Istri Pilihan Bunda

Istri Pilihan Bunda
episod 19


__ADS_3

" Wisnu " suara tegas seorang pria membuat keduanya menoleh ke arah suara .


" kamu wisnu kan " tanya nya lagi meyakinkan


" iya, maaf siapa ya"wisnu yang masih belum mengenalinya


" loe masa lupa ,gue Arsya ,teman satu angkatan dulu masih belum ingat kah? "


" wow iya aku baru ingat ,Arsya si pria paling baik di antara kita kan "ucapnya setelah mengingat .


" syukur deh kalo loe udah ingat ,gimana kabarnya Nu? "


" Alhamdulillah baik Ar, loe sendiri gimana keliatan nya loe bahagia banget Ar " Wisnu perhatikan Sahabatnya ini terlihat bahagia.


"Alhamdulillah , semenjak gue punya anak bawaan nya happy aja Nu , kapan kapan maen dong ke rumah nanti gue kenalin sama istri dan anak anak gue mau ya? ungkapan Ar membuat Wisnu ikut bahagia dan tidak menyangka jika teman nya sudah menikah dan memiliki anak


" serius loe udah punya anak ,tadi lo bilang anak anak ,anak lo berapa emang "


" kembar 2 ,ups sorry siapa nie, calon apa kalian udah menikah juga " sontak pertanyaan Ar membuat keduanya menjadi gugup .


" o iyah , kenalin dia Risa calon istri gue Ar " tegasnya .


" halo aku Risa " Uluran tangan Risa ternyata tidak di sambut Ar begitu saja Ar lebih mengantupkan kedua telapak tangan nya di dadanya .


"maaf ,aku Arsya ,ok Wisnu gue permisi dulu yah ,udah di tunggu Istri dan anak anak di rumah ,kasian " pamit Ar membuat Wisnu semakin penasaran kenapa Ar tidak menerima uluran tangan sang kekasihnya .


" kapan kapan main Alamat nya loe pasti masih ingat depan rumah bunda dulu ko ",lanjut Ar pada sahabat lamanya .


" sipp kapan kapan ya, " jawab Wisnu singkat .


setelah kepergian Ar wisnu dan Risa melanjutkan pembicaraan tentang rencana pernikahan nya .


*


*


*


" bunda ,ini ko masakannya banyak banget bun" Rima yang telaten membantu sang mertua bersiap siap menghidangkan makanan .


" karena bakalan ada bude dan pakdenya wisnu rim" jawab bunda antusias .


" oh gitu " hanya ber oh ria ,sejujurnya rima belum kenal dengan pak dengan yang di maksud .


"suara mobil pakde sudah dateng sayang bunda minta tolong lanjutin ini ya"


" ok bun,ini tinggal di angkat aja kan " tanyanya .

__ADS_1


" iya "


" , wa'alaikumusalam , pake acara bawa ini segala ,ayo masuk mba ,mas ayo masuk , ayahnya wisnu sebentar lagi pulang ko " percakapan Bunda begitu hangat .


" Loh mantu ku mana ? ,ko dari tadi belum keliatan , kamu jangan umpetin terus dong " canda mba Rita .


" sembarangan , itu mantu ku ,situ belum punya mantu liat nie Si Darma aja masih jomblo toh , dia istri si wisnu loe mba " candanya .


" biarin ,sama aja toh ,wisnu juga anakku itu berarti dia juga mantuku " tak mau kalah .


" sudah bu ,kenapa jadi berantem sih ,udah mana nie suamimu ko belum pulang emang dia masih ngurusin sekolahan kaya dulu" pertanyaan sang kaka pada adik nya.


" iyah lah mas ,dia itu masih sibuk maklum , suamiku kan rajin gak kaya mas ,enak enakan di rumah " cibir bunda pada sang kakaknya memang mereka tak pernah baper karena semuanya hanya lah cara mereka berbicara saling meledek kadang sedikit menyindir.


" masmu di rumah karena sakit ,kalo gak sakit karyawan kantor pada pucat tiap pagi ,maklum mas mu itu galaknya belum berkurang " belas sang istri .


" sudah sudah kapan makan nya sih ini Darma udah laper bu pak ,bun mana wisnu " suara Darma menyadarkan pertengkaran kecil yang sudah biasa itu .


" wisnu belum pulang ,sekarang dia sudah kerja , ayahnya sudah menyerahkan tanggung jawabnya pada putra kami, kalo ayahnya bilang dia masih mau mengurus sekolah sayang katanya kalo dia lepas begitu saja " tutur bunda


" bun,gak ada air minum nie tenggorokan Darma ko kering ya" canda nya .


" gak da , " ketus bunda yang sudah biasa keponakan nya selalu meledek . mereka memang sering menyebut adik dari ayahnya itu bunda .


" Assalamualaikum "


" mas ,sudah lama ?" ketika sang ayah memasuki rumah dan langsung menyalami tamu tamunya siapa lagi kalo bukan keluarga dari sang istri .


" dari pagi ,gak tau yah " ketus Pakde .


" kenapa masih betah mas " jawab ayah meledek .


" kami masih betah nunggu mantu kami belum keluar keluar nie ,mana udah laper juga ,nunggu tuan rumah menyebalkan " ketus pakde .


" jangan marah marah terus ,nanti darting naik mas ,ayo kita makan dari pada berdebat terus " bunda yang sudah pusing setiap bertemu suami dan kakaknya selalu saling menyindir .


meski bunda tau itu hanya candaan .


" ayo mas jangan malu malu ,apalagi masakan istriku enak enak , di tambah yang bantuin mantu kesayangan kami pasti bakalan lupa pulang " cibir ayah .


" sudah, ayo aku penasaran masakan mantu mu ,kalo enak aku mau pinjem mantumu ikut ke rumah "


" ngapain ? "


" dia biyar masakin buatku juga " timpalnya gemas .


" gak yah mas ,dia mantuku ,mas suruh aja darma nikah pasti mas seneng di masakin mantu .

__ADS_1


" cukup" .. ketiganya masih tidak abis pikir candaan nya makin jadi .


" ups sorry bun , abis mas mu bikin kesel ,mantu kita mau di pinjam segala "ayah mencoba merayu sang istri agar tidak ikut melotot .


" sudah ayah ganti baju dulu ,baru kita makan bersama , dan satu lagi telpon anaknya masih dimana ? "tegas sang bunda .


" iiiyah bun" jawab ayah sedikit gugup .


" ha ha ha emang enak ,ayo bu kita makan aja ,Darma ayo makan yang banyak " ajaknya pada anak dan istrinya .


" serbu..... " itulah kebiasaan keluarga yang lama menjalin hubungan dengan candaan kadang saling ledek dan saling hina namun mereka tau itu tidak akan membuat mereka marah .


" waw... bunda ,ini beneran istri wisnu " seketika Darma tidak percaya jika wisnu akan menikah dengan gadis manis dan terlihat masih muda cantik penampilan sederhananya membuat Darma mengaguminya .


" sudah jangan liatin Rima terus nanti wisnu marah loh" ucap bunda .


" ini sih daun nya muda banget ,rasanya pasti lebih manis "


" pLAk , kalo ngomong di saring "nasehat ibunya .


" sakit bu" seketika pukulan ibu membuat sang empu meringis .


" Rima ,ini bude ,pakde nya wisnu ,dan ini Darma ponakan bunda sini kenalin " bunda mengenalkan sang mantu pada kelurganya .


" halo ,aku Rima bude, pakde " jawab Rima sambil menyalami ketiganya .


" hay sayang ,sini boleh dong bude peluk " seraya bude mendekati Rima yang masih berdiri di depan nya .


" bo boleh bude " jawaban Rima sedikit gugup .


" aduh ,cantik dan sopan sekali sih kamu Rim , ini baru wanita , bukan kaya Risa pacar si wianu dulu bikin pusing kepala liat penampilan nya dulu " perkataan Bude membuat hati ayah dan bunda kaget .


"sudah sudah ,kalian kapan makan nya ,akau udah laper berat " suara tegas pakde membuyarkan lamunan kedua orang tua wisnu .


" iya ,aku pun sama , hay Rima aku Darma laki laki paling ganteng di rumahku " ucapanya PD .


" ganteng tapi masih jomblo percuma lee" cibir pakde


" uuh bapak buka kartu terus " .sautnya .


" sudah kalian bisa diem gak ,mantu ku jadi bengong terus liat tingkah kalian ini " bunda tidak mau Rima mikir yang aneh aneh pada kelurganya .


" iya ayo makan " ayah yang sudah bergabung , menyendokan nasi yang sudah di sediakan sang istri .


suasana makan siang kali ini masih belum lengkap karena wisnu tidak bisa pulang cepat ,maklum mereka tau pasti wisnu sedang sibuk .setelah acara makan makan sudah selesai keluarga itupun masih berbincang bincang dengan suka cita ,mencurahkan kebahagiaan setelah mendapatkan mantu .


tak terasa malam pun tiba ,seluruh kelurga pakde terpaksa harus kembali pulang,tanpa menunggu wisnu .

__ADS_1


bersambung .


__ADS_2