JASMINE Loves

JASMINE Loves
Milik ku


__ADS_3

" Jangan memandangi nya, dia milik ku" Black memperhatikan wanita nya di lirik Neil dari kaca spion.


"Pantas saja kau menggilai nya". Pantulan dari kaca spion semakin memperlihat kan ke unikan gadis itu."


Tampak tenang di sorotan mata nya meskipun dalam ancaman. Gumam Neil.


" Eehhhmm eehhmmmm Jasmine bergerak berontak merasakan sesak dan amarah nya semakin menggila.


Bulu bulu rambut halus nya di kening bergerak berterbangan mengikuti arah bergerak nya kepala.


" Arah balik ke hotel Neil".


Ajak aku jika boleh ikut bermain....senyum nya sekilas penuh godaan kepada sahabat nya itu.


Baru kali ini sorotan mata mu berbeda Black, aku akan membantumu menyadari nya. Gumam nya dalam hati.


" Play boy tengik ini masih ingin bermain rupanya, gumam nya. "Ucap Jasmine tak semuda itu bodoh kalian mendapat kanku.


" Aaauuu...iiissshhh. "


Hentakan kaki Jasmine terasa begitu panas mendarat di kaki Black.


Haaahaaahaaa bergerak lahh terus sweety, aku sangat menikmati nya. heemmmm.


Begitu lama Black mengamati Jasmine bersabar menanti gadis incaran nya datang dalam pelukan nya.


Saat ini hari yang dinantipun tiba, tak kan pernah aku lewati begitu saja, Gumam Black dalam hati.


" Sweety semalam aku belum melakukan itu, sepertinya kau menginginkan ku melakukan nya sekarang , disini. Goda Black penuh ancaman.


Tatapan Jasmine seakan tak ada sorot wajah ketakukan meskipun berontak terlihat begitu send.


Dasar mesum bodoh dengan itu mu nanti kau juga akan merasakan balasan ku,membuang tatapan mata nya kebawah sambil mencari celah.


" hembusan nafas membentur leher belakang Jasmine, ia menyeringai penuh rencana.


Huuff hhhuuff degupan napas yang memburu menaik turunkan dada nya yang terkunci rapat melemas kan setiap otot otot yang semenjak tadi menegang.


"Good sweety, aku akan melepas kan pelukan ku" aroma manis parfum tubuh Jasmin membuat Black semakin menggilai nya.


Bertubi tubi Black membelaidan menyesap leher Jasmine, menggeliat mengikuti arah pemilik nya.


Perlahan dikendorkan dekapan tangan kekar nya, membetulkan posisi duduk mereka, memutar tubuh Jasmine hingga badan nya kini duduk berhadapan di atas pangkuan Black.


Tangan satu Black melepas ikatan dasi yang dimilikinya dan mengikat kedua tangan Jasmine mengarahkan kedua tangan itu ke belakang tubuh Jasmine.

__ADS_1


"Sia*****n" umpat Jasmine.


" Apa yang kau mau, uang mu hah?!...dengan nada merendah menyerak kan suara nya.


"Kau selalu terburu- buru sweety...uang itu memang untuk mu tapi ini ini dan ini"


tangan nya menunjuk setiap titik sensitif Jasmine bergerak naik turun menimbulkan rasa geli pada pemilik nya.


Menyibak bawahan rok Jasmine hingga ke p***kal p**a nya.


"Sepertinya kau agak susah dalam pendengaran mu Black atau di otak mu itu hanya ada pemaksaan hah."


Jasmien terus bergerak mencari celah untuk melepas ikatan tangan nya.


Lepasss lepass ayoo terlepas lahh jerit hati nya meronta penuh pengharapan.


"Aku membeci mu bodoh."


Guncangan dalam mobil membuat tubuh mereka bergoyang saling menggesek bagian sensitif kedua nya yang hanya dihalangi pembatas kain.


" EEEhhmmm"


" Hhuuussshh aku harus dapat semua yang ku mau, bukan kah sudah setimpal dengan uang itu"


"Haahaahaaa aku lupa bahwa manusia sepertimu memang pantas di anggap binatang"


"Kau sendiri tak tau apa perbeda anmu dengan binatang?!..."


Cercaan dan umpatan dikluarkan mulut Jasmine sedikit memberi nya waktu untuk m lepasan ikat di tangan nya.


"Mulut mu juga terasa pedas dan manis sweety"


Mobil sdh memasuki area parkiran hotel.


"Turun lah dulu Neil, tunggu di luar."


Black semakin merasa tertantang dengan umpatan gadis itu, berdesir rasa aneh yang menjalar dalam relung hati nya menjadikan nya semakin menggebu memiliki seutuh nya.


Bodoh nya Black, wanita itu bukan barang seperti yang ada di otak nya cukup dengan ketampanan dan kekayaan saja mau menuruti semua keinginan nya.


Di tatap nya mata Lentik Jasmine begitu lekat,


DEG


DEG

__ADS_1


Sambil menelan saliva nya,kenapa terasa susah entah apa yang menyebapkan nya begitu gugup sekarang.


Kehadiran ladies di depannnya sekarang ini sungguh sudah membuat hati Black tersiksa. Memenuhi pikiran Black, dan membuat itu Black meronta.


Hasrat nya kini semakin memuncak meminta nya lebih.


Tatapan gadis itu membuat nya semakin menggila karena penolakan.


" Apa mau mu sweety, apa yang harus aku lakukan heemmm"


ucapnya sambil tangan nya bermain di paha Jasmine sesekali menyusup ke dalam ce*** d*** m ***dan bermain di sana menggelitik.


Bibir nya kini melahap bibir jasmine dengan lembut membuai Jasmine yang semakin lama permainan nya terasa begitu hangat.


Noo Jasminee noo ayolahh Jasminee. Sialan kenapa mesti basah....Memalukan.


Apakah selalu begini sikap mu ?!


"Eeeehhhhmm esss" Jasmine terdiam bergetar lelaki itu mempermainkan nya dengan sangat lembut.


Tak kuasa tubuh Jasmine merespon setiap sentuhan yang memabuk kan itu.


Sseek sekkk pergerakannnya di rasakan Jasmine mulai mengendurkan ikatan di pergelangan tangannnya.


.


.


.


.


.


To be continue


Bagaimana Jasminn ku, mau dilepasin dari Black kah ?!.....


Haii readers, di usahakan up setiap hari. tekan fav ya ikutin selanjut nya


LIKE


KOMEN


VOTE

__ADS_1


Happy reading☺


__ADS_2