
suasana hening pun terjadi ,dimana seorang wanita dan seorang laki laki yang pernah saling mengisi dalam ikatan pernikahan , kini mereka di dipertemukan kembali setelah sekian lama tidak pernah berpikir untuk bertemu .
" aku tau ,perasaan mu saat ini ,jika kau ingin menangis menangis lah Rim " ucapan sang pria membuat Rima sontak menatapnya .
"apa kamu terlahir untuk menjadi laki laki sok tau,karena perkataan mu sungguh tidak benar " ucap Rima ketus .
" tidak mudah untuk melihat dan melepaskan orang yang kita cintai" wisnu mencoba menebaknya .
" sok tau ,sebaiknya mas pergi deh aku ingin sendiri " usirnya .
" aku mau jujur Rim ,saat ini aku ikut bahagia karena bukan kamu mempelai wanitanya melainkan adikmu " perkataan wisnu sejenak memebuat hati Rima kembali berdebar namun ia tepis dengan cepat .
" jangan gombal dengan ku, apa kamu kira aku Risa yang mau di gombalin , ingat kita hanya orang asing " ucap nya ketus dan beranjak pergi namun saat kakinya melangkah Wisnu Pun menahan nya untuk tidak pergi .
" tunggu rim ,aku mau ngobrol dari hati ke
hati dengan mu" mohon nya .
Rima sejenak menatap tajam laki laki yang notabennya hanya mantan suami ini ,merasa risih .
"maksudnya apa? ,aku bukan pemilik hatimu jadi jangan bicarakan maslah hatimu padaku " tegasnya
" apa boleh aku melamarmu kembali ?" ucapnya berharap Rima mau menerimanya .
__ADS_1
" maksudnya ,mas mau menduakan Risa?"
" aku tidak pernah menduakan nya" sergahnya
" kamu tidak lupa kan jika Risa masih istrimu " selidiknya
" sudah bercerai ,sudah tidak ada lagi namanya di hati ini " jawabnya sambil menunjukan arah hatinya .
Rima hanya bisa membuang napas panjang ,seakan beban pikiran nya masih ada .
" aku tidak mau kembali sakit mas , aku tidak mau kembali dengan orang yang sama , aku tegaskan sekali lagi cukup Rima yang dulu yang menjadi wanita bodoh tapi sekarang Rima tak sebodoh yang kau bayangkan " luapan emosi yang rima lontarkan membuat hati Wisnu semakin bersalah dan membuat nya tidak akan memaksakan cinta nya lagi ,benar rasa sakit yang ia berikan tak seharusnya ia memeinta Rima tuk kembali .
" baiklah , jika itu mau mu ,mas pamit pulang ," setelah mendengar jawaban dari Rima wisnu akan meng hargai keputusan nya .
" hem "jawabnya hanya berdahem .
semenjak kejadian itu Rima merasa tidak enak hati di mana saat itu ayah menyaksikan semuanya ,namun dia juga tidak bisa berbuat apa apa karena dia tak ingin kembali sakit hati .
" bagaimana keadaan ayah ,wisnu mau ajak ayah kembali ke jakarta yah mau kan ? jika tak ada kerjaan yang menumpuk Wisnu akan singgah ke rumah pakdenya namun kali ini ia ingin membujuk sang ayah agar mau ikut dengan nya meski tak ada wanita di sisi mereka wisnu berharap akan selalu menjaga sang ayah ,
" apa ayah akan tinggal di rumah mu ?
" iya dong yah , sekarang wisnu sudah bisa masak yah ,masakan wisnu tak kalah enak deh dari masakan bunda " tiba tiba wisnu nyebut nama bundanya dihadapan sang ayah .
__ADS_1
"maaf " lanjutnya saat baru tersadar jika dia sudah membuat kembali sang ayah bersedih .
" ayo siap siap ,ayah udah kangen kota di mana kalian sering berdebat dan saling merebutkan ayah" bukan bersedih melainkan ayah lebih semangat untuk kemblali ke rumah yang ada di jakarta .
"ayah tidak marah " tanya wisnu tak enak hati namun jauh di lubuk hatinya ia bahagia akhirnya ayahnya mau tinggal dengan nya .
"asisiten ayah juga ikut kan ,ayah sudah lama meninggalkan nya ,pasti sekolah juga sudah lama merindukan kehadiran ayah ," tak di pungkiri bahwa ayah masih ingat dengan sekolah di mana ia menjadi kepala sekolah dulu .
" noh ,om serem di depan yah " cibirnya . pasalnya wisnu tak pernah suka dengan asisten ayah yang memiliki kumis yang tebal . dari kecil wisnu selalu menyebutnya om serem .
" ha ha ha kamu masih sebut dia om serem ,sekarang dia lebih manis le "ayah pun tertwaa dengan lepas .
"masih sama yah " ucap wisnu .
setelah acara pamitan meski berat hati pakde dan bude mengizinknan nya namun Darma dan zoya tampak cemberut pasalnya mereka belum bisa ikut pindah ke jakarta karena tugas pekerjaan masih menumpuk .
" bunda ayah kembali ke jakarta cantik " gumamnya di saat mendatangi makan sang istri tercinta .
"bunda wisnu kangen ,wisnu gagal mendapatka hati Rima kembali bunda " ucapnya dalam hati .
" Asalmualaikum bunda " suara yang amat ia kenali membuat kedua pria itu melihat ke arah suara dan ternyata ...
bersambung *******
__ADS_1