
Jakarta, Indonesia.
Marco membuka pintu mobilnya begitu mobilnya berhenti di depan tangga halaman depan rumah keluarga Salim lalu berjalan menuju ke ruangan dalam rumah bersama dengan Anastasia gadis cantik yang mengejutkan anggota keluarganya.
"Marco, siapakah dia? Kenapa kamu pulang ke rumah dengan membawa gadis lain selain istri kamu sendiri, Salsa? " tanya Pak Hendri Salim di depan dengan nada menegurnya.
"Dia Anastasia kekasih Dennis Rodman sepupu bejatku yang ingin minta tanggungjawab atas perbuatan hina Dennis terhadapnya sampai ia hamil anaknya di Belanda." jawab Marco yang langsung memperlihatkan bukti kebenaran dari ucapannya kepada Pak Hendri Salim yang kaget bukan main.
"Panggil Dennis untuk pulang ke rumah sekarang juga." perintah dari Pak Hendri Salim kepada orangtua Dennis Rodman yang dipanggil untuk menghadapnya di ruangan pribadinya.
"Ya, tapi Pa? Den, saat ini sedang honeymoon di Rusia bersama istrinya Zeva." kata Pak Fandi Salim Papanya Dennis Rodman Salim.
"Papa tidak peduli! Pokoknya dia harus pulang ke rumah sekarang juga..!"perintah dari Pak Hendri Salim dengan suara keras kepada Bapak Fandi Salim papanya Dennis Rodman.
" Iya, Pa. "jawab Pak Fandi Salim segera.
Pak Hendri Salim mengalihkan perhatiannya ke arah Anastasia yang berwajah pucat dan takut untuk menghadapinya maka Ia segera meminta bantuan dari Mamanya Marco untuk mengantar gadis itu ke kamar tamu di lantai atas.
" Marco, bagaimana dengan Salsa? Apakah dia pergi sendiri ke USA? "tanya Papanya Marco di luar ruangan pribadi Pak Hendri Salim dengan nada khawatir.
" Iya, Pa."jawab Marco pelan.
"Apa?Kau ini sungguh keterlaluan sebagai suami seharusnya kamu menemani istrimu pulang ke rumah kalian di USA bukannya kamu menemani kekasih orang lain pulang ke rumah kita di sini, di Indonesia. " omel Papanya.
"Ehh,ya.Aku tahu Aku salah karena situasinya di saat itu kacau sekali sehingga Aku tak dapat mencegah Salsa untuk pulang ke USA seorang diri tanpa Aku karena Aku harus membersihkan nama baik ku dari tuduhan meniduri gadis itu dan menghamilinya padahal semua itu rekayasa gadis itu untuk mendapatkan pengakuan dan tanggungjawab dari Dennis atas masalahnya." kata Marco dengan wajah memelas untuk Papa tidak mengomeli dirinya terus menerus.
"Baik, karena masalah gadis itu sekarang akan di tangani oleh Opa mu di sini sebaiknya kamu ini cepatlah pulang ke rumahmu di USA untuk lihat istrimu di sana karena dia belum pernah tinggal atau menetap di luar negeri." kata Papanya nada tegas.
__ADS_1
"Iya, Pa. Aku malam ini juga akan segera pergi ke USA." kata Marco mematuhi Papanya lalu pria ini pun berpamitan dengan Papa, Mama dan Adik juga keluarganya yang lainnya di Indonesia.
Pak Hendri Salim menunggu dengan tak sabaran untuk melihat cucunya yang bengal itu pulang ke rumahnya dan menghadapinya secara jantan dan terbuka untuk masalah yang mencemarkan nama baik keluarga Salim akan segera dapat di selesaikan dengan baik.
*****
Moscow, Rusia.
Zeva berteriak histeris setelah wanita muda ini mendapatkan informasi mengenai suaminya itu telah memiliki seorang wanita lain yang sedang hamil anak suaminya sebelum mereka menikah.
"Keterlaluan kau,Dennis..! Aku mau cerai dengan kamu hari ini juga..!" teriak Zeva di depan Dennis yang sibuk merapikan barang di koper.
"Ya,kita cerai saja karena Aku tidak pernah cinta kepadamu sedikitpun dan satu hal lagi Aku dan kamu tak bisa cocok untuk menjadi suami-istri." kata Dennis menatap tegas istrinya.
"Cih! Laki-laki busuk kau. Kau pikir Aku mau jadi istrimu? Uhh!" dengus Zeva.
"Ahhhh! " pekik Zeva di ruang tunggu dalam hotel membuat Dennis segera kembali ke dalam ruang tunggu untuk menemui istrinya.
"Kau kenapa? " tanya Dennis angkuh.
"Perutku sakit sekali.. " rintih Zeva memegang lengannya dengan raut wajah istrinya pucat dan kesakitan.
"Ehh, Zeva..! " teriak Dennis cepat menggendong istrinya untuk dibawa ke mobil.
"Pak supir, cepat kau antarkan kami ke rumah sakit terdekat dan terbaik di kota ini." kata pria ini nada mendesak kepada supir mobil taksi online.
Di rumah sakit, Zeva di rawat inap setelah wanita itu mendapatkan laporan kesehatannya sendiri dari dokter yang menanganinya.Wanita itu pun menangis histeris karena usianya takkan pernah lama lagi.
__ADS_1
"Zeva.. " panggil Dennis merangkul istrinya yang menangis kencang di rangkulannya.
"Dennis, apa yang harus Aku lakukan untuk aku bisa hidup lebih lama lagi usai Aku tahu Aku ini menderita penyakit kanker perut stadium akhir? " tanya Zeva yang menangis kencang.
"Berdoa dan berusaha untuk hidup lebih baik dan menghargai setiap waktumu dengan melakukan hal yang baik dan bermanfaat bagi keluargamu yakni orangtuamu." jawab Dennis yang merasa kasihan terhadap istrinya itu.
"Den, Aku tak mau bercerai denganmu untuk Aku bisa melewati sisa hidupku bersamamu sampai Aku menutup mata untuk selamanya." pinta Zeva yang sesungguhnya sangat mencintai Dennis.
"Iya, kita hanya akan pulang ke Indonesia untuk menyelesaikan masalahku." kata Dennis yang tak bisa menolak permintaan istrinya itu.
Di perjalanan menuju bandara internasional. Ia menelepon temannya untuk menanyakan kabar bayinya yang bernama Leon Rodman Salim yang dititipkan ke panti asuhan di daerah Bekasi.
"📱Yayuk, kau jangan pernah mengizinkan siapa pun untuk mengadopsi anakku yang Aku titipkan kepadamu sampai Aku ada jalan untuk beritahu Opa ku soal anakku itu." kata Dennis di hpnya.
"📱Ya, Dennis. Aku akan rawat anakmu dengan baik di panti asuhan ku ini sampai kau jemput anakmu dari sini."kata Yayuk temannya yang jadi kepala panti asuhan di daerah Bekasi.
" 📱Bagus,karena kalau kamu sampai tega hati untuk membiarkan ada orang lain yang ingin adopsi anakku maka aku akan menutup panti asuhanmu untuk selamanya kamu akan menjadi pengangguran."kata Dennis nada mengancam kepada Yayuk.
"📱Iya, Dennis. Kau tenang sajalah karena Aku temanmu yang paling memahamimu." kata Yayuk yang menunjukkan bayi laki-laki tampan di pangkuannya kepada Dennis melalui video call WA mereka.
Dari arah belakang punggung Dennis yang pada saat itu menghadapi pemandangan alam kota Moscow.Zeva secara diam-diam mendekat dan mendengar percakapan antara Dennis dengan Yayuk. Ia pun merasakan sakit hati yang sangat dalam terhadap suami pilihan orangtuanya itu.
"Aku akan membunuhmu, Dennis." batin Zeva.
Zeva memikirkan cara yang paling aman untuk ia bisa melenyapkan Dennis yang sudah menyakiti hatinya dan kepercayaan orangtuanya yang telah menikahkannya dengan cucu dari Pak Hendri Salim itu.
Bersambung!!
__ADS_1