
karena hari sudah malam. mereka berdua pulang dan zidan mengantar dahulu nabila sampai bertemu umi.
karena llah sidan langsung berpamitan dan setelah sampai zidan langsung berbaring mengingat kejadian saat pertama bertemu.
zidan disangka ojek saat itu zidan belum mengenal nabila dan saat nabila sakit lah zidan baru tahu namanya dan tambah dekat dengan keluarganya.
yang membuat zidan terbayang terus hingga dia mengajak nabila makan malam adalah saat dia diauruh menjadi pendamping laki-laki nabila. itu membuatnya tak bisa tidur berhari-hari memikirkan saat berdampingan. membuat dirinya melayang jauh dari pikirannya yang berbunga-bunga.
disaat begitu banyak pekerjaan yang menumpuk dan membuat pusing. zidan ditelpon umi dan disuruh menjadi pendamping nabila yang langsung membuat zidan bangkit semangat dan menemukan solusi.
beberapa hari sebelum zidan menjadi pendamping nabila, zidan menyiapkan mental, penampilan, tata krama seperti yang akan menikah itu zidan dengan nabila.
sesampai di rumah nabila, rasa deg..degan langsung menghampiri jantung
"zidan, kamu ko ada disini??". pria dewasa menghampiri zidan.
" loh ko mas disini???".terkejut dengan kehadiran pria tersebut.
" ini pesta pernikahan adikku, kalo kamu siapanya alina?".menjelaskan
"jadi ka daffa kakanya alina sama......nabila?". takut salah.
" loh kenal adik kecilku".bingung kepada zidan.
"ya, tak menyangka aku kenal dengan anak profesor".bahagia karena baru tahu bahwa nabila anak terakhir profesor.
" kamu punya hubungan sama adikku??".merasa ada yang aneh.
__ADS_1
"hanya teman ka". mengelak perkataan ka daffa.
" sudah ayo masuk".mempersilahkan masuk.
"assalamualaikum profesor" rasa kangen akhirnya tercurahkan.
"waalaikumsalam, zidan". sambil menyalami zidan.
zidan dulu adalah anak didik profesor hadi pada saat akan menjadi dokter dan juga ka daffa.
"kamu kesini buat siapa?". pertanyaan profesor hadi.
"ini bi, aku disini buat jagi pendamping nabila" zidan langsung tude poin.
"nabila??!.. kamu siapanya anak kesayanganku nak". abi kaget dengan jawaban zidan.
"sudahlah , jika kau ingin anak ku ini berjuanglah, jangan seperti ku nak". abi merestu zidan.
zidan tahu apa yang dimaksud abi karena dulu saat zidan masih kuliah, dia sangat dekat dengan profesor hadi hingga banyak yang bilang anak abi. abi selalu cerita kepada zidan bahwa dia pernah menyakiti anak kesayangannya dan menasehati agar zidan jangan seperti abi.
" loh kamu sudah sampai nak, kenapa ngak bilang".umi langsung menghentikan pembicaraan mereka.
"ya umi". sambil membuat punggung tangan umi.
" ya sudah sini, ganti baju". sambil memberikan baju.
sesampainya di tempat ganti pakaian, zidan dibuat kagum dan kaget seperti melihat bidadari yang muncul dihadapannya "subhanallah" langsung mengucapkan kekagumannha dengan wanita didepannya yang seperti bidadari yaitu wanita berjilbab memakai jadar merah dan baju merah muda yang sama seperti dirinya yaitu nabila.
__ADS_1
"mas".." mas"..."mas"...membuatnya terpukau lagi karena nabila memanggilnya mas seperti pasangan suami istri.
mungkin nabila kesal dan kaget karena tingkah laku yang seperti patung. sungguh melihat nabila seperti bidadari yang membuat matanya bersinar-sinar.
nabila menepuk bahu yang membuat sadar dari lamunan dan nabila langsung bertanya "kenapa bengong emang liat apa". dsn langsung dujawab " bidadari ", karena memang yang di lihat bidadari turun dari surga untuknnya.
"bidadari mana??. tanya nabila kembali.
karena sangking bahagianya dengan tingkah laku nabila jadi zidan ingin mengerjai nabila dengan lelucon tetapi malah dianggap serius sama nabila.
" dimata ku". iseng dan juga ngak tahu harus ngomong apa karena ngak bisa ngomong apa-apa lagi.
zidan kaget dengan kelakuan nabila yang langsung menghampirinaya dan ingin melihat matanya.
akhirnya zidanpun menurutinya dan membuat mata bertatapan yang membuat jantung zidan berdebar-debar seperti ingin copot dan terasa terbang.
karena suara jantung berdua sangat keras akhirnya nabila pergi yang membuatnya kecewa kenapa harus sebentar.
zidan melamun terus karena kejadian tadi yang selalu membayang bayangi kepalanya sungguh tak menduga akan jadi seperti ini.
diresepsi pun zidan dibuat malu dan canggung dari saudara nabila karena mereka mengira zidan dan nabila adalah seorang pasangan asli . karena ada kesempatan untuk meminta restu dan doa akhirnya menjawab "insaallah nanti nyusul". mungkin nabila kaget dengan perkataannya tetapi gimana ada kesempatan masa tak digapai.
sampai dirumah rasanya tak ingin pulang tetapi bagaimana!!.sudah takdir. zidan tak bisa tidur karena kelakuan nabila di saat ditempat pengganti pakaian.
"kata orang tua ini namanya dilema cinta. hhuh menyebalkan tetapi menyenangkan. haha. ha....". gumamnya sambil tertawa.
zidan langsung membuka kamera karena pas di pernikahan alina zida curi-curi foto nabila. begitu banyak yang di ambil dan zidan lihat-lihat berkali-kali sambil mengedit.
__ADS_1
zidan berisiatif untuk mencetak foto nabila dan akan ditempel di kamarnya untuk menjadi pajangan dan bisa membuat dirinya senang.