
tok
tok
tok
dengan secepat kilat wisnu mengetuk pintu salah satu penghuni kosan miliknya dulu ,
" iya sebentar.." teriaknya
clek ....
" wisnu " dengan bingung bu mempersilahkan sang tamu masuk .
"bu jum , wisnu mau tanya apa benar bunda sudah meninggal? " dengan suara lirih Wisnu ingin memastikan .
dengan tarikan napas yang panjang bu jum paham akan hal ini .
" sabar nak wisnu ,setiap yang bernyawa pasti akan meninggal , sebaiknya kamu doakan saja ,maaf ibu izin ke dapur dulu yah " pamitnya .
dengan wajah menunduk wisnu hanya bisa diam
" sekarang minum dulu , kamu harus ikhlas nu " ucapan bu jum membuat nya tenang kembali .
" ehm ... kamu dari mana ,kemana saja tidak pernah berkunjung lagi ke rumah bunda mu nu ?" tanya bu jum dengan hati hati ,memang semua orang tidak ada yang tau rahasia sebenarnya yang terjadi karena mereka tidak terlalu mempermasalahkan kehidupan orang orang sekitar .
" maaf bu , aku sudah mengecewakan bunda dan ayah bu " jawabnya lirih .
" bu denger bunda mu meninggal dalam keadaan tidur ,ayah mu sendiri tidak menyaka jika sang istri meninggal "mendengar cerita bu jum seketika air mata lolos begitu saja ,sedangkan dia sedang asik bersama sang istri .
" apa bu jum tau ayah sekarang tinggal dimana? " wisnu yang hanya ingin tau kebenarnya .
" setelah satu minggu atas meninggalnya bundamu ,ada seorang pemuda yang menjemput ayahmu , ibu tidak tau percis pergi kemana ,kalo tidak salah keponakan bundamu yang dari surabaya " jelasnya .
ada kelegaan tersendiri jika ayaj bersama keluarga bundanya yang di surabaya ,mungkin tidak sekarang ia temui namun ia yakin setelah meenenangkan hatinya dia akan menemui sang ayah ke surabaya .
" makasih banyak bu jum ,maafkan kesalahan bundaku selama bunda masih hidup ,wisnu pamit pulang bu " pamitnya dia merasa lebih tenang dari yang tadi sehingga dia ingin segera pergi dimana sang ibu di makamkan .
" hati hati ,sering seringlah mampir ke kosan ,karena kosan ini tidak di jual ayahmu"
__ADS_1
" baik bu ,maksih atas nasehatnya , wisnu pamit yah bu " ucapnya .
" sama sama , salam buat Neng Rima yah ,sudah lama ibu tidak melihatnya belanja di warung " ucapan bu jum membuat hati wisnu berdetak lebih kencang .
deg
" akan saya sampaikan bu " ucapnya lembut .
memang rumor perceraian wisnu masih tersimpan rapi begitupun tentang penikahan nya yang ke dua .
" Assalmualaikum .tak ingin berlama lama lagi wisnu beranjak pergi .
" waalaikum salam hati hati nak " perahatian bu jum mengingatkan wisnu pada sang bunda ,meski cerewet namun selalu menasehati dan perhatian nya begitu besar .
*
*
" mas kamu dari mana sih ,aku bt nunggu kamu lama di mobil " cerocos Risa saat melihat suaminya kembali
" diam" bentaknya
" kamu tau bundaku meninggal di saat aku memanjakan mu ,apa tidak sedikt saja rasa empatimu ris ,kamu mau tanya salah mu di mana iya ? " dengan mata memerah wisnu meluapkan kemarahannya pada sang istri
" maaf mas aku tidak ... " ucapnya terpotong saat mobil kembali membaeanya ke tempat yang belum di ketahui Risa .
" sebaiknya kamu diam ,aku mau ke makam bunda " dengan suara dingin wisnu memepringati Risa dengan tatapan yang mengerikan .
" iya " singkatnya dia tidak mau kena bentak lagi dia memeilih untuk diam .
*
*
*
setelah samapai ke pemakaman ,tak lupa wisnu membelikan bunga yang indah untuk di persembahkan pada sang bunda tercinta , dengan langkah pelan kini dia menemukan nama yang dia cari .
hik hik hik" bun ... apa kabar bun? " dengan air mata yang tiba tiba menetes
__ADS_1
" bunda ninggalin wisnu , bunda kecewa karena wisnu menikah dengan wanita pilihan wisnu ,bunda kecewa jika wisnu menduakan istri pilihan bunda ? dengan hati yang sakit dan sedih wisnu menanyakan alasan kenapa bundanya pergi tanpa pamit .
" maafkan wisnu bunda ,,,, bunda jadi begini karena wisnu kan " dia terus merancau tidak peduli sang istri yang memandang dengan sinis tak peduli apa tanggapan nya ,dia ingin mengungkapkan perasaan kesal ,sedih dan kehilangan pada sang bunda .
" mas jangan berucap seprti itu ,ayo sebaiknya kita pulang " pinta Risa pada sang suami yang semakin lama semakin kacau dalam ucapan .
"kamu tidak pernah mengerti yang aku rasa kan ris ,bunda meninggal gara gara aku menikah dengan mu " serunya
" ooh jadi kamu nyalahin aku juga ,bunda kamu mati karena penyakit nya bukan aku " teriknya .
" cukup risa ,jangan pernah salahkan penyakit bundaku ,dia tidak pernah sakit parah , kamu camkan itu " bentaknya dan berlalu meninggalkan pemakaman .
" heh ... bagus deh lo udah mati ,setidaknya tidak ada penghalang lagi untuk ku mendapatkan wisnu anak bodoh mu itu " ucapnya sinis pada gundukan tanah yang tidak akan pernah menjawab semua cacian nya .
#
#
kehidupan wisnu kini jauh berbeda kini dia menjadi sosok suami yang dingin dan jauh dari kata romantis ,semejak kejadian di pemakaman sang bunda ,dia lebih terlihat seperti mayat hidup ,berbicara sedikit meski dengan risa .
" mas aku mau membeli peralatan bayi tranfer lagi ya uang yang kemarin habis" pintanya meski suaminya berubah namun dia tidak pernah komen masalah uang padanya .
" sudah ," jawabnya singkat .
" makasih , aku pergi dulu yah " tak ada kecupan tak da kata kata manis Risa sudah mulai terbiasa dengan sikap suaminya ini .dia lebih mementingkan shoping dan jalan jalan bersama teman teman nya .
" zafra inguti terus wanita itu ,dia sepertinya sudah mulai memebohongiku " titahnya pada sang asisten
" baik tuan " jawabnya .
" zaf pesankan tiket pesawat untuk kepergian ku ke surabaya ,aku ingin menemui ayah " pintanya lagi .
" baik tuan " jawabnya kemudian pergi menjalankan tuganya .
"bunda ,wisnu kangen , ayah wisnu kangen ,maafkan putra mu ini yah " gumamnya dalam hati .
bersambung ...
jangan lupa like dan vote komen juga ya 🙏🙏🙏🙏🙏
__ADS_1