Istri Pilihan Bunda

Istri Pilihan Bunda
episod 20


__ADS_3

"mas baru pulang ?" pertanyaan pertama saat sang suami baru tiba di kamarnya .


" hem"


" mas tadi ada pakde dan bude. serta anaknya ka Darma " cerocos Rima


" sudah tau ,sebaiknya kamu siapkan baju untukku " tak mau berlama lama dengan Rima ,wisnu sengaja memotong pembicaraan nya .


" baik mas ,tapi aku mau tanya apakah mas sudah makan? " .


" sudaaaah " teriaknya .


" aku tau mas ,pasti dengan Risa kan " namun pertanyaan itu cukup di yang tau


*


*


*


" gimana para saksi ," ucap penghulu .


" SAH" ucap mereka serempak .


" makasih sayang akhirnya kita bisa menikah juga " di kecupanya kening sang istri yang tampak bahagia .


pasangan itu tak lain adalah Risa dan wisnu ternyata wisnu tidak pernah main main dengan tujuan dan keinginannya . meski akan banyak masalah setelah ini .


namun tiba tiba di tengah pesta yang dia adakan di Bali kedua orang tua wisnu beserta Rima ternyata menghadiri acara dari awal sampai akhir ,tidak ada air mata yang mengalir meski rasa sakit hati yang ia rasakan , namun semua itu dapat Rima sembunyikan untuk saat ini .


surat perceraian yang telah Rima siapkan . pilihan bercerai adalah jalan satu satunya , kini tak ada beban yang harus ia pikul lagi .


" bun ,ayo kita berikan selamat kepada mereka , nanti keburu antri " ucap Rima


" yakin ,apa sebaiknya nanti saja ,bunda hanya ingin meyakinkan hatimu nak ,apa ini yang kamu mau " selidik bunda pada sang menantunya .


" lebih cepat lebih baik ,tak ada gunanya hidup dengan penuh kebohongan bun ,ayah tau kan maksud Rima , kalian jangan khawatir kan perasaan Rima ,sakit bisa di obati dengan waktu " ucapnya dengan tegas .


" kami bangga pernah memiliki menantu setegar dan sebaik dirimu ,maafkan bunda yang sudah memberikan luka padamu nak " suara bergetar bunda mengisyaratkan betapa rapuh nya dirinya saat ini .


" ayah ,kita naik sekarang " ajak bunda .


" baiklah ,ayo bun "meski rasa kecewa mereka besar namun ayah dan bunda akan menghargai wanita pilihan putranya mereka menyerah tidak akan mencampuri kehidupan putranya mulai saat ini dan seterusnya .


deg

__ADS_1


" ayah ,bunda " Wisnu tanpak syok melihat kedua orang tuanya hadir di pesta pernikahan nya,tidak lupa tampak wanita cantik ada di samping sang bunda terlihat tersenyum padanya . wanita yang sudah 2 bulan menjadi istrinya meski hanya istri diatas kertas .


"selamat menempuh hidup baru nak ,kami ikut bahagia melihat mu bahagia " ucapan dan pelukan hangat sang ayah membuat Wisnu tertampar .


" ma...ma makasih ayah , maafkan wisnu " ucapan maaf keluar begitu saja .


" jangan minta maaf ,kami menghargai keputusan mu , carilah kebahagiaan kamu nak ,kami bukan orang tua baik bagimu, maafkan kami yang sudah memaksakan keinginan bundamu "


" makasih banyak yah " tidak jauh berbeda bunda tersenyum melihat putranya bahagia meski bukan dengan istri pilihan nya .


" bunda ,maafkan wisnu bun, tapi jujur wisnu sangat mencintai risa bun" wisnu kembali memeluk dan menangis dipelukan sang bunda .


" hay ,jangan menangis ,malu sama tamu yang lain ,selamat berbahagia nak ,bunda sudah tidak bisa memaksakan hati dan cintamu" tidak mau membuat orang menunggu bunda melepaskan pelukan sang putra .


" selamat mas ,ini surat cerai kita ,selamat menempuh hidup baru mas ,semoga kalian bahagia " ucapnya penuh kecerian meski dalam hati Rima ingin menangis namun ia sadar itu akan membuatnya malu dan tidak punya harga diri .


" makasih Rim ,maafkan aku yang selama ini membohongi mu " permohonan maaf itu tulus wisnu ucapkan ,dia tidak memiliki muka disaat sang istri mengetahui rencana nya selama ini .


" jangan lupa urus surat perceraian nya mas ,aku pun sama mohon maaf selama menjadi istrimu aku tidak bisa membuatmu bahagia "ucapnya lantang .


deg


bagai di sambar petir wisnu tidak tau harus bahagia atau bersedih menyaksikan sang istri membawa surat percerainnya di hari bahagianya dengan wanita pilihan nya .


" hay selamat yah mba Risa ,akhirnya kita bisa ketemu langsung ,maaf yah jodoh mu tertunda gara gara aku ,tapi tenang saja kita bukan saingan lagi ko ,sebentr lagi aku bercerai dengan nya " Rima terlihat tegar ,dia tidak mau terlihat lemah dihadapan mereka .


" makasih , " ketus nya .


setelah proses saling menyapa selesai Rima kembali ke hotel bersama bunda dan ayah mertuanya mereka akan kembali ke jakarta besok pagi .


*


*


*


" maafakan aku rima " secepat kilat Wisnu menandatangani surat perceraian itu dia tidak mau membuat Rima sakit hati lagi .


" sayang " suara lembut Risa membuyarkan lamunannya


" hay sayang ,apa kamu sudah selesai mandinya "


" sudah ,aku sudah gak sabar ingin memberikan hak mu malam ini juga " suara mengoda membuat wisnu terbuai kini wisnu akan melakukan dengan wanita yang selam ini dia cintai .


tidak terasa malam semakin larut kedua sejoli pun melakukan hak dan kewajiban nya dengan penuh gairah ,meski harus mengorbankan perasaan wanita lain .

__ADS_1


*


*


*


pagi menjelang ayah dan bunda beserta Rima telah kembali ke jakarta dengan perasaan masing masing ,tak banyak obrolan yang mereka lakukan ,Rima dengan hati hancur membiarkan suaminya bahagia meski bukan dengan dia .


" nak ,kamu mau kemana? " pertanyaan bunda pada sang mantan menantunya terlihat Rima sedang memasukan pakaian nya kedalam koper .


" ayah bunda ,izinkan Rima kembali ,Rima tidak mau tinggal di rumah ini bun, Rima sudah tidak berhak tinggal di sini "


" kamu marah sama bunda dan ayah rim?"


" tidak ,ini semua takdir yang Rima harus jalanin ,kalian orang baik ,Rima hanya ingin kembali pada kedua orang tua rima bun" mohon nya .


" ayah antarkan kamu ya," suara tegas ayah


" terserah ayah ,Rima tidak masalah ko jika tidak di antar juga .


" kami yang meminta dengan baik baik ,jadi kami akan mengembalikannya dengan baik baik pula "suara isakan bunda sudah tidak tertahan lagi , dari kemarin Bunda menahan nya ,betapa dia ikut sakit,dan kecewa .


" bunda Rima baik baik saja ,kalian tidak usah menangisi Rima ,Rima ikhlas ko " ucapnya seraya memeluk bunda yang terlihat rapuh .


" sebaiknya kita berangkat siang dan kita akan menginap beberapa hari di rumah mu boleh "" boleh yah , dengan senang hati " ucapnya antusias


"ternyata meski terluka namun kamu masih bisa tersenyum nak " ucap bunda lembut .


" harus dong ,ayo bun aku bantu berkemas "


" ayo ," ajaknya .


"begitu bodohnya putraku saat ini melepaskan wanita baik demi wanita pilihan mu nak " batin Ayah


" sebaiknya aku siapkan diri juga karena setelah ini aku dan istriku akan kembali ke rumah dulu , ia akan menjalani kehidupan hanya berdua di rumah yang dulu memberikan kenyamanan dan kebahagiaan . meski tanpa Rima semoga istrinya mau .


*


*


*


"semua sudah waktunya aku pergi dari rumah ini , maaf mas aku mengambil foto ini untuk kenang kenangan aku. " gumamnya dan mengambil 1 lebar foto yang tampak indah di lihat


bersambung*..

__ADS_1


__ADS_2