
Alisha hanya bisa melihat yang lain berenang di tepi pantai Jeju tersebut, ia masih dalam keadaan memikirkan pengasuhnya sekaligus Gurunya itu. 'Di mana sekarang apakah Baik-baik saja? Apakah sudah makan? , Apakah dengan Orang-orang yang baik?' pikir Alisha seraya menatap deburan ombak.
Namun saat di tengah-tengah lamunannya, lagi dan lagi ia di buat terkejut karena sosok pria yang berkulit sawo matang itu, Siapa lagi kalo bukan Chloe.
"Astagfirullah" teriak Alisha karena terkejut.
"Ngelamun mulu, Gak ikut Seru-seruan nih?" tanya Chloe.
"Nggak ah, Aku gak bawa ganti," Dalih Alisha.
"Ya udah bentar yah jangan Kemana-mana!" pinta Chloe kepada Alisha, Alisha hanya bisa menatap kepergian Chloe dengan tatapan bingung.
Alisha hanya menganggukkan kepala nya sebagai tanda ia, Lalu Alisha mengalihkan pandangannya ke tiga wanita yang menggunakan bikini seksi bak orang bule.
Yah walau Fika Fida dan Dea berkulit putih namun tetap saja tetap beda dengan para bule. jelas itu mengundang para siswa lain untuk menatap mereka, Namun hal biasa di mata lelaki para Tourist dan orang Korea lainnya, karena memang banyak juga yang menggunakan bikini macam mereka bertiga.
Namun tatapan mata Alisha seolah-olah mencari-cari sosok lain dari gengs tersebut, 'Di mana ia,' batin Alisha, ia pun membayangkan atas apa yang di ceritakan Chloe kepada Alisha waktu itu.
'Yah Fina juga pernah bercocok tanam dengan Pak Kris,Apakah mungkin dia sedang?' pikir Alisha.
"Nih ... pakai ini!" pikiran Alisha pun serentak buyar, karena Chloe menghampiri Ali yang sedang asik melamun, Chloe memberikan sehelai kain seperti sarung.
"Makasih yah," ucap Alisha, ia pun menggunakan langsung tanpa mencopot celana Jins yang saat ini ia kenakan, Karena memang ia sama sekali tak ada niatan untuk berenang.
"Loh kok?.. " ucap Chloe yang merasa heran, Karena melihat Alisha yang langsung memakainya tanpa mencopot pakaian yang melekat pada tubuhnya.
"Yah kan kamu tau ini musim dingin aku takut aku sakit, aku mudah kena masuk angin," dalihnya.
Sebenarnya memang benar Alisha ini malas untuk berenang, Dan kata Kak Lee 4 sampai 5 hari lagi akan ada salju turun jadi cuaca saat ini benar-benar amat sangat dingin. Maka dari itu sang pemandu, Kak Lee mengubah jadwal tour mereka.
••••~~~
16:55
"Masih pada asik yah?" tanya Kak Ah In, kepada Kak Lee dan pemandu lainnya.
"SUDAH MENJELANG SORE! SILAHKAN PARA GROUP 1 SAMPAI 10 BERKUMPUL!" Ucap Kak Lee dengan menggunakan Microvoun yang di tangannya itu.
Alisha pun melangkah ke arah Kak Lee, Dan ia duduk di samping Kak Ah In tanpa ia sadari.
"Hellow!" Sapa Kak Ah In, Dengan penuh senyuman yang manis dan ramah tamah.
"Hai Kak," jawab Alisha dengan sedikit terkejut, dan ada rasa bahagia. "Setelah ini kita mau kemana ya Kak?" Sambung Alisha seraya melontarkan pertanyaannya, basa-basi.
"Ke Masjid di Jeju, dan kata Kak Lee karena hampir 70 % dari kalian adalah muslim maka setiap ke suatu tempat kita sempatkan ke Masjid-masjid di area, Dan karena jam nya kini udah terlambat maka kita hanya akan ke Masjid tertua di Jeju, " jawab kak Ah In.
__ADS_1
"Oh gitu... Amat di sayangkan yah, Aku sebenarnya pengen sih liat Masjid-masjid yang ada di Korea, Semua Masjid aku ingin lihat,!" ucap Alisha.
"Yah ini aja udah jam 17:15 nanti kita di Masjid itu dan kalian solat, Lalu setelah itu kita langsung ke Hotel lagi dan pasti sampainya jam 21 atau lebih" jelas Kak Ah In sambil menatap jam tangan milik-Nya yang cantik dan bermerek tentunya.
"Yah , Gak bisa dong solat Maghrib di situ," Sambung Husna yang Tiba-tiba berada di samping Alisha.
"Yah mau bagaimana lagi? Lihat mereka masih asik, padahal setelah Kak Lee suruh berkumpul!" Ucap Kak Mochi.
"Hmmmm," lanjut Kak Ah In dengan menatap ke para mahasiswa yang tengah asik bermain di pantai.
"SEKALI LAGI PARA SISWA-SISWI DARI GRUP 1 SAMPAI 10 MOHON BERKUMPUL SEGERA! BERKUMPUL KARENA INI SUDAH JAM 17:33! " teriak Bu Indri dengan tegas.
"Biarin we Bu, lagian kan mereka ini yang kedinginan... biar we masuk angin,dan besok ke Seoul tak bisa ikut, hihi," Ucap etis yang kini sedang kedinginan seraya memeluk Husna.
"Jangan gitu tis!" tegur Husna.
•••~~~
Setelah menunggu hingga jam 18 : 10 menit baru mereka semua telah berkumpul dan kini mereka pun masuk ke Bus masing-masing dari grup mereka. Dan langsung menuju ke Masjid di daerah Jeju.
•••~~~
RAHMAN JEJU MASJID AT JEJU ISLAND
kini mereka pun tak sabar mereka pun menjelajahi masjid tersebut, lalu berniat untuk melakukan shalat ashar. namun ada beberapa kendala karena kini akan memasuki waktu Maghrib. Dan mereka pun bergegas pulang ke Hotel karena waktu terus berjalan dengan begitu cepat.
Para mahasiswa ingin lebih lama di sana, namun terlihat begitu jelas, Kak Lee dan para Tim-nya sedang berdiskusi dan Kak Lee Lagi-lagi mendapat telepon dari atasannya.
Bu Indri mengumumkan agar para mahasiswa segera berkumpul dan bergegas pulang ke Hotel.
***~~~
HOTEL HU INCHEON
Menuju ke hotel hanya butuh waktu 2 jam, dan kini mereka pun sampai di tempat istirahat, mereka pun langsung bubar menuju kamar masing-masing.
"Oh ya all, tunggu!" panggil Bu Indri kepada Alisha. Alisha oun menghentikan langkahnya, lalu menoleh ke arah suara tersebut.
"Iya ada apa ya Bu?" Jawab Alisha, yang kini mulai berdiri berdampingan dengan bu Indri.
"Bisa Ibu bicara sebentar?" tanya Bu Indri.
"Silahkan Bu?" jawabnya. Alisha pun di tuntun ke arah resto terdekat di Hotel Hu Incheon itu.
__ADS_1
"Silahkan pesan minum?" Ucap Bu Indri.
Alisha sedikit bingung, namun ia sudah menebaknya 'ini ada hubungannya dengan hilangnya bu widia.' ia pun memesan jus alpukat, Karena tadi pas di Masjid Jeju Alisha hanya makan kebab, Yah di sana ada banyak pedagang dari berbagai wilayah termasuk orang Indonesia juga ada, Malah Warteg juga ada di sebrang Masjid tersebut
Namun Alisha pilih menu yang singkat dan tak membutuhkan waktu lama, Karena Alisha paham betul, ia begitu lelet ketika makan.
**
"Same," Ucap Bu Indri ke pelayan tersebut.
Tak butuh waktu lama, 10 menit kemudian pesanan mereka datang.
"All... Ibu jujur saja ke kamu, ibu ajak kamu ke sini mau tau dan mau tanya," Ucap Bu Indri setelah mereka saling meneguk jus tersebut.
"Silahkan Bu, Tanya saja pasti Alisha jawab dengan jujur," jawabnya dengan tegas.
Ia sudah menebak arahnya akan ke mana, Pasti tentang Bu Widia yang sudah 2 hari tak kunjung pulang.
"All, apa Widia pulang ke Indonesia?" Tanya Bu Indri.
"Aku tak tau Bu, Yang jelas waktu itu aku sudah tak menemukan Bu Widia, Aku juga berharap Bu Widia pulang ke Indonesia Bu!? " Jawab Alisha dengan serius.
"Yah kami semua tau, Masalahnya antara Widia sama Kris, Aku faham betul Widia mesti kecewa, Jadi dia memilih melakukan itu, Namun terakhir kali kau bertemu benar di BAR?" tanya Bu Indri dengan penuh selidik.
"Yah jadi waktu itu Bu Widia mengajakku, Lalu aku tak tau Bu Widia mengajak ke sebuah BAR , Tadinya sih aku menolak namun Bu Widia memaksa ,Aku pun jadi kasihan akan kondisinya yang patah hati, Lalu aku pun mengiyakan, Dan setelah dia mabuk aku mencoba mencari bantuan namun setelah aku kembali tak ku dapati Bu Widia lagi!? " Jelas Alisha,Namun tak ia beri tahu Bu Widia di bawa lelaki yang bernama Shi sang misterius. Alisha sengaja merahasiakan nya dari semua Orang-orang agar tak merasa khawatir seperti dirinya.
"Oh jadi gitu, Apa mungkin bersama Kris saat ini yah? " Ucap Bu Indri.
"Mungkin saja Bu, Lagian aku juga tak melihat Pak Kris semenjak Bu Widia menghilang, " Jawab Alisha, Tapi memang benar adanya, Pak Kris juga ikut menghilang semenjak kejadian tersebut.
"Yah besok kita akan cari tau kabarnya lewat dosen di Indonesia, Mungkin Pak Kris dan Widia sudah di Indonesia saat ini" Ucap Bu Indri.
"Amin Bu, .. "
Setelah selesai percakapan mereka pun kembali ke Hotel karena jaraknya tak begitu jauh yang berada di sebrang dari saat ini mereka. Mereka pun berpisah, Dan masuk ke kamar Masing-masing.
***~~~
"Assalamu'alaikum" Sapa Alisha menyapa teman satu Kamarnya.
"Wa'alaikumsalam" Jawab Aryanti.
Terlihat Aisyah yang kini tengah solat,Dan Alisha pun menuju kamar mandi untuk bebersih dan menyusul sholat Maghrib.
__ADS_1