Jawaban Sholat Istikhoroh Ku

Jawaban Sholat Istikhoroh Ku
hari pertama bekerja


__ADS_3

hari ini adalah hari dimana aku pertama bekerja di rumah sakit, memang ini bukan pengalamanku pertama bekerja tetapi ini pertama kali aku bekerja di rumah sakit.


"assalamualaikum" memberi salam.


"waalaikumsalam" sahut laki-laki.


"maaf pak, saya karyawan baru, saya bekerja di bagian perobatan, saya ingin bertanya dimana ruangan saya yah pak, katanya saya harus bertemu dengan pak dokter".disuruh bagian depan bertemu dokter untuk diperkenalkan tentang rumah sakit. yang kebetulan sedanh senggang.


" ouh baik"membalikan badan.


saat melihat wanita yang bertanya zidan kaget dan rasanya tak begitu karuan didalam hatinya.


"nabila...., ka...mu" kaget karena yang berbicara adalah nabila.


"maaf pak dokter kenal saya" menunduk kepala hingga tak tahu siapa dokter itu.


"kamu sudah lupa aku kah nabila". kecewa.


karena penasaran, nabila melihat laki-laki itu dan ternyata..


" mas zidan... ko...jadi mas yang jadi dokter disini... ko bisa...bukannya"


"ya sekarang aku kerjanya disini". tenang ternyata nabila tidak melupakan dirinya.


" maaf,saya tidak sopan memanggil pak dokter dengan sebutan mas" gerogi dan merasa bersalah karena kejadian 4 tahun lalu.


"sudah..mari saya antar". dengan sopan menunjukan arah untuk nabila.


" terimakasih" jawaban singkat.


"kenapa aku harus sama dia, aku ngak ada muka dong kalau harus bekerja sama dia!!".


" ini tempat kamu, kalau ada apa-apa panggil saya saja, ruangan saya ada disebelah".menunjukan ruangan kerja dokter.


"baik, terimakasih atas perhatian pak dokter".


"kenapa jantungku berdebar sangat kencang...ngak ngak boleh, dia pasti sudah punya istri dan anak...nabila kamu ngak boleh buat keluarga dia hancur karena cinta butamu".


" assalamualaikum, apa kamu nabila...kamu tadi nyasar yah?".tanya salah satu pekerja obat disini.


"waalaikumsalam, yah tadi saya nyasar dan ketemu sama pak dokter". jawab nabila.


" wah.... beruntung banget yah kamu bisa langsung bertemu pak dokter zidan dihari pertama".ucapnya dengan hati berbungah-bungah.


"appaan sih mba, diakan cuman dokter ko dibanggain banget sih" sebel nabila.


"ya..tapi dia itu yang paling ganteng di rumah sakit ini" jelasnya.


"ouh...ngak malu mba diakan udah punya istri". langsung meninggalkan mba itu dan bekerja.


"kenapa bangga-banggain sama orang yang udah punya keluarga...aku mah ngak mau"


hari pertama bekerja bukanlah mudah apalagi ini rumah sakit yang selalu ramai dengan adanya pasien yang berdatangan, nabila cape karena begitu banyak obat yang harus dia buat dan diberikan kepasien dan suster.

__ADS_1


"mba ternyata capek juga yah" jam istirahat.


"ya emang kaya gini...ko kamu panggil aku mba sih..ngak enak tahu didengar.. aku sama kamu itu itu beda... kamu S1 dan aku D3 kan ngak pantes dipanggil mba!". jawabnya.


" mba kan lebih tua dari aku jadi aku panggil dengan sebutan mba, tak memandang derajat pendidikan yang penting usia, orang yang lebih tua harus dihormati".jelas ku.


"ternyata bukan hanya solehan tetapi sifatnya saja sebening salju" batin riri


kring...kring(bunyi telpon rumah sakit)


"assalamualaikum, apa ada yang bisa saya bantu?". menjawab telpon.


" waalaikumsalam...apakah ini benar nabil".tanyanya.


" ya benar dengan saya sendiri. apa ada yang bisa saya kerjakan??".


"apa kamu bisa ke ruangan saya sebentar?".


" baik pak dokter saya akan kesana. assalamualaikum ".mematikan telpon.


" siapa nabila?".tanya mba riri(teman sepekerjaan).


"ouh itu mba..pak dokter suruh saya buat keruangannya". jawab nabila


" hah pak dokter suruh kamu buat keruangannya, ada apa yah".mengoda


"assalamualaikum, mba". nabila pergi meninggalkan mba riri yang berbicara sendiri.


tok..tok..tok(suara ketukan pintu).


"assalamualaikum", ucap nabila


" waalaikumsalam, duduk dulu nabila ".menyeruh duduk didepa meja.


" maaf pak dokter panggil aku buat apa yah?".tanya ku.


"jangan panggil pak, ini jam istirahat, aku ingin kamu panggil sebutan dulu yang selalu buat manggil aku" ucap zidan senyum bahagia.


"maksudnya??". bingung nabila.


" ya aku ingin kamu panggil aku sebutan mas kalau jam istirahat".


"mas....!!!.,maaf saya ngak bisa pak". teguh nabila.


" kenapa ngak bisa?"tanya zidan heran terhadap nabila.


"ya kan pak dokter zidan sudah punya keluarga masa saya panggil pak dokter dengan sebutan mas kan ngak enak sama istri pak zidan" jelas nabila tak mau mengganggu kehidupan zidan.


"kata siapa saya sudah punya istri?".suara lembut.


" kata saya..emang salah yah pak dokter?".dengan polos bertanya.


"saya masih single ko, masa dibilang sudah punya istri" jawabnya menggoda nabila dengan senyuman imut.

__ADS_1


"maaf pak saya ngak tahu bapak masih sendiri". merasa bersalah.


" ya tidak apa-apa... ouh ya bagaimama keadaan umi?"tanya zidan agar mengalihkan pembicaraan. sebenarnya zidan mau bertanya keadaan nabila tetapi takut nabila akan marah dan langsung pergi , zidan ngak mau nabila lepas lagi , jadi zidan menanyakan umi untuk mencari kesempatan bersama nabila.


"umi???.....ouh umi sehat".


" ko bukan aku sih!!!....huh....emmm...apaan sih ko malah pengen ditanya keadaan aku sih"


"ouh sukur deh.. kaka kamu gimana??". tanya zidan lagi".yang membuat nabila jengkel. "masa keluarganya doang yang ditanya, bukan nabila."


" baik... emang kenapa.., ko yang ditanyain keluarga aku sih bukannya aku"keceplosan.


" ya..bagaimana kabar kamu nabila?". sambil tertawa kecil.


"maksud aku....emmm... ya sudahlah.. baik ko pak zidan".malu.


" ko pak lagi"./"ouh ya maksudnya mas"


" jadi bapak telpon aku buat bicara kaya gini yang ngak jelas... ya sudahlah aku pulang dulu". mengalihkan pembicaraan.


"pulang???...kemana??...kerumah calon suami??." tanya zidan yang membuat nabila mati langkah.


"ya ke ruangan kerjalah!".


" emang itu rumah kamu??".tanya kembali.


"terserah..assalamualaikum".meninggalkan zidan. begitu tersipu malu hingga menutup pintu dengan tergesa-gesa


" waalaikumsalam ".


"ya allah jantungku mau copot😄"


#ruangan kerja#


"he..he.he..,"gumam nabila membayangkan zidan saat terseyum.


" nabila...nabila.. wehhh. jangan bengong!".menggeder mba riri memanggil keras membuat hilang bayangan zidan.


"ehh..mba..apaan sih mba, ngagetin orang aja". kesal


" lah kamunya aja dipanggil-panggil ngak nyaut yah aku geder lah".nada marah karena ngak terima dituduh nabila.


"lihat tuh, banyak kerjaan, bantu ngapa!!,"ucap jutek.


" maaf mba,aku ngak nyadar".


"cie.. lagi mikirin siapa nih yeh..., apa jangan-jangan kamu mikirin pak zidan, kan tadi kamu keruanganya lama bahkan pas keluar kayanya ngos-ngosan banget..hayuh ngapain aja?".


"ngak lah diakan bukan muhrimku" jawab dengan kekeh.


"ya sih aku mikirin dia,...udahlah ngak guna juga..dia pasti udah ada yang punya"


nabila mengerjakan tugasnya dengan sungguh-sungguh.

__ADS_1


"ternyata memang kita ditakdirkan berjodoh ya nabila".batin zidan


__ADS_2