
deg
bagai di sambar petir ,perasaan wanita mana yang tidak sakit jika semua yang suaminya lakukan hanyalah bualan saja, ternyata semua ini ada maksud lain di belakangnya .
percakapan bunda dan ayah mertuanya kini dia paham kenapa secepat itu Wisnu berubah ,dan memperlakukan nya dengan lembut ternyata dia ingin bermain main dengan ketulusan keluarganya dan perasaan dirinya .
" baik mas ,akan aku ikuti permainannya " dengan senyum getir Rima kembali ke dapur untuk mengambilkan air untuk suami nya .
yah wanita yang tidak sengaja mendengar percakapan Bunda dan ayah ternyata mereka peka dalam sikap putranya yang tiba tiba manis pada istrinya ,tetapi bunda dan ayah hanya akan memantau kedepannya mau bagaimana ,pantas mereka meminta agar Rima tidak meninggalkan rumah itu dengan membawa masalah .
"hay sayang ,aku kangen .. besok aku mulai bekerja menjadi CEO, pekerjaan yang akan membawa mu dan keluargamu bahagia sayang ," ucap Wisnu dalam panggilan telponnya bersama sang kekasih .
"....
" love you ,besok makan siang di cafe biasa ok " sedikit berbisik .
"bay "akhirnya percakapan singkat wisnu dan Risa berakhir ,dia tidak mau Rima curiga sebelum rencana itu berhasil .
ceklek ..
" mas ,ini airnya kamu pasti haus " ucapnya sedikit manja .
" eh... iiyah .. aku sangat haus banget sayang " jawabnya
"mas aku mau tanya boleh "
__ADS_1
" boleh ,kamu mau tanya apa?"
" apa mas sudah memutuskan kekasih mas ?" pertanyaan Rima sontak membuat Wisnu tersedak
uhuk uhuk uhuk ....
" maaf mas ,ini tisunya " Dengan sigap Rima memberikan tisu pada suaminya .
" maksih sayang " ucapnya sambil membersihkan tumpahan pada baju yang ia kenakan .
" maaf mas ,pertanyaan aku bisa mas jawab " pasih penasaran jawaban apa yang akan ia dengar dari sang suami .
" jangan khawatir ,hubungan kami sudah lama berkahir " jawabnya seolah membenarkan namun di dalam hati dia merutuki pengakuan nya itu .
" benarkah ,aku bahagia mas ,makasih banyak mas " terlihat Rima begitu bahagia mendengar pengakuan suaminya itu .
" bo ....boleh ke ..kenapa tidak " mendadak Wisnu menjadi gugup dan dia takut kalo pertahanan nya runtuh ,seketika itu Rima memeluk sang suami dengan erat tanpa wisnu tau Rima terlihat tersenyum sinis , dia tau suaminya itu sedang berbohong ,dan dia sudah mendengar semuanya saat di depan pintu ,namun mau sampai mana sang suami membohonginya nanti tinggal tunggu waktu untuk menumpahkan nya ,baru dia bertindak .begitupun Wisnu di balik pelukan hangat itu wisnu begitu malas .
"iya putus ,namun akan aku jadikan dia menjadi ratu ku kelak Rima ,terima saja nanti saat aku menceraikan mu tanpa sepeserpun harta untuk mu " ungkapnya dalam hati .
*
*
*
__ADS_1
"ayah ,ini kantor wisnu " tanya nya antusias .
" iya nak ,ini kantor ayah dulu .dan sekarang sudah waktunya ayah serahkan semuanya padamu " ucap sang ayah .
"aku janji akan mengembangkan perusahaan ayah dengan baik dan berkembang lebih pesat lagi yah " perasaan wisnu kembali bahagia ,dia sudah tidak sabar akan waktu itu .
setelah sesi perkenalan Ayah pergi meningglkan kantor ,sang ayah memang sudah menyerahkan tanggung jawabnya itu kepada sang putra terserah dia mau melakukan apa ,yang pasti ayah tidak akan tinggal diam jika perusahaan itu bangkrut di tangan putranya itu .
*
*
*
"sayang ini beneran kamu ? " seakan tidak percaya dengan apa yang ia lihat .
" iya lah ,gimana ganteng kan " ucap Wisnu .
" aku makin cinta dan sayang padamu "Risa tanpak terpesona pada wisnu ketika penampilan terbaru sang kekasih .
" aku pun sama ,tapi aku janji akan segera menghalalkan hubungan kita 2 bulan lagi ,kamu mau menunggu waktu itu kan " selidik wisnu .
" pasti dong masa tidak " jawaban Risa membuat hati kecil wisnu bahagia dan membuat wisnu tertawa .
"Wisnu"....panggilan seseorang membuatnya berhenti tertawa .
__ADS_1
bersambung ....