Jawaban Sholat Istikhoroh Ku

Jawaban Sholat Istikhoroh Ku
BAB 39


__ADS_3

setelah kondisi mal lengah tanpa pengawasan. zidan melancarkan aksinya dengan menembakan beberapa peluru ke atas membuat semua pengunjung kaget, takut dan pergi keluar mal. suasananaya sangat mencengang dan rusuk hingga saling berjatuhan yang membuat gandengan nabila lepas dari angga. melihat ada kesempatan kabur. nabila langsung lari menuju kerumunan yang keluar. dengan susah payah akhirnya bisa keluar dan lari kencang.


"akhirnya aku bisa bebas ya allah". kelelahan.


tiba-tiba ada yang memeluk daei belakang yang membuat nabila prustasi.


"ka angga😫!!, ya allah kenapa hidupku seperti ini padahal aku sudah lari jauh tadi😭".


"apa istriku tidak kangen dengan suamimu sendiri, sayang". suaranya sangat lembut dan suara ini yang dinanti-nantikan setiap hari, suara yang dirindukan siapa lagi kalau bukan suaminya


" mas zidan😭😭".berbalik badan dan langsung memeluk tubuh zidan



"apa kabar istriku". mencium kening istrinya yang sudah lama tidak pernah ia sentuh bahkan tak pernah bertemu. nabila tak bisa berkata-kata hanya ada sedih bahagia karena telah dipisahkan berbulan-bulan.


"a-aku pengen pulang bersamamu suamiku😢". kembali memeluk zidan dan tak ingin dipisahkan.


disisi lain angga mengejar nabila tanpa pengawalan karena saat di mal ingin memanggil bawahannya, hpnya jatuh tersikut orang yang keluar karna takut. oleh karna itu angga hanya ditemani supirnya.


"nabila lepas laki-laki itu atau akan kubunuh dia didepanmu". teriakan angga saat melihat nabila memeluk zidan.


mendengar angga berada dekat denganya, nabila takut zidan dilukai namun zidan menenangkannya


"sayang tenanglah, aku tidak akan. terluka". menepuk-nepuk pundak nabila yang sedang memeluknya. zidan menyuruh bawahanya langsung menyerang angga karena. tahu angga tidak membawa bawahan.


angga tersudut namun tidak menyerah, dia membawa pistol dari sakunya yang langsung mengarahkan ke zidan namun nabila menghalangi


"lewati mayatku dulu baru suamiku". dengan lantang mengucapkannya.


"minggir atau kau akan mati". ucap angga kawatir.

__ADS_1


angga adalah penembak jitu, dia mafia makanya tak takut apapun.


"tidak!!". teriak nabila tegas.


kawanan zidan langsung menyerang angga namun ternyata angga. berhasil menelfon bawahanhya menggunakan terfon supir. semua geng baju serba hitam turun serta dan terjadi petang besar. melihat perang yang memanas nabila langsung meminta pintol


"mana pistol mu mas". meminta pistol. zidnapun sudah geram karena banyak yang menyetangnya. keadaanya nabila meluk erat zidan dan zidan menangkis semua orang yang melawannya walaupun kadang terkena serangan. sekarang semuanya jatuh hanya tinggal zidan dan angga. mereka berhadap-hadapan. angga sudah babak belur namun masih bisa berdiri. mereka berdua memegang pistol yang sama-sama mengarahkan kelawan


"lepaskan nabila atau kepalamu ku tembak". mengarahkan ke kepala zidan.


"menyerah atau kamu yang mati".langsung memegang tangan zidan yang memegang pistol.


" nabila, apa kau sangat inggin membunuhku". ucap angga mencoba meluluhkan nabila. namun nabila sudah tak punya pilihan


"ya, aku akan membunuhmu!!". "dor". terkena jantung.


begitu gemetar nabila melihat dirinya menembak angga dengan tangannya walau dibantu zidan.


"sudahlah sayang jangan takut". langsung memeluk nabila.


"na-bi-la te-ga nya-kau membu-nuhku".


nabila langaung pulang dengan zidan. semua yang berperangpun diobati dimarkas.


sedangkan angga dibawa kerumah sakit oleh sefina.


"dok tolong suami saya😭😭".


angga langsung dibawa keruang operasi untung mengambil peluru dari jantungnya. sefina hanya bisa menangis melihat keadaan orang yang dia sayang dan cintai terkapar tak berdaya.


setelah berjam-jam menunggu operasi kahirnya dokter keluar.

__ADS_1


"bagaimana dok keadaan suami saya??"


"begini bu. operasinya lancar namun jantungnya tidak kuat, kita harus cari. pendonor jantung secepat mungkin selama 24 jam karena jika lebih dari itu maka nyawa pak angga tak bisa diselamatkan.


"apa!, ngak mungkin dok, ngak😭". langsung menerobos masuk keruangan.


" ka angga tolong bangun, aku ngak mau ditinggal".


"maaf ibu, pasien harus istirahat, tolong ibu keluar".


" tapi dok suami saya bagaimana ini hiks..hiks".


"saya akan mencarikan donor jantung sebisa mungkin.


sefina keluar dan memikirkan jalan terbaik, sefina lamgsung pergi dari rumah sakit menuju markas angga. walaupun takut namun apa daya demi angga selamat.


disisi lain


zidan dan nabila kerumahnya. nabila masih gemetaran dan takut mengingat kejadian itu, sidan mencoba menenangkan nabila akhirnya nabila mulai tenang setelah beberapa menit.


"mas aku lega akhirnya kita bisa berkumpul lagi😊".


"alhamdulillah, aku juga. sayang". mengelus kepala nabila.


" bagaimana keadaan umi dan abi mas??".


mendengar pertanyya nabila, zidan langsung tertegun


"emm.. sehat mereka sehat walafiat". ucapnya bohong.


"syukurlah kalau begitu, ouh ya mas apa mereka tahu akau diculik??". sidan hanya menggeleng walau kenyataannya semua keluarga baik keluarga zidan maupin nabila semuanya tahu bahwa nabila diculik angga.

__ADS_1


"kamu istirahat aja dan aku mau kebawah buatin masakan sepesial buat kamu sayang". mencium kening nabila.


" makasih suamiku sayang😊".


__ADS_2