
Hingga pada akhirnya Alisha pun sembuh dari traumatis, namun sejak saat itu ia memilih tak percaya lagi akan ucapan seseorang yang mem-bully, namun Tiba-tiba kini Dea meminta maaf atas perbuatan di masa lalunya, Alisha sedikit bingung dan canggung.
•••~~~
"Baiklah aku Maaf kan kamu, namun janji yah jangan kau ulangi lagi," ucap Alisha setelah lama berpikir.
Namun, tetap saja Alisha tidak akan Mengakrabi-nya karena ia masih takut akan hal dulu yang akan terulang kembali.
Alisha tak percaya sepenuhnya akan permintaan maaf Dea, walaupun itu terlihat tulus, lalu apa beda-nya dulu sama Lina.
"Makasih yah Alisha, kamu baik banget!? aku salah selama ini!?" Ucap nya lagi seraya menghamburkan tubuhnya ke dalam dekapan Alisha.
"Sama-sama ... lagian kamu sudah mau bertobat kan? Lalu buat apa aku dendam kepadamu?" Ujar Alisha.
Setelah itu Dea Berbasa-basi menanyakan berbagai hal, namun Alisha menjawabnya dengan singkat dan tak terlalu jelas, Namun Dea tak mengeluh justru ia masih berusaha untuk terus mendekatinya.
•••~~~
Tak butuh waktu lama, Akhirnya Sampailah di National Palace Museum of Korea.
"Sebagian besar sejarah dinasti dapat dieksplorasi di National Palace Museum of Korea. Di dalamnya ada koleksi artefak yang berjumlah lebih dari 40.000 item. Koleksinya mencakup seni, sains, dan musik di era Dinasti Joseon." jelas Kak Lee.
"Dinasti Joseon sendiri adalah dinasti Konfusianisme yang berkuasa selama lima abad, dari tahun 1392 hingga 1897. Museum ini sendiri didirikan pada September 1908 dan jumlah pengunjungnya sekitar 1,5 juta per tahun." lanjut nya menjelaskan ke para tourist atau traveler.
Mereka pun berkeliling seraya di tunjukan Kak Lee ke berbagai gambar dan lain sebagainya.
Sedangkan Alisha sedari tadi celingukan, mencari sosoknya yang cantik dan elegan, "Di mana Kak Ah In? " Gumamnya.
Lalu tanpa sengaja ia menabrak Kak Mochi, "Aduh, Maaf!" Ucap Alisha sambil Mengelus-ngelus hidungnya yang sakit karena menabrak punggung Kak Mochi yang bertubuh kekar.
"Oh tak apa, aku juga yang salah karena aku juga berhenti mendadak, hingga kamu jadi menabrak aku kan,? " jawabnya.
"Maaf yah!? Apa masih sakit?" tanya Kak Mochi dengan lembut.
"Lumayan sih Kak," jawab Alisha seraya mengelus hidung nya yang memerah.
__ADS_1
"Iya pasti sakit yah, Itu hidungnya pun masih memerah," ujarnya penuh penyesalan.
Alisha pun mencoba menutupi hidungnya, yang katanya memerah, "Tidak Apa-apa Kak! " Umpat Alisha seraya tersipu malu.
"Oh sungguh?" tanya Kak Mochi, dengan membungkuk kan setengah badannya untuk melihat wajah Alisha lebih dekat.
"Ia Kak, lihatlah Baik-baik saja kan?" sambil menunjuk hidung Alisha, dengan secepatnya lalu Alisha tutupi dengan kedua tangannya rapat-rapat. Dan Alisha pun mencoba meninggalkan Kak Mochi, "Aku permisi dulu ya Kak? " Ujar Alisha.
"Wait, yuk bareng saja, lagian kamu juga gak kenal kan area ini? kakak pandu kalau begitu, sekalian yah,!" jawabannya sembari menghadang Alisha pergi.
"Baiklah Kak," jawab Alisha tak enak untuk menolak ajakan Kak Mochi 'lagian juga niatnya Baik' gumam Alisha dalam hati.
"Kamu Alisha yah? " tanya Kak Mochi seraya menatap ke arah Alisha.
"Ya Kak, kenapa? " jawab Alisha.
"Tak apa, your beautiful," Ujar nya, dengan senyuman yang begitu menawan.
"Makasih Kak, " jawab Alisha dengan wajah yang memerah.
"Oh ya Kak, mau tanya Kak Ah In tak ikut memandu kah hari ini? " Tanya Alisha, pasalnya ia benar-benar khawatir akan keadaannya saat ini.
"Oh begitu rupanya, "
"Ia, apa lagi ini musim dingin, ia tak akan bisa ikut memandu, karena dia alergi cuaca dingin, kau kan lihat kejadian semalam!? " Ucap Kak Mochi mencoba mengingatkan kejadian keadaan Ah in waktu semalam.
"Kasihan yah, lalu bagaimana sekarang keadaannya Kak?! " Tanya Alisha khawatir.
"Yah seperti biasanya, ia di rawat , karena kemarin malam itu yang paling lama ia keluar di cuaca yang dingin ini, biasanya jika musim dingin ia tak akan keluar rumah, sampai udara kembali normal atau musim berganti" Jelasnya seraya berkeliling ke semua ruang bersejarah tersebut.
"Kasihan... berarti kalo musim turun salju ia tak bisa keluar rumah !? " Tanya Alisha.
"Ia, jika tidak maka akan lebih parah dari kemarin, '' Jelasnya.
Alisha merasa kasihan, ia ingin sekali menjenguknya, dari apa yang di ceritakan Kak Mochi barusan, Alisha bisa merasakan jika jadi Kak Ah In ia tau dia ingin seperti yang lain jika musim salju ia akan keluar untuk main. Namun di karenakan tubuhnya yang lemah, dan menderita penyakit dingin, maka ia hanya bisa melihat tetesan salju dari kaca jendela rumahnya.
•••~~~
__ADS_1
"Baiklah apakah semua sudah berkumpul, " tanya Kak Lee ke para tim-nya. Dan para kakak pemandu wisata pun melihat para siswa-siswi dan menghitungnya.
"Sudah Kak" jawab dari tim 1 di lanjut tim 234 578910.
"Baiklah, kini sudah jam 9:15 kita akan ke tempat lain yaitu Ewha Womans University Natural History Museum, " jelas Kak Lee sambil menatap jam tangan miliknya.
"Apa kalian siap dan masih semangat?! " tanya Kak Lee
"Semangat!!" jawab mereka serempak. Dan mereka pun menuju ke tempat selanjutnya tak butuh waktu lama ternyata hanya 15 menitan sampai di Ewha Womans University Natural History Museum.
Kak Lee dan para tim-nya Masing-masing menjelaskan ke grup nya Masing-masing, tentang Ewha Womans University Natural History Museum. Bisa dibilang, Ewha Womans University Natural History Museum adalah museum sejarah alam pertama di Korea Selatan yang didirikan pada 20 November 1969. Koleksi di dalamnya mencakup spesies endemik, langka, atau baru ditemukan.
Selain itu, ada pula burung yang dilindungi di lingkup internasional dan diawetkan. Di museum ini ada fasilitas audio visual dan diorama yang memudahkan pengunjung untuk belajar lebih dalam tentang ekosistem alam, spesimen hewan, bebatuan, mineral, dan fosil,Dari penjelasan yang Kak Lee ucapkan.
Seperti biasanya Alisha pun memotret burung yang di awetkan lalu di kirimkan ke Lisa, dan masih banyak lagi Hewan-hewan yang di awetkan lainnya, dan tumbuhan langka.
•••~~~
Setelah selesai berkeliling mereka pun pindah lagi pada jam 1,setelah selesai makan siang di resto pinggir jalan yang amat ramai pengunjung.
"Baiklah kita akan ke tiga tempat lagi yaitu ke
The National Folk Museum of Korea, Museum Kimchikan, Cheongwadae Sarangchae. " Penjelasan Kak Lee.
"Kak ke Museum yang ada lilin BTS dong Kak" ujar seorang wanita.
"Huuh BTS yang ada Sahrul Khan Kak" lanjut siswa lain... dan saling berebut kata.
"Oke oke baiklah, apa kalian bisa diam, jika kalian ingin ke museum yang lilin kita akan ke sana, ayuk let's go".. ajak Kak Lee.
Yah hari ini adalah hari terakhir mereka di pandu oleh Kak Lee dan para tim-nya, setelah selesai dari beberapa wisata tersebut, maka terserah para mahasiswa, lalu hari senin mereka pulang ke negri tercinta, Indonesia. Dan menurut kata Kak Lee karena ini hari terakhir, maka akan pulang pada jam 23 atau malam lagi, mereka akan keliling ke area yang Fnomena di Korea.
Kak Lee pun menyetujui nya maka akan di gantikan yang satunya dengan Museum yang di inginkan para siswa-siswi.
__ADS_1
berikan author dukungan yah😍