Jawaban Sholat Istikhoroh Ku

Jawaban Sholat Istikhoroh Ku
nyonya?


__ADS_3

nabila masih suka dengan keadaan pingsan, sudah sore tapi matanya belum juga buka dan tidang terlihatkan sedikit pun pergerakan.


"apa aku terlalu memberi banyak obat bius?, ah...aku cape menunggu kesadaranmu". ucap angga tak sabar melihat nabila bangun dan mengajaknya keliling dengan hormat karena telah menjadi nyonya yang banyak wanita inginkan. angga keluar dan menyuruh pengawal menjaganya dengan ketat.


angga pergi keruangan yang biasa dia gunakan saat kerja, santai dan melancarkan aksi.


"📩siapa kamu..jangan kau berani menyentuh istriku sedikitpun".sms zidan.


"haha...dia bilang jangan menyentuhnya". tertawa riang.


"📨 aku bahkan sudah menggunakannya".


"bagaimana reaksinya jika aku bilang begini..aku angga prasetya yang ingin aku dapatkan maka akan aku dapatkan". membanggakan dirinya sendiri.


******


"ya allah dimana ini?". nabila bangun dengan kebingungan karena tempat yang sedang dia gunakan begitu asing tapi berada didalam kamar itu membuat dirinya tenang.


saat menyadari bahwa dirinya diculik nabila langsung lari kedepan pintu namun saat membuka pintu, nabila langsung dihadang oleh pengawal yang menjaga kamar " lepaskan tanganku". meronta-ronta.


" maaf nyonya, ini perintah tuan". ucap salah satu pengawal yang membawa nabila masuk kekamar.


" siapa tuan mu, berani-beraninya membawa saya!. aku ingin pulang!". ucap nabila tegas walau dirinya diseret masuk kamar oleh pengawal.


"lepaskan..tolong-tolong". nabila teriak kencang hingga angga mendengar dan menghampiri keributan yang dibuat nabila.


" buka pintunya". ucap angga dan langsung dibukkan pintu yang telah dikunci pengawal.


"tolong buka pintunya". suara yang terdengar saat pintu terbuka.terlihat nabila duduk lemas, menangis di bawah pintu dan mendobrak-dobrak mencoba membuka pintu.


"siapa yang membuat mu menangis sayang?". memegang wajah nabila.


"ka angga!"./"aku bosan dengan panggilan mu itu".


"jadi ka angga yang bawa aku kesini". / "ya, aku yang menyuruh orang untuk mengintai rumahmu, kegiatanmu dan aku yang membawamu kesini".langsung berubah dingin saat nabila menanyakan yang berarti dia tak suka dengan cara angga.

__ADS_1


"kenapa?".


"karena kamu sudah berani menikah dengan laki-laki lain selain aku, aku paling benci penghianatan!".


"tapi aku senang dan bahagia menikah dengannya"


" senang dan bahagia berati dia sudah siap mati ditanganku". mencekik leher nabila hingga nabila yak bisa bernafas.


"ka..tolong jangan sakiti dia".suara terbata-bata.


"kalau kau mau dia selamat maka kamu bercerai dengannya dan menikah denganku". melepaskan cengkraman.


"tapi...! aku dengannya. baru beberapa hari menjadi suami istri".


"cukup!. aku tak mau mendengar penolakanmu..aku beri 1 hari untuk berfikir, kamu boleh keluar dari kamar tapi jangan coba-coba keluar dari rumah tanpa seizinku".melangkah meninggalkan nabila,


"kamu harus ingat. hanya ada 2 pilihan hidup atau mati untuk laki-laki brengseng yang kamu cintai itu". pergi meninggalkan nabila yang lemas, kusut dan tak karuan.


"apa kurangnya aku. aku memiliki banyak uang, perusahaan, pewaris tunggal, tak ada pesaing wanita, penyayang dan tampan. tapi kenapa menaklukan satu wanita ini susah sekali..mau dia apa dariku". batin angga yang kesal dengan sikap nabila yang tak bisa menerima angga walaupun dia adalah laki-laki yang sangat ingin dimiliki setiap wanita.


"apa ini jalan ku ya allah, setiap aku melangkah pasti disiti ada ka angga, apa dia jodohku yang sebenarnya. tapi kenapa aku merasa tertekan saat bersama dengannya."


nabila begitu terpuruk saat mengetahui bahwa setelah 2 tahun lebih tak ada kabar dan saat dia kembali disitulah kehancuran cinta kedua dengan seseorang yang sangat dia dambakan. walaupun sudah tetikat janji suci namun untuk angga menghancurkan, sangatlah mudah.


"aku tak boleh menyerah!"nabila menyemangati dirinya sendiri walau begituperih dan sakit hati.


tok..tok..


"permisi". salah satu pembantu yang disuruh angga untuk memanggil nabila ke bawah untuk makan.


"silahkan masuk". mengetahui ada orang masuk. nabila langsung menghapus air mata.


"maaf nyonya, tadi tuan menyuruhku memanggil nyonya untuk makan karena dari tadi siang nyonya belum makan sesuap apapun". dengan hormat.


mendengar ucapan pelayan yang memanggil nyonya membuat nabila heran" nyonya! apa kau tidak salah sebut?".

__ADS_1


" ya..anda adalah nyonya baru disini". dengan begitu hati-hati takut salah bicara dan dihukum.


"maaf..saya bukan nyonya disini!, saya hanya tamu tak diundang". tegas nabila.


"tolong nyonya, jangan membuat tuan menunggu lama hanya untuk menemani anda makan". langsung mengalihkan pembicaraan.


"sepertinya ada yang tidak beres". nabila langsung turun untuk menanyai apa yang sebenarnya terjadi.


saat menuruni anak tangga terlihat seorang wanita yang marah terhadap angga yang membuat nabila bertanya-tanya.


"pokonya aku ngak setuju kalau dia yang menjadi nyonya disini..hanya aku yang pantas" teriak marah sampai didengar nabila.


"apa dia istri ka angga?. batin nabila.


"kalau kamu masih mau tinggal disini maka kamu harus turuti aturan disini".


"aku yang pantas menjadi nyonya, apa kamu setega itu hanya karena aku ingin diperlakukan layak seorang wanita". langsung berubah drastis menjadi seperti seorang wanita kdrt saat melihat nabila turun dari tangga dan memegangi kaki angga seolah dia akan diusir selayaknya sampah tak berguna.


"jangan sentuh aku, pergi!" jiji dengan tangan anggita saat memegang kakinya. anggita langsung terhempas jatuh tersungkur kelantai yang membuat nabila kaget dan lari menghampirinya " ya allah, mba baik-baik ajakan!." memapah duduk kekursi.


" ka...apakah ini perlakuanmu terhadap wanita..dia istrimu masa kau buang begitu saja".salah pengertian.


"istri??. apa aku tak salah dengar. aku akan sangat jiji mempunyai istri sepertinya?". merapikan baju yang dikenakan dan langsung menyerbeti dengan sapu tangan.


"enak juga mempermainkan cewe kumuh ini"


"tak apa.memang dia seperti itu setiap harinya terhadapku". sok lemah.


"apakau tak bosan harus berekting terus". wajah dingin meninggalkan anggita


" pokoknya hanya aku yang pantas menjadi nyonya disini dan kamu!!!". anggita langsung mendorong nabila hingga punggungnya tertabrak kursi saat angga pergi.


"ahh...."


"ingat yah kamu..walau kamu yang sangat dicintai kakaku tapi semua milik ka angga hanya untuk ku dan juga cintanya..memang sekarang aku belum bisa meluluhkan hatinya tapi suatu hari nanti dia akan menjadi anjing penurut dihadapanku dan selalu berlutut memujaku ha..haha..".

__ADS_1


" tapi aku tak berminat menjadi nyonya disini". /" kau jangan munafik wanuta kumuh!. walau sekarang kamu nyonyanya tapi esok akulah yang akan jadi nyonya" mencengkram nabila seperti seorang idiot dan psikopat.


" cewe kumuh lihat saja nanti" wajah yang begitu mengerikan seperti seorang psikopat dan seorang gangguan jiwa.


__ADS_2