi benar benar tidak menghargai perasaan putrinya .


" mas ,yang ini aja aman buat kamu" ucap Rima pada suaminya ,perhatian Rima mengundang perhatian seluruh keluarga nya .


"Terima kasih istriku " Wisnu begitu beruntung memiliki istri yang selalu perhatian ,bukan pada dirinya saja,begitupun kepada Sang ayah mertua , Rima begitu menjaga asupan makanan yang di anjurkan dan yang dilarang .


" Ehem .. , ka Rimaaaaa " teriak Zoya sengaja ia mengeraskan suaranya , agar Adi bisa menyadari kehadiran nya , dan benar saja Adi merasa syok bercampur bahagia , akhirnya wanita nya ,kembali lagi namun ia sengaja ingin membuat Zoya sedikit cemburu .


" Zoya ,pakdhe ,budhe ,ayo langsung saja kita makan malam nya ", ajak Wisnu antusias .


" Mas ,kenapa bukan dari kemarin datangnya" ucap ayah yang langsung mengajak kakak ipar nya duduk dan memberikan pelukan hangat nya seakan ada rasa rindu yang terobati .


" kamu ,kalo mas kemarin datang pasti di suruh beres beres kan ?" candaan Pakdhe berhasil membuat semua orang tertawa.


" mba ,kemana Darma? ,dia jarang sekali bisa kumpul , apa dia sudah punya kekasih sampai sampai malas berkumpul dengan kita " ucap ayah sedih


" kamu kaya tidak tau anak itu saja ,dia kerja dan kerja terus yanga ada di otaknya ,heran tuh ,malah nyuruh adiknya yang nikah lebih dulu " omel bukdhe


" tenang saja bukdhe , bukankan Zoya sudah dilamar " ucap Rima sengaja memancing Adi yang di sambut candaan olah Wisnu .


"ayo Di ungkapan lagi ,siapa tau di terima " Ucap Wisnu mengompori sang sahabat yang hanya di tanggapi Adi dengan sedikit senyuman .


Deg


Ada rasa sakit di hati Bu Dokter cantik ,yang entah sejak kapan dia memiliki rasa itu pada pasien nya dulu .


" jadi wanita ini yang menjadi di cintai Mas Adi " umpat Rere dalam hati .


" maaf semuanya , nie bukan waktu yang tepat ,ini kan acara Wisnu ," Adi yang tak enak hati masa melamar anak gadis orang di acara selemat Rumah Wisnu ,pikirnya .


Namun ucapan Adi berhasil membuat hati zoya sedikit kecewa .ia beranggapan Jika Adi sudah tak mencintainya lagi, karena sudah ada dokter cantik yang sedari tadi memandang Adi penuh damba .


Setelah acara makan makan selesai ,adi berpamitan pulang tanpa ada niatan untuk mengobrol sebentar dengan Zoya alasan nya Bengkel di salah satu bengkel nya sedang membutuhkan nya .


" Dokter mau sekalian pulang bareng?" tawar Adi lembut ,


" apa tidak keberatan mas ?" tanya Rere tak enak hati pasalnya sang supir tidak kembali menjemput alasan supir harus mengantar adik dan mamahnya pergi.


" tidak sama sekali ,ayo sebaiknya kita pamit terlebih dahulu pada Wisnu dan Rima .

__ADS_1


" baik mas" dengan hati bahagia Rere mengikuti langkah Adi ,yang menghampiri Rima dan Wisnu dimana di sana ada wanita yang Adi cintai ,namun ada rasa tidak rela jika Adi menjadi milik Zoya .


" masih sore Di ,kenapa tidak menginap saja ,apa tidak kangen sam Zoya " ledek Rima sengaja mengatakan itu, agar Adi sedikit peka ,karena sedari tadi Zoya nampak kesal menyaksikan Adi sedari tadi menempel terus di samping Dokter Rere .


" maaf Rima,wisnu hari ini aku harus ke Bandung salah satu Bengkel ku sedang membutuhkan ku , sory ya wis,tidak bisa menemani sampai selesai , yu dokter " ajaknya sambil menarik lengan sang dokter , tanpa berpamitan dengan Zoya .


entah kenapa semenjak sikaf acuh Adi padanya , Zoya merasa jika Adi tak pernah serius saat melamarnya, pikirnya .


" mas Wis, mba Rima,Zoy kekamar duluan ya, masih ngantuk nie " hilang sudah rasa rindu itu entah kemana, awalnya ia berharap Adi mau mengungkapkan lamaran nya kembali tapi nyatanya Adi nampak sudah nyaman dengan Dokter muda itu ,ia merasa tak ada gunanya ia pulang .


"ok , jangan sedih ya" bisik Rima ,yang sudah tau bagaimana perasaan Sahabat sekaligus sepupunya.


" iya , " jawanya singkat iapun beranjak pergi untuk istirahat .


" aku salah menilaimu di, dasar laki laki jahat " umpat Zoya setelah berada di kamar , Zoya tidak kuat menahan kekesalan nya pada laki laki yang katanya mencintainya , namun dengan enteng nya dia pergi begitu saja tanpa sepatah katapun .


Sementara itu ,Pakdhe pun sama merasa kecewa dengan sikap Adi malam ini .


" bu, bapak kecewa ,ternyata laki laki itu sudah menyerah, bapak sudah memutuskan agar Zoya mau di jodohkan dengan putra sahabat bapak " ungkapan Pakdhe saat sedari tadi memepehatikan jika Adi sengaja tidak menyapa sang putri ,ada rasa kesal namun pakdhe tahan .


" bapak jangan terburu buru dulu, ibu sih bagaimana Zoya saja ,ibu pasti doakan semoga ada jodoh yang baik untuk putri kita ." yang sedari awal dia tak yakin jika Adi benar benar mencintai putrinya .


" Apa aku keterlaluan yah ,maaf Zoy ,aku ingin tau seberpa besar gengsimu , hanya itu yang ingin aku tau" ucap Adi merasa tak enak hati pada keluarag Zoya yang memang dari tadi Adi sedikit menjaga jarak .


" Mas ko melamun,silahkan di minum , ini cemilan nya juga di makan , dari tadi melamun saja" tegur Rere yang memaksa Adi agar mau mamapir ke rumahnya .


" eh, tidak dok ,aku hanya kepikiran dengan masalah di bengkel " ucap Adi bohong .


" begitu, yasudah di minum dulu mas keburu dingin tehnya " titah Rere lembut .


" makasih banyak " ucap Adi lalu meminum air teh buatan Rere,yang membuat Rere senang .


" sendirian saja dok,keluarga pada kemana? " tanya Adi tampak canggung ,pasalnya dia takut ada fitnah


" tidak mas ,di dapur ada bibi ama mang ujang ko " jelas Rere.


saat ingin berpamitan terdengar ada seseorang yang datang dan menghampiri keduanya ,


" mih ,kenalin ini Adi yang dulu menjadi pasien aku mi" ucap Rere senang jika maminya harus tau jika laki laki yang ia ceritakan bisa mampir juga kerumahnya .

__ADS_1


" selamt malam tante ,maaf aku sudah mampir tanpa Izin tante " Adi yang merasa tidak enak ,namun nyatanya Mami begitu senang jika putrinya sudah memiliki tambatan hati .


" sering sering juga boleh nak Adi ,mami malah senang " seru Mami,


" kebetulan nie ,mami mau undang kamu makan malam ,besok malam acara ultah Rio adiknya Rere akan di adakan makan malam ,tante berharap nak Adi mau hadir yah bisa " ucap Mami to the poin .


" Insya Allah tan ,solanya malam ini Adi harus keBandung ,dan bisa kemungkinan menginap dua hari tan " ucap Adi jujur yang membuat hati ibu dan anak merasa kecewa .


" yah ,kalo kapan kapan bisa dong Di" mamih masih berusaha membujuk Adi , Mami Iren ingin Adi menjadikan menantunya ,sedikit banyaknya Mami Iren sudah tau jika Adi seorang pekeja keras .


" baik tan ,kalo begitu Adi pamit yah " yang langsung di anggukan Mami dan Rere.


Sementara itu Zoy nampak galau yang sengaja dia suduk di teras seorang diri .


" neng ,kamu belum tidur?" tanya ibu Rima saat melihat Zoya duduk di teras rumah Sang putri seorang diri .


" eh ibu , bikin kaget saja, iya nie zoy gak bisa tidur bu" ucap Zoya lirih .


ibu Rima tak sengaja mendengar keluahan Zoya pada Adi, dia mengerti perasaan Zoya .


" jika menyukainya jangan di pendam ,ibu tau loh" pancing Ibu Rima .


" ibu tau apa?" tanya Nya heran .


" jujur sama ibu ,kamu juga menyukai nak Adi kan? " tanyanya yang langsung mendapat respon dari Zoya .


" iya bu, tapi Mas adi sepetinya ....Zoya tak sanggup meneruskan perkataan nya ,dan hanya bisa menangis di pelukan ibunya Rima .


" kamu yang sabar, ibu yakin Adi hanya sedang bingung dan kalo tidak salah bukan nya Adi sudah si tolak oleh zoya?"


" tapi Zoy hanya mau tau seberapa seriusnya dia bu" masih dalam isaknya .


" sebaiknya Neng Zoy dan Adi bicarakan masalh ini dengan mengobrol berdua , tidak papa jika Zoy harus lebih dulu mengajak nak Adi " ibu Rima tau Zoya masih genggsi dengan apa yang ia rasakan .


Zoy pun melakukan saran ibu nya Rima .


"ayo ketemuan mas" isi pesan untuk Adi


" baiklah " jawab Adi singkat .

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2