
"hai kak?" sapa pria yang tadi menabrak Alisha, siapa lagi kalo bukan cha min hoo.
"ya?" jawab Alisha dengan nada malas, setelah Alisha tau ia suka ke tempat seperti ini, padahal tanpa ia sadari ia juga masuk ke tempat seperti itu juga. 'Ternyata dia suka ke tempat kaya gini! aku malas melihatnya, aku sedikit kesal dan enggan berteman dengannya, namun aku baru bertemu dua kali ini apa aku bisa di kata kan teman?' batin Alisha.
"maaf kak, aku lagi Buru-buru ... permisi" Ucap Alisha seraya beranjak dari duduknya.
Alisha pun meninggalkan pria tampan dan terlihat lugu itu, pria tersebut hanya bisa menghela napas berat, namun Alisha tak menghiraukannya.
Alisha pun keluar dari bar tersebut, ia telah sampai di depan bar, lalu Alisha memutar tubuhnya kembali dan menatap bar tersebut, dan Alisha melihat ada CCTV di depan pintu masuk bar.
Alisha terkejut, dan ia menyimpulkan bibirnya, lalu ia masuk lagi dengan buru-buru dengan wajah yang sumringah, Alisha hanya ingin meyakinkan hati nya, bahwa yang di bawa oleh pria yang bernama Shi Shi itu bukan bu widia, namun orang lain. dan bu widia mungkin keluar atau ia masih di dalam atau mungkin di jemput oleh pak Kris.
"halo kak? apakah saya boleh melihat rekaman CCTV-nya? saya kehilangan kakak saya yang sedang mabuk, saya takut kakak saya yang cantik di bawa paman saya, untuk di jual kak," dalih Alisha mencoba menjelaskan panjang x lebar menggunakan bahasa Inggris.
Alisha mengarang cerita, dan berakting sesedih mungkin, agar mereka mau memperlihatkan rekaman CCTV.
"hmm baiklah nona silahkan ikut saya," ajak salah satu pria pelayan bar tersebut, seraya menunjukkan jalan.
"makasih Opa hihihi," jawab Alisha seraya terkekeh, lalu di balas senyuman oleh pria tampan tersebut.
kini Alisha memasuki pintu lift, ia sedikit gugup, Alisha takut di jebak oleh pria tersebut, pasalnya ia sedang berada di negri orang.
ting
__ADS_1
lift pun berbunyi dan kini pintu lift telah terbuka, kini Alisha berada di lantai empat dan Alisha masih mengikuti pelayan bar tersebut. Mereka masuklah ke ruangan CCTV, ternyata benar-benar ke ruangan CCTV. Alisha pun merasa lega.
'hufft... aku terlalu banyak menonton drakor, sehingga mudah curiga sama orang lain,' gumam Alisha dengan memasang senyum canggung.
tok ....
tok ....
tok....
Pria tersebut mengetuk pintu ruangan CCTV tapi pintu tak kunjung di buka, sang pelayan pun menoleh ke arah Alisha. "maaf nona mungkin di ruangan tak ada orang,"
"ah huhu ... harus coba lagi dong, aku khawatir malam ini aku tak dapat melihat kakak ku lagi... hu hu" Alisha mulai berakting lagi.
"yaaah! song yi dangsin-eun an-e issseubnikka?" tanya nya.
lalu tak selang beberapa lama ganggang pintu bergerak.
ceklik ...
pintu pun terbuka.
"museun il-iya na, bappa malhaejwo!" ucap pria tersebut yang bernama song yi, 'cih bappa apaan tidur kali' batin Alisha.
__ADS_1
Alisha sedikit paham bahasa Korea, pria itu mengatakan bahwa sibuk. 'bappaeda sibuk jadi bappa bisa jadi sibuk sekali atau sedang sibuk' pikir Alisha.
"i cctv nog-eum-eul i yeoja-ege boyeojuseyo," ucap pelayan tersebut menarik tangan Alisha ke arah pria yang bernama song yi.
"hmmm" Alisha hanya berdehem, lalu ia pun masuk ke dalam ruangan tersebut, terlihat begitu banyak layar monitor.
"eh," Alisha memutar kembali tubuhnya, lalu menarik pakaian pelayan yang mengantar dirinya, agar tak meninggal kan Alisha dan pria yang bernama song yi di ruangan tersebut, Alisha merasa sedikit takut, ia menggelengkan kepalanya agar tak di tinggalkan oleh pria tersebut.
"Hmmm ... oke!" jawab pria tersebut seraya melepaskan senyuman di bibirnya.
kini song yi mulai menunjukan rekaman CCTV-nya, Alisha terus menggelengkan kepala saat ia menunjukkan satu persatu dari rekaman CCTV, "apakah ini" tanya song yi dalam bahasa Inggris.
Alisha terus bilang no! tak satu pun wanita yang keluar dari pintu bar tersebut, dan wanita mabuk itu bu widia," maaf kak coba kaka putar rekaman yang pada jam 21:15 " pinta Alisha yang merasa lelah karena dari semua yang ada tak satupun keluar gambar dosennya.
lalu isong yi pun mencari jam tanyang 21:15 Alisha menyetop pas durasi di jam 21:25 di mana Alisha hendak ke WC, dan akan ambil air untuk sang dosen. dan terlihat jelas bahwa itu benar-benar bu widia, dari mulai tasnya, jaketnya, sepatunya, dan bahkan rambutnya. Semua ciri-citi tersebut begitu jelas adalah sosok dosennya, Alisha pun minta di perbesar dan di perjelas, dan benar saja itu memang benar-benar bu widia.
Alisha sedikit bingung, siapakah sosok pria yang membawa dosennya itu bahkan di ikuti pria-pria lain yang ber jaz serba hitam.
"ini?" tanya pelayan tersebut dengan nada heran, Alisha pun mengangguk dan benar saja itu bu widia. 'akhirnya aku menemukanmu' batin Alisha dengan matanya yang berkaca-kaca. dan alisha meminta tolong ke pelayan tersebut yang masih terpaku.
Begitu jelas dari mereka merasa takut dan tak mau ikut campur akan masalah Alisha yang kehilangan kakaknya itu, Alisha sedikit panik dan bertanya-tanya di benaknya.
__ADS_1
oke all dari sini dulu tunggu ceritanya bu widia sama si Shi itu yah dia perjaka Ting-ting loh.