
"alhamdulillah, akhirnya sudah sampai". ku bersyukur bisa berangkat dengan selamat.
" hay nabila!".yang pasti sahabat nabila.
"assalamualikum intan". memberi salam.
" eh iya gue lupa ukhti...., waalaikumsalam".merasa bersalah.
"ya ngak ppa, kita sesama muslim harus saling mengingatkan". ucapku.
" ouh ya, ko loh ngak cuti sih, masa loh ngak jalan-jalan satu keluarga"tanya intan.
"lah kan yang nikahan kaka bukan aku, kenapa aku ambil cuti??!". tegas.
" ya..yayah, ko gue pinplan banget sih". sambil menepuk kepala.
***
"bil, ko pak dokter bisa jadi pendamping loh disaat pengantin kaka loh?".tanya intan dikantin saat makan.
nabila menyemburkan minuman di mulutnya karena kaget mendengar tanyaan intan hingga tersedak.
"minum-minum, ...loh kenapa nyembur air ke gue!!...mumpung aja loh pake cadar kalo ngak gue basah kehujan air minum loh". lelucon intan.
" ya kamu nya aja yang buat aku kaget".membersihkan. " duh..basah lagi..aku harus keringin dulu, kalau ngak kan jelek".
"hha....hhaa..hha.., lah kan gue cuman tanya kenapa loh jadi kesenggruk gitu, ehehm ada yang lagi jatuh cinta nih". mengetes nabila.
" ngak ya... kamu aja sana sama kambing".nada mengelak." udah ahhhhh.... makan tuh nasi, nanti nangis".mengalihkan pembicaraan.
"emang nasi bisa nangis yah...., loh bisa aja ngelak, kalo loh ngak pake cadar pasti keliatan pipi loh merah!!!
" aku ke kamar mandi dulu ya, mau bersihin cadar ku"aku pergi membersikan yang basah.
"apa iya, aku suka sama mas zidan!!!!.. ahhh apasih yang lagi aku pikirin, ngak jelas banget"
nabila mencoba mengeringkan cadarnya dengan pengering tangan. nabila melepaskan dan menutup wajahnya dengan kerudung panjang yang digunakan.
#di dalam kelas#
" assalamualaikum". pak dosen baru memasuki kelas.
"waalaikumsalam" semua menjawabnya.
__ADS_1
saat melihat dosen pengganti "loh ko pak zidan sih yang mengajar!!...duh enak nih bikin nabila baper". intan mengeluarkan nada jahilnya.
" saya disini menggantikan pak fauzan karena beliau mengambil cuti, nama saya zidan bisa panggil saya pak zidan atau ka zidan".memperkenalkan diri.
"mungkin begitu saja perkenalan saya, mari kita langsung memulai pelajaran". sambil membuka buku.
" ko nabila ngam masuk-masuk sih... emangnya lagi apa sih".geram dan gelisah.
tok...tokk..(suara pintu diketuk).
"masuk". membukakan pintu.
" permisi, maaf pak sata terlambat, tadi saya ke toilet tidak melihat jam sudah masuk".
"baik silahkan duduk" / " baik pak". melaksanakan.
"kenapa suara ini familiar sekali, apa aku salah orang". sambil mengangkat kepala. melanhkah ke bangku dan saat melihat wajah dosen tsb nabila langsung tersanduk dan membuatnya jatuh di depan kursinya yang berada didepan persis zidan mengajar.
"aduh..kenapa kursi ini disini!". memarahi kursi.
"kamu tak apa-apa?". memberi tangan.
melihat zidan menolongnya membuat malu nabila " aduh..kenapa jatuh sih!" duduk sendiri mengabaikan tangan zidan.
"massa allah, benar-benar mas zidan hebat!..sudah dokter,apoteker bisa jadi pula dosen..he..he..he." mendenggar penjelasan materi
"kalo aku jadi istrinya basti bahagia banget yah" gumam yang didengar intan.
"cie... yang mau jadi istri pak zidan". ucap intan menggoda nabila / " apaan aku ngak bilang apa-apa!!!!".mengelak.
"lah tadi kamu bilang kalo aku jadi istrinya pasti bahagia banget yah itu buat siapa???". menjelaskan ke nabila.
" ngak ko aku lagi mikirin cerita novel yang buat ku ingin jadi istrinya, itu aja !!.kekeh pendirian.
"udah deh..jujur ukhti ngak boleh bohong". tertawa kecil.
mendengar mereka berdua asik mengobrol dan tidak mendengarkan materi yang diberikan" nabila kedepan. ceritakan apa yang kalian omongin".menyeruh nabila.
sebernya zidan mendengar sedikit omongan mereka yang menyangkut dirinya, karena ingin membuat lelucon akhirnya zidan memilih untuk nabila mencerita apa yang dipikirkan nya.hha...ha...pinter juga yah zidan.
"ta...pi pak!!!.". merasa tak adil dengan zidan.
" tak ada tapi-tapi...cepat kedepan dan ceritakan apa yang kamu obrolin".sambil tertawa kecil.
__ADS_1
"ha..mampusloh nabila, gue tambahin lah biar seru".batin jail intan.
" maaf teman-teman tadi kita berdua ngobrol disaat kelas dimulai".ucap dengan rasa takut.
"begini teman-teman ku, tadi nabila bilang bahwa dia sangat ingin menjadi istri seorang dokter, apoteker, dan dosen!! seperti pak zidan, kata nabila pasti sangat bahagia kalau bisa punya suami kaya orang itu". intan menjelaskan
nabila diam seribu kata dengan perkataan intan yang langsung menyabar tanpa izin nabila. nabila menunduk tanpa bisa melihat sedikit ke atas. mendengar penjelasan intan ke depan semua temanya . zidan sangatlah senang ternyata nabila mencintainya tetapi dia juga kecewa kenapa yang menceritakan bukan nabila.
melihat ekspresi nabila,zidan langsung menyuruh duduk dan mengakhiri pertunjukan melanjutkan materi yang sedang dibahas.
setelah berakhir jam ini semua mahasiswa keluar kelas dan meninggalkan nabila yang masih diam seribu kata.
" woy... diam aja loh, kenapa??".ucap intan yang pura-pura tak tahu.
"semua salah kamu, kenapa kamu bilang kaya gitu...kan aku malu" menunduk malu
"assalamualaikum nabila". ucap laki-laki menghampiri nabila.
" waalaikumsalam".menjawab salam.
"pak saya permisi duluyah, mau ke toilet udah ngak tahan". lansung pergi meninggalkan nabila dan zidan.
" tunggu!!!".berteriak.
"nabila saya mau bicara sama kamu, apa kamu ada waktu???". mengharapkan nabila.
" bapak mau bilang apa yah??".bingung.
"ko panggilnya pak , kaya ngak biasanya aja!". tak suka dipanggil pak.
" ouh ya maaf , emang mau bilang apa?"ucap nabila.
"tadi pas kelas dimulai kamu bilang kaya gitu benarkah?".mengkonfirmasikan.
" maaf mas saya lancang!"
"emangnya kamu mau jadi istri siapa!!". sok tak tahu.
" ngak ko mas,nabila ngak mau jadi istri siapa-siapa!!!."membereskan buku
"permisi....assalamualaikum". meninggalkan zidan.
zidan hanya terseyum karena dia sangat bahagia bisa mendapatkan wanita yang ingin dia kejar. walaupun zidan baru kenal tetapi dia sangat suka dengan nabila.
__ADS_1