
Ia membeli pakaian di solakan atau bekas namun harganya tetap sama saja mahal,
'Kini uangku tinggal 8 ribu won saja, dan pikirku uang buat makan dan lainnya bisa sambil cari, siapa tau bisa ada pekerjaan apapun itu.' pikir Alisha.
•••~~~
2 hari kemudian
Namun kenyataan begitu pahit, ia tak mendapatkan pekerjaan apapun, Alisha telah melamar sebagai OB namun di tolak, badut juga apa lagi yang lainnya sebagai pelayanan cafe sudah ia jelajahi semua pintu namun di tolak Mentah-mentah. Alasannya tidak memiliki paspor dan juga ijazah.
•••~~
22:30 Seoul Korea Selatan.
"kruyuk , kruyuk, kruyuk" perut Alisha terus berbunyi, Jelas saja sudah satu hari tidak Terasupkan makanan Sebijipun.
Namun ternyata nasibnya begitu sial, kini malah turun salju.
"Pergilah pergi kami mau tutup, Dasar orang miskin," Ujarnya dalam bahasa Korea.
"huft huft dingin sekali, Mama Papa dek maafkan Alisha mah, huft huft" ucapnya seolah-olah ia tak bisa pulang lagi.
Ia hanya menyusuri jalanan kota Seoul bak Gelandangan, Suhunya pun makin Naik, kini salju malah turun deras, perut Alisha keram tubuhnya seakan-akan mati rasa.
"Ya Allah , Huft huft, turunkan Malaikat, untuk huft menolong hamba mu ini ya Allah, huft aku aku sudah tak kuat huft, " gumam Alisha dengan terbata-bata dan berat karena suhunya makin dingin, dan seakan-akan menggerogoti tubuhnya.
Pandangan pun kini mulai buram, selain rasa lapar juga rasa dingin di suhu tubuhnya yang sudah kaku.
"Ku harap aku tertabrak oleh mereka" Gumam Alisha lirih sambil menengadah kedua tangannya untuk menerima titisan salju.
Dan tiba-tiba ia melihat cahaya Samar-samar dari arah depan.
tiiiin tiiiiiiinnnnnnnn
"BRAKK"
"BRUK"
"Omo, yah Jimin weee"ucap seseorang yang keluar dari mobil. Alisya masih mendengar dengan Samar-samar suara gaduh tersebut, walaupun tubuhnya sudah mulai mati rasa.
'Aku merasa terbang, terasa tubuhku terangkat, aku tak merasakan rasa sakit namun aku sedikit sadar dan melihat bayangan orang-orang yang sibuk mondar-mandir
Aku tak merasakan apapun mungkin karena rasa perih di hati, tubuhku yang beku dan juga rasa terkejut yang amat sangat, sehingga aku tak merasakan sakit setelah aku terpental karena tertabrak mobil begitu keras
Aku masih bisa memegang keningku yang terus menitikkan darah ke mataku, namun aku sudah tak jelas lihatnya, dan begitu lemas' Gumamnya hingga akhirnya ia pun menutup matanya.
•••~~~
__ADS_1
Seoul National University Hospital
"Yah andai saja Malam itu kau tak mengajak ke rumah jungkook mungkin kita tak akan menabrak wanita ini" dengus Jin.
"Hyung kenapa kau limpahkan semua kepada-Ku? " jawab JiMin.
"Sudahlah Jin kasihanilah Jimin, memang benar, kita semua yang salah begitu saja" Jhope.
"Ya tunggu Nona ini sadar lalu kita akan tanyakan alamat rumahnya, kita urus semuanya bagaimana" ujar namjoon.
"Namun belum ada tanda-tanda ia bangun, sudah 2 minggu ia koma, dan lagi kita besok harus rekaman, lalu buat vidio kan? " ujar Taehyung.
Alisha telah koma selama beberapa hari, namun ia bisa mendengarkan ocehan mereka dan debat antara mereka, namun ia tidak bisa membuka matanya, seperti ada kain yang menutupi rapat.
'Namun ku coba cara lain, dengan menggerakkan anggota tubuhku, namun sama halnya, malah lebih berat ,
Aku mencoba mengeluarkan suara hmmm saja namun sia-sia suara tersebut sama halnya pas aku kena trauma di 12 tahun yang lalu
Aku pun menitikkan air matanya,
Menangis dalam bisu, dan tanpa keberdayaan tubuh ini'
"Hyung hyung, lihat dia menangis, " ucap Jimin.
"Syukur lah, ada tanda-tanda ia masih hidup hyung!? " ucap JHope.
"aii kau ini" Suga.
"Hei Nona jangan menangis kau aman di tangan kami, cepatlah siuman Nona kau pasti bisa lewati semua ini aku percaya kau kuat" ucap J-Hope seraya menghapus air mata Alisha yang menitik.
Meski Alisha baru 10 hari di Korea namun ia beberapa kali belajar bahasa Korea lewat orang-orang Indonesia yang kerja di korea.
Ia dalam 2 hari numpang di masjid numpang makan minum dan lain-lain, namun ia juga ingin pulang makanya ia mencari pekerjaan hingga jauh dan tak menemukan masjid atau Mushola untuknya berteduh atau ikut minum.
Padahal ia sempat di tawari untuk bekerja sebagai pembantu rumah tangga namun ada orang juga yang ingin kabur dari tempat pekerjaan nya di karenakan majikannya pelit dan prianya mesum.
Alisha pun memilih mencari pekerjaan lain, misal cafe, pengantar makanan siap saji, penghias bunga, atau supermarket,.
Namun ternyata amat sulit cari kerja di Korea selain baju harus rapih namun juga harus ada tanda pengenal, jelas saja ia di tolak karna ia tak memiliki tanda pengenal karena ulah geng iblis tersebut.
Hingga akhirnya ia jadi Gelandangan dan tertabrak oleh mereka, Kini Alisha hanya bisa meratapi nasib, 'kenapa dari dulu aku selalu begini, di tindas, di fitnah, di aniaya, dan di bikin kecewa, aku mencoba berteman dengan mereka namun malah begini jadinya, aku tak berdaya aku ingin pulang Mama Papa aku kangen kalian Dimas aku kangen kamu dek, kaka ingin berantem lagi dengan kamu kaka ingin dengar ocehan kamu dek' Jeritan hati Alisha. Hingga kini ia terus menitikkan air matanya dengan deras.
"Omo, apakah dia dengar suara kita hyung? " tanya J-Hope.
"Hah Iyah, lanjutkan hyung buat dia semangat hidup kembali, " semangat Jimin.
"Apakah orang koma bisa mendengarkan kita? " celetuk jungkook.
__ADS_1
"Weee kau tak lihat dia menangis, berarti ia dengar"
"Kau yakin hyung bukan karena mimpi ia di Surga?! " tanya nya lagi.
"Ya juki juki kau ini, jangan buat ulah lagi, ini maslah serius " bentak namjoon
"Udah udah jangan ribut ini rumah sakit" pisah Suga
"Ah kookie apakah kau lapar? " tanya Jin,
"Ah yah aku gak lapar hyung cuman aku ingin beli cemilan di depan toko itu, namun aku takut ada paparazi" Ujar nya
"Baik lah, kau aman denganku percayalah "
"Ayuk" ajak Jin
"Kalian lanjutkan saja aku bawa bayi ini!? " bisik Jin ke J-Hope
Alisha yang mendengar keributan itu pun yang tadinya bersedih kini malah di buat geli olehnya, namun satu kali lagi ia tak bisa mengeluarkan isi tawanya itu.
"Ah hyung lihat dia tersenyum" ujar Jimin
"Ya yah yah tadi aku lihat hyung" lanjut taehyung
"Iya kah? aku tak melihat nya? " ucap J-Hope
"Oke coba hyung buat Cerita-cerita lucu, siapa tau dia bisa tertawa" celoteh Taehyung
'Yang benar saja apa mereka benar-benar grup BTS yang idolaku' Gumam Alisha dalam hati.
"Apakah kau tersetrum si kookie? " tanya namjoon
"Lah aku salah apa lagi hyung? " keluhnya
"Apakah seorang yang koma bisa tertawa seperti kamu? "
"Ya kan siapa tau hyung, Tiba-tiba hyung hoseok Cerita-cerita lucu lalu ia bisa langsung tertawa seperti ini hmmm HAHAHHAHA.... MMMMMMM aiihh" Taehyung yang mungkin memeragakan namun ia tiba-tiba saja berontak karena di bungkam mulutnya oleh RMH
"Auuh apa kau sio anjing? " cecar RMH
"Memang ia aku sio anjing wee" jawab taehyung dengan ledekan
Alisha pun tersenyum, sebenarnya ia tertawa namun karena tubuhnya yang susah untuk mengeluarkan semua yang ia rasakan
Hanya bisa senyum itu pun kalo di dalam hatinya benar-benar tertawa terbahak-bahak namun justru keluar nya hanya senyuman saja.
"Tersenyum lah Nona senyummu ternyata begitu indah, dan dalam keadaan begini pun ia begitu cantik" Ujar J-Hope
__ADS_1
'Terimakasih Pujiannya Oppa, ku harap saat ini aku bisa membuka mataku mungkin kita saling tatap menatap' Seruan hati Alisha.
terimakasih yang telah membaca, jika kalian suka berikan komentar lalu lanjut ke part 2