Istri Pilihan Bunda

Istri Pilihan Bunda
episod 33


__ADS_3

" bapak " ucap Rima kaget


" jangan ganggu adik mu dulu, biarkan ia sendiri dulu nak , bapak tau kamu sudah mendengar perkataan adikmu ? " ucap bapak pelan .


" hemm, aku merasa bersalah pak ,tidak seharusnya dewi yang berkorban ,Rima berkata lirih .


" sebaiknya kamu istirahat nak , biar ini menjadi urusan bapak ." bapak hanya ingin meyakinkan sang putri keduanya , dia tidak mau salah satu anak anaknya menjadi korban keegoisan nya .


" baik pak" Rima percayakan semuanya kepada bapaknya .


**


beberapa hari kemudian semenjak kejadian itu Rima merasa canggung berharap jika ini hanyalah mimpi ,dia sudah memutuskan untuk menerima takdir , Dewi yang sudah beberapa hari ini selalu di sibukkan dengan beberapa tugas tugas kuliah merasa beruntung tidak harus bertemu dengan sang kakak, dia berjanji tidak akan menyimpan rasa cinta ini untuk sang pujaan hati .


" teh Dewi ,gak sarapan ,noh udah di masakin teh Rima juga, kamu gak kasian apa , setidaknya makan lah " nasehat sang adik pada kakak keduanya yang hanya beda 3 tahun .Juan memang paling terakhir namun sikap dewasanya pada semua masalah yang di hadapi kakak perempuan nya berharap semua akan baik baik saja .


" maaf juan teteh udah telat "ucpnya sambil merapihkan penampilannya .


" setidaknya kalian harus menghadapi bukan menghindari masalah " jawaban Juan tampak kesal .


" sekali lagi maaf ,, teteh berangkat yah ,tolong sampaikan pamit teteh pada bapak dan ibu " bukan tidak mau menghadapi namun dia merasa canggung jika harus berhadapan dengan sang kakak.


"hemm" singkatnya .


perdebatan kecil itu tak luput dari pandangan dan pendengaran seseorang yang sedari tadi hanya bisa menahan nya .


*


*


*

__ADS_1


tiga bulan telah berlalu kini acara pernikahan sudah di depan mata ,banyak tamu yang hadir kerabat,tidak lupa kedatangan mantan mertua Rima pun turut hadir ,detik detik ijab kobul pun tiba ,zoya beserta keluarga pakde turut hadir tidak terkecuali mas Wisnu yang tampak gagah dengan stelan jas hitam meski terlihat tidak bahagia namun ketampanan nya tak pernah luntur , duda keren itu pun tak henti hentinya menghembuskan napas panjang ,rasa gelisah dan rasa tidak rela pun menghinggapi hatinya .


" Assalmualaikum ,pak gimana kabarnya " ucap Ayah sedikit canggung .


" Alhamdulillah baik " jawabnya ramah .


" sekali lagi kami sekelurga memohon maaf , atas kegagalan putra saya ,ini Wisnu putra bodoh saya ,silahkan jika bapak dan ibu mau pukul dan tampar " bukan sang ayah namun pakde yang menawarkan ,sehingga memebuat hati Wisnu kesal dan malu .


" saya sekelurga sudah memafkan nya ko pakde ,ha ha ha saya ingin memberi kesempatan kepada wisnu untuk melihat pernikahan putri saya , setau saya wisnu sudah menjadi duda ya" cibir bapak Rima .


" betul pak ,duda lapuk ,gak da yang mau sama kakak saya ,soalnya sekarang sudah jadi duda dingin kaya kulkas 2 pintu pak " cerocos zoya .


" ehmm zoya gak lucu " bisik wisnu tak enak hati .


semua orang tampak tertwa lepas ,mungkin bapak dan ibu Rima sudah jauh lebih mengerti arti memaafkan karena semua sudah menjadi ketentuan Allah pada umatnya .


semntara itu di ruang pengantin terlihat Rima sudah terlihat cantik begitupun Dewi ,meski tidak di satu ruangan .


" jelas dong ,kerena tim kami sudah menyiapkan yang terbaik untuk pelanggan nya " ucap perias santai


" ooh " dewi hanya beroh ria saja karena dia kali ini hanya mengikuti semua saran ibu dan bapaknya .meski hati masih sedikit berharap pernikahan ini untuk nya .


" yup ,udah kelar pasti semua orang gak nyangka jika ini kamu wi " sang perias pengantin itu pun tersenyum bangga ,melihat hasil hiasan nya .


*


*


*


" teh ,apa teteh sudah siap patah hati kedua kali nya , aku jadi gak mau jatuh cinta teh " ucap juna

__ADS_1


" hustt... jangan gitu ,teteh udah ikhlas kamu dengerin teteh ,jika sudah jodohnya mau sejauh dan sebesar apa penghalangnya pasti tetap berjodoh ,dan sebaliknya , ingat kamu jangan menyalahkan takdir " nasehat Rima .


" siap ,tapi aku jadi penasaran bagaimana reaksi teh dew,aku yakin di hati a reyhan sudah tumbuh nama teh dewi ,saat kalian sering bertemu dan di temenin saat berjualan namun a reyhan belum menyadarinya " ucapan Juna membuat Rima tersenyum geli .


" iya ,kamu ingat tidak saat teteh mencari sebuah cincin dan saat A Reyhan memasangkan nya alesan jari kita pasti sama , ha ha ha kebahagiaan Rima sesungguhnya adalah menyatukan hati dan cinta kedua nya yang tanpa mereka sadari .


*


*


*


" mak ,reyhan udah siap ,ayo reyhan udah gak sabar nie keburu hilang hapalan ijabnya mak " ucap reyhan


" sabar ,nie cincinya ketinggalan" ema merasa bahagia jika dewi yang menjadi menantunya bukan tidak suka pada rima namun hati Rima bukan untuk putranya .


*


*


*


suasana tampak menegangkan ,begitupun suasana hati Wisnu semakin tak karuan keringat dingin membasahi kedua pelipis nya .


namun ketegangan itu semakin menjadi setelah mendengar suara Reyhan menyebutkan nama seseorang yang begitu lantang


" bagaimana para saksi " ucap sang penghulu


"Sah " ucap semuanya .


deg

__ADS_1


bersambung ******


__ADS_2