
"Aah Mmm" Desahannya Widia
"Yes girl I like it " Ucap Shi
" Ssssh Hmmmm ... " Desah Widia menggema di ruang tersebut
"Yes girl Ahhh your Pussy's delicious" Ocehan nya dalam pacu
"Aahhh .. " *Jujur ini juga Pertama-ku dan aku baru tau begitu rasanya Mmm Dan dia juga perjaka katanya? Yah aku tau penyakit nya apa namun tak menyangka aku lah Penawar nya yang sesungguhnya* Gumamnya dalam hati
Tanpa di sadari Widia menyunggingkan bibirnya
Dan Shi King menyadari itu ia pun mengacu dengan semangatnya
••~~
jam 17:45
"Uhhh it hurts uhh" Gumam Widia sambil memegangi punggungnya
Shi King Hee yang menyadari itu pun langsung duduk sejajar dengan Widia,
"What is it honey? " Tanya nya penuh dengan kelembutan,
"No, I want to pee" Jawab nya lirih
"Oh hahaha yes Oke girl, Let me carry you okey? " Ia pun tanpa pinta pendapat dari Widia mengangkat tubuh nya, Dan membawanya ke kamar mandi
"Sekarang boleh kah kau keluar, ? " Pinta nya dengan Malu-malu
"Girl,,, Aku sudah melihat mu Berkali-kali Dan apa yang belum aku sentuh girl,,, Tak usah malu oke!? " Ucap nya tanpa ragu
"Kau menghadap ke sana (menunjuk ke arah cermin) "
"Why girl kenapa malah bengong aku sudah tak menghadap ke arah mu? " Kekehan Shi
"Kau !! Apa kau Semesum ini tuan Shi!!! " Geram Widia
" No !! Aku mesum ke hadapan mu saja Dan ini adalah desain aku sendiri apa kau mengaguminya sekarang? " Tanyanya dengan bangga
"Tidak, Aku malah heran, Dan aku malu ke Mana-mana ada wajahku Seolah-olah aku sedang di tatap oleh diriku sendiri ini menakutkan bukan? " jawabnya dengan jujur..
"Yah kau tak menyukainya tinggal ketuk ini akan berubah honey (tok tok!!) Look berubah kan? " Ucap nya, Kini cermin 4 dimensi itu berubah menjadi cermin yang Berbunga-bunga dan tak ada lagi wajah mereka yang terpanjang di cermin dinding itu
Widia jelas takjub akan hal itu, Selain cermin dinding kamar mandi belum lagi cermin yang di kamar tersebut
"Girl please your mouth.. " Ucap Shi mengejek dan menunjuk ke arah Widia yang kini melongo tersebut yang takjub dan heran
"Ekhem, " Widia pun hanya dekhem dan malu akan perilakunya yang katro
__ADS_1
"Girl kau mau mandi? " tanya nya
"Yes of course, Ini lengket and badanku lelah, Aku mau mandi dan kau keluar dulu boleh? " Pinta Widia
"No no no, Aku akan mandikan kamu, " Shi King Hee pun mendekat kan diri lalu menggendongnya ke arah bak yang berukuran untuk 2 orang bisa masuk
"No no no, Aku bisa!! " Berontak Widia
" No girl,, Diam oke, Kau kan lelah aku tak akan memakan mu lagi oke asal kau tenang" Ancam Shi agar Widia Menurutinya
Yah Widia takut akan di makan lagi oleh Shi King Hee si mesum itu
Lalu ia menyalakan air hangat dan Lagi-lagi Widia di buat takjub oleh peralatan canggih tersebut,
Air Itu keluar bak ombak yang keluar dari bak yang kini di tumpangi
Dan kini Shi King Hee telah memencet tombol putih ia pun menuangkan ari mawar dan bunga mawar segar yang di balik jendela di samping bak mandi tersebut
"Looking girl" Ucap Shi King tersebut sambil menunjuk ke arah pantai, Dan
tok tok tok
Ia mengetuk cermin di bawahnya
Dan Widia malah ketakutan, "Nooo aku takut ketinggian Tuan!! " Ucapnya sambil kini memeluk Shi tanpa sadar karena reflek, Shi pun tersenyum kesenengan
"Oke"
Lalu berubah jadi bak di taman yang penuh bunga, Yah dinding dan lantai itu adalah 3D dan 4 dimensi Dan dinding di dekat bak tersebut adalah cermin yang terdekorasi bisa mengangkat jika di ketuk, Maka saat ini mereka mandi bersama sambil menikmati pemandangan deburan ombak,
Mereka di lantai dua dan kini meng hadap ke arah pulau tersebut,
"Apakah airnya terlalu panas? " Tanya Shi
"Tidak ini cukup, Apa kau juga seleranya segini? " Tanya Widia
"Yah, Tak sangka kau juga suka yang suhu tinggi, " Ujar Shi
"Ya jika segini malah menurut ku cukup rendah, Jika yang lain mengatakan anget malah menurutku adem dan biasa saja" Jelas Widia
"Wooh kita ternyata memang jodoh yah? " Ucap nya, Widia hanya tersenyum
" Apa ini di campur susu? " Tanya nya lagi
"Yah ini susu dari Dubai asli, Kau tau? Selain membuat kulit sehat namun kalo dari Dubai begitu wangi dan khas sekali, " jelasnya
*Ya ampun!! * Gumamnya dalam hati
Shi memang janji tak akan melakukan di kamar mandi namun ia tak bisa diam ia kini telah menggosok tubuh Widia
Widia Berkali-kali berontak dan tak mau namun Lagi-lagi ia tak dapat berkutik dan tak dapat menolak nya lagi.
__ADS_1
•••~~~
"Kenapa All?" tanya Aisyah.
"Tak apa, Aku hanya teringat Bu Widia. Di mana dia sekarang dan Pak Kris," jawab Alisha dengan wajah murung, Ia masih menyalahkan dirinya sendiri akibat hilangnya Widia.
"Sudah kita berdo'a saja semoga Bu Widia Baik-baik saja dan bersama orang yang baik jika ia Kenapa-napa," ucap Aryanti
"Aminn," jawab Alisha dan Aisyah serempak.
"Ya sudah yuk kita pulang udah mau Maghrib nih!" ajak Aisyah.
Pukul telah menunjukan 18:45, ya begitu lah di Korea. Jam magrib nya tidak menentu, terkadang pukul 19:15 kadang juga 19:45.
Mereka pun balik ke hotel Hu Incheon, Dan sebelum pulang Alisha membeli kebab untuk makan malam nanti, di karenakan Alisha merasa badmood semenjak hilangnya Bu Widia.
"Entah di mana Ibu asuhku saat ini," Gumam Alisha seraya menatap langit.
•••~~~
Mere kini tengah berkumpul dan ternyata ketua pemandu Lee, kembali hadir dan memandu para mahasiswa, "Pagi all... saya dengar dari Kak Ah In kalian mau tetap ke pulau Jeju ya?" tanya nya.
"Kak, Kami ingin ke Jeju, Penasaran! Kami hanya bisa lihat Jeju di Drama Korea saja , Kami tak ingin melewati kesempatan ini dan kami ingin melihat dengan nyata seperti apa Jeju itu, Dan kata senior kami dulu juga ke Jeju, Dan di situ juga ada Masjid yang fenomena," ujar salah satu siswa.
"Hahaha baiklah baiklah, Maaf karena menurut saya tadinya memakan waktu perjalanan ke Jeju dari sini 2 jam dan saya takut kalian keburu lelah sebelum menikmati pulau tersebut jadi saya batalkan saja, Namun kalian tetap kekeh ingin ke Jeju maka akan ke Jeju!" jelas Kak Lee.
Mendengar penjelasan Kak Lee, mereka pun sorak bergembira.
"Baiklah semua nya tenang kita berangkat ke Jeju sekarang," ajak Kak Lee.
"Baik, Kaak...." Jawab para mahasiswa Serempak.
---
Mereka pun mulai melakukan perjalanan, dan benar saja berangkat jam 7 kini sampai ke jeju pukul 9 lebih baru sampai ke pulau Jeju.
Namun mereka semua Bersorak-sorai, semua Siswa-siswi telah berganti pakaian. namun tidak dengan Alisha dan beberapa siswi yang berhijab dan yang menggunakan bergamis.
Mereka hanya menikmati angin yang Sepoi-sepoi dan beberapa memotret pemandangan yang indah itu.
Alisha pun seperti biasanya, ia juga memotret pemandangan di depan matanya lalu langsung ia kirimkan ke sahabatnya yang tak jadi ikut di karenakan kaka nya akan menikah.
Sebenarnya Alisha ada uang untuk Lisa, jika Lisa mau ikut, Namun nyatanya Lisa menolak ajakan nya untuk ikut tour. karena menurutnya ia harus hadir di pelaminan kakaknya yang tampan itu.
•••••`~~~~
Mohon dukungannya dan suport
__ADS_1
"