
Suasana ruangan nampak canggung pasalnya kedua putranya memaksa Zoya agar menyuapi sang ayah karena kedua putranya tidak mau sang ayah sakit kembali dan tidur lama lagi.
" makasih yah ,aku bahagia ,kamu dan anak anak mau menerima dan merawat aku , bisakah kita kembali sepeti dulu" ucap Adi dia berpikir Zoya sudah memaafkaan dan akan kembali menerimanaya ,namun senyum dan semangat pun hilang saat Kakak dan mantan ayah mertuanya masuk dan mengatakan Jika Zoya akan di jodohkan dengan teman Darma .
'' kamu tidak usah repot repot ,sok soan mau menikahi adikku lagi ,aku sudah cukup jika hanya masalah uang yang mereka butuhkan itu akupun mampu ,dan kamu tidak ingat selama dia dalam kandungan bukan kah kamu juga bilang selalu keberatan jika harus menuruti keinginan zoya ingat tidak ?" ucap Darma sinis .
" maaf mas, aku dulu mungkin bukan laki laki yang baik ,dan masih dalam tahap belajar ,tapi aku sekarang berjanji akan menjaga dan menjadi ayah yang baik untuk anak anakku " tegas Adi yang tak mau kalah .
" cukup sudah kesempatan yang aku berikan padamu ,mulai sekrang jadilah orang asing bagi adikku ,karena waktumu sudah habis bersamanya aku tidak sudi jika adikku kembali menikah dengan laki laki sepertimu " ucap Darma yang begitu menyakiti hati dan perasaan Adi .
" cukup Darma ,kau masih saja membahas masalalu ,meski dia gagal menjadi suami adikmu ,tapi berikan lah kesempatan menjadi ayah untuk keponakan mu " lerai Pak Joko .
" tapi " .. Ucap Darma namun Bapak memberikan isyrat agar diam
" maaf pak, adi mohon restui adi dengan Zoya ,adi janji adi akan menjadi ayah dan suami yang lebih baik lagi pak" mohonnya .
" kamu tanyakan dulu pada Zoya jika dia menerima mu kembli bapak akan selalu mendukungnya, namun jika Zoya tak mau menerima bukan berarti dia membencimu , ingat kami sudah memaafkanmu dan bapak mengerti perasaan mu saat ini " ucap bapk bijaksana .
Zoya dan kedua putranya hanya bisa diam menyaksikan perdebatan Ketiganya terutama Sang kakak yang masih terlihat marah dan kecewa .
Pak joko sengaja membawa kedua cucunya untuk pulang dan Darmapun meninggalkan ruangan itu dengan hati kesal .
kini Zoya dan Adi sama sama diam ,Adi tau jika Zoya tak mungkin menerimanya kembali jika saingan nya itu lebih baik darinya ,sejak tadi Darma mengatakan jika calon Zoya adalah pengusaha hebat dan yang pasti dia lebih kaya dan lebih sukses .
" maaf " ucap Zoya lirih dia bingung rasanya itu nyatanya maaih ada namun dia tak ingin menjadi korban kembali ,dia tak ingin membuat sang kakak kembali kecewa padanya .
" maksudnya apa sayang ,apa kamu mau menerima pinangan laki laki lain ? " selidik Adi tak terima ,namun dia paham jika Zoya pasti akan menerima laki laki yang jauh lebih sempurna darinya .
" baiklah ,tapi aku minta jangan larang aku untuk menemui kedua putraku zoy" kini Adi akan menerima keputusan Zoya dan keluarganya ,namun satu hal yang Adi pinta agar selalu di perbolehkan untuk bertemu dengan Zayan dan Zayin .
" maafkan aku Zoy, jika pernah menyakitimu dan anak anak , mas menyesal ,tapi mas doakan semoga kamu dan laki laki pilihan keluargamu bisa bahagia " ucap Adi pasrah .
" aku tidak akan melarangmu ,datanglah jika kamu ingin menemui keduanya ,aku harap kamu akan menemukan kembali cinta sejatimu mas" meski dalam hati Zoya merasa tak rela jika Adi kembali menikah dengan wanita lain ,namun dia pahan ini lah jalan takdirnya .
__ADS_1
" mas tak akam mencari kebahgiaan dengan wanita lain Zoy, cukup anak anak yang menajdi tujuan mas saat ini dan nanti ,sebaiknya kamu pulang ,mas bisa jaga diri,jagan terlalu lelah kasihan anak anak ,mereka pasti lebih membhtuhkan mu saat ini, berikan ini untuknya ,mas sengaja bekerja keras untuk kalian ," Adi yang memberikan kartu agar kedu anknya menerima nafkanya .
" tidak usah mas,aku dan mas Darma masih mampu " tolak Zoya
"apa harus mas mati dulu zoy ,kau menolak nafkah mas untuk kedu Putra mas ,mas rela "
" tidak mas ,bukan itu maksudku, mas tau sendiri,mas Darma pasti tau" jelasnya .
" baiklah ,simpan saja ,jika masih tidak mau mas sendiri yang akan mengantarkan ini pada Mas Darma " ucap Adi sedikit tegas .
" jangan ,baiklah aku akan simpan ini untuk anak kita " ucap Zoya pasrah
Da rasa lega dan bahgia saat Zoya menerima kartu itu dengan mimik muka yang terlihat lucu .
" mungkin mas besok harus pulang ,dan titip kan salam sayang aku pada Zayan dan zayin , kemungkinan mas akan kembali saat acara pernikahan mu dengan nya Zoy, jujur mas masih belum percaya jika kita harus berpisah seperti ini " ada rasa perih dihati Zoya dan adi saat keduanya harus kembali berpisah .
" jaga kesehatan mu mas, kenapa tidak meminta mas Wisnu menjemputmu " ucap Zoya sedikit kahwatir .
Deg ..
Ada rasa cemburu jika sang mantan memiliki Asiaten wanita ada kemungkinan sang Asisten itu pasti cantik dan seksi .namun dia bisa menahan kesalnya saat ini .
" oh ,baiklah aku pulang ,dan hati hati jika pulang nanti kabarin anak anak terlebih dahulu " ucapnya sedikit ketus.
keesokan harinya Zoya yang gelisah menunggu kabar dari sang mantan,harus kecewa jika nyatanya Adi sudah berada di Bandara bersama Aisyah yang terlihat dari fotonya Aisyah wanita berhijab yang terlihat cantik dan anggun .
" kenapa dia memilih wanita yang menjadi asiaten nya sih ,sebel, dasar genit " tanpa ia sadari Zoya nampak kesal dengan keputusan Adi memilih Ais yang menjadi asiten nya ,bukan pria .
Tok tok tok ...
" mamah ,boyeh kita macuk " teriak sang putra yang di respon Zoya dengan senyuman dan langsung membukakan pintu .
" kalian sudah rapi ,ko tumben " tanya Zoya penasaran pasalnya kedua putranya sangat susah mandi pagi .
__ADS_1
" bica dong, kan tadi ayah dan tante cantik kesini dan belikan kita sarapan bubul enak mah " seru keduanya yang membuat Zoya semakin ,pasalnya kenapa harus bangun kesiangan .
" terus ayah bilang apalgi nak?" pancing Zoya siapa tau Adi menitipkan pesan untuk nya
" enda nitip ap ap mah " jawab keduanya jujur
" sebel " makinya kesal .
" sebel kenapa mah?" selidik Zayan .
" eh .. Sebel mamah belum mandi masih bau nih sayang ,kalian kembali ke kakek dan nenek lagi yah ,mamah mau mandi ok " ucap Zoya sedikit gugup .
" ok "
Semenjak kejadian itu Adi tak pernah bertemu dengan Zoya namun tidak dengan kedua putranya karena setiap hari minggu Adi mengunjungi dan membawa keduanya main main dan makan makan ,yang pasti Adi selalu mengajak Aisyah untuk menemaninya .
" Ais ,mas mau kamu bantu mas ,biar ibu anak anak cepat menyadari jika masih ada hati mas seorang di hatinya " ucap Adi pada sepupu jauhnya ,karena keduanya sedang menjalani misi sesungguhnya .
Ais menyetujui semua rencana sang bos ,sekaligus sodara jauhnya ,meski harus mengorbankan waktunya yang sehrusnya dia selalu pulang kampung jika saat libur .
" pak ,anak anak pergi sama siapa ? " tanya Zoya penasaran . Pasalnya dia yang baru pulang berkencan dengan Dafit nyatany kedua putranya tidak adak sedangkan bapak dan Mas Darma ada di rumah .
" sama ayahnya ,dan Ais juga ,kedu putramu itu cepat akrab juga kan ndo , Ais itu udah cantik solehah dan keibuan juga ,ayah juga senang si Adi sudah lebih baik "
Deg ..
" Ais lagi " gumamnya pelan
" Asaalmualaikum ...." ucap Adi dan kedua anakny saat sampai di kediaman Zoya.
" deg deg .. Deg .... nyatanya ada hati seseorang yang nampak syok melihat wanita yang selam ini ia cari nyatanya bersama Adi .
" Ais " ucap Darma pelan
__ADS_1