JASMINE Loves

JASMINE Loves
Taruhan


__ADS_3

SEBELUM BACA BUDAYAKAN LIKE, VOTE, KOMEN READERS.


" Haaiii broo..bangunn...bangun lahhh, kenapa kau tidur seperti ini" beberapa saat di goyang goyang kan badan BLACK"


AAAUUWW...lirih BLACK


Malam sebelum nya Neil sudah membuat janji dengan BLACK, keluar masuk kamar hotel sudah menjadi hal biasa.


Karena memang hotel yang di tempati oleh BLACK saat ini kepunyaan tante nya , dan sudah empat bulan ini tante nya menyerahkan wewenang agar BLACK mau mengawasi dan belajar bagaimana cara menjalankan dan mengembangkan hotel.


" Are you ok bro?!


WHAT HAPPEN ?!


kata Neil dengan ekspresi terkejut.


BLACK membuka kedua mata nya perlahan,


di cari nya dari mana arah suara yang memanggil nya.


A - ada apa dengan ku,


sambil memegang tengkuk nya yang terasa berat, dan mengambil posisi duduk di ujung tempat tidurnya.


Baju kaos dan celana jeans yang di kenakan semalam tampak berhampuran di lantai.


Terasa perut nya berputar seperti rool coaster, dengan terhuyung dia berdiri dan menuju kamar mandi di wastafel dia memuntahkan semua isi perutnya.


Dua botol gelas wine semalam membuat nya mabuk, kepalanya begitu pening.


Neil beranjak dari tempat nya berdiri dan berjalan ke pantry.


di ambil nya teh khusus plus campuran madu dan di berikan kepada BLACK


" Minumlah bisa sedikit meredakan efek alkohol.

__ADS_1


" Trims Neil, diraih nya gelas itu dan di habiskan" .


" Kemana wanita mu?! Baru sepagi ini kau sudah di tinggal sendiri".


Penuh selidik Neil yang telah rapi menggunakan setelan hem biru dongker dipadukan celana kain hitam dengan sepatu coklat mengkilat.


" Aaahhhh dia pergi bahkan aku belum sempat mematok bunga nya".


Black mulai mengingat semalam.


Buat Black terasa sangat mendebarkan berada dalam pelukan Grace


wanita yang selama ini di ingin kan nya tapi lagi lagi Black mendapat penolakan yang membuat nya semakin geram karena


Grace meninggalkan nya begitu saja.


" Semalam Grace memberiku minum terlalu banyak ,


harus nya aku mulai curiga aaaarrrgghh, di acak acak nya rambut nya.


celoteh Neil memberi perkira an nya.


"kami bercumbu dan dia memukul tengkuk leher ku dengan sangat keras lalu aku pingsan dan dia pergi"


"Bagaimana mungkin tangan sekecil itu bisa terasa sakit dengan sekali hentakan".


"Dan sekarang dia mengambil semua uang yang aku siapkan di dalam koper."


" BUAAHAAHAAAHAAA" sepertinya kau memang harus merasakan nya bro, selama ini bukan kah kau yang hobi melempar wanita jika kau sudah puas bermain.


Black terdiam mencerna ucapan Neil, sepertinya aku terkena AZAB ILLAHI sekarang.


hhhuuuufff menyakitkan, memalukan sambil menggaruk pelipis nya.


" Baru kali ini bro aku melihat mu tampak begitu BODOH didepan wanita ".

__ADS_1


" Heeii kau menghinaku" teriak BLACK terasa panas sindiran Neil di telinga nya.


Black berdiri dan meletak kan gelas yang di pegang nya dan melangkah menuju pantry,


meletak kan gelas itu dalam wastafel.


"Lalu apa yang akan kau lakukan selanjut nya?!."


Neil menyeringai mengangkat kedua alis nya tangan nya di letak kan menyilang di depan dadanya, bersandar pada jendela balkon.


Aku ada ide?! ucap Neil.


Bagaimana kita taruhan bro, sepertinya wanita yang kau incar dari dulu itu misterius dan tidak mudah di takluk kan?!


Siapa yang bisa mendapat kan Grace lebih dulu dia pemenang nya,


dan hadiah buat pemenang bisa minta apa saja.


AAPAAA ?!...


.


.


.


.


Neil menantang Black memperebutkan Jasmine?!


Siapakah yang bisa mendapat kan Jasmine?!...


TO BE CONTINUE


HAPPY Reading

__ADS_1


__ADS_2